Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Musim Angin Barat, Pantai Pancur Banyuwangi Dipenuhi Sampah Kiriman

Redaksi • Jumat, 28 Februari 2025 | 12:45 WIB
BERSERAKAN: Pantai Pancur di TN AP Dusun Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo dipenuhi sampah kayu Rabu (26/2).
BERSERAKAN: Pantai Pancur di TN AP Dusun Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo dipenuhi sampah kayu Rabu (26/2).

RADAR BANYUWANGI - Pantai Pancur, salah satu destinasi wisata andalan di Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) yang berada di Dusun Kutorejo, Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, terlihat kotor, Rabu (26/2).

Di sepanjang pantai, dipenuhi sampah kayu kiriman dari beberapa sungai yang bermuara di Laut Selatan tersebut.

Sepanjang Pantai Pancur yang dipenuhi sampah ini, bukan hanya kali ini saja. Setiap musim angin barat daya, banyak kiriman sampah.

“Setiap musim angin barat daya, ya seperti itu,” ujar Noviari Utami, Kepala Seksi Pengelola Taman Nasional Alas Purwo wilayah 1 Tegaldlimo.

Banyaknya sampah kayu yang ada di pantai, dikhawatirkan berdampak pada kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Kami terus berupaya membersihkan sampah kayu yang terus berdatangan dari sungai,” katanya.

Menurut Novi, kebanyakan sampah yang berserakan di sepanjang pantai itu akibat sering turun hujan yang berbarengan dengan angin musim barat daya.

Selain itu, sejumlah sungai yang bermuara di Laut Selatan banyak yang banjir dan membawa sampah.

“Ini paketan sampah dari sungai setelah hujan deras,” ungkapnya.

Dalam sehari, kata Novi, Laut Selatan ini mengalami pasang surut dua kali. Ketika pasang, sampah kayu terbawa oleh ombak dan berserakan di pantai.

“Saat pasang itulah sampah terbawa ke pesisir pantai,” ungkapnya.

Pembersihan sampah kayu, terang dia, dilakukan setiap Jumat. Petugas membersihkan sampah kayu di jalur yang dilewati pengunjung.

Meski sampah kayu di sekitar Pantai Pancur dibersihkan, tak lama akan menumpuk lagi.

“Meski sering dibersihkan, tak lama sampah-sampah akan datang memenuhi pantai lagi,” jelasnya.

Selain dibersihkan setiap Jumat, lanjut Novi, petugas Resort Pancur setiap harinya juga membantu membakar sampah-sampah kayu tersebut demi mengurangi beban petugas kebersihan.

“Biasanya sampah kayu dibakar oleh petugas, untuk membantu membersihkan pantai” ujarnya.(cw3/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#Pantai Pancur #penuh sampah #alas purwo #banyuwangi #Sampah Kiriman