
RADAR BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember bergerak cepat menangani gogosan tanah di Km 10+0/1 pada petak jalan Ledokombo-Sempolan, Senin (2/11).
Kondisi ini dipicu oleh luapan air yang menggerus tanah di sekitar jalur rel.
Petugas di lapangan mendeteksi kondisi tersebut pada pukul 06.00 WIB.
Sebagai langkah antisipasi, petugas segera memasang Semboyan 3 sebagai tanda bahaya untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api yang melintasi area tersebut.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa keselamatan penumpang dan perjalanan kereta merupakan prioritas utama perusahaan.
Pihaknya segera melakukan penanganan darurat begitu laporan diterima dari petugas lapangan.
"KAI Daop 9 Jember segera merespons laporan petugas di lapangan dengan melakukan langkah-langkah penanganan darurat. Penerapan prosedur keselamatan dilakukan untuk mengantisipasi potensi bahaya sekaligus memastikan kondisi jalur mendapatkan penanganan yang diperlukan sebelum dapat dilalui kembali," kata Cahyo.
Tim teknis KAI Daop 9 Jember kini fokus pada sejumlah perbaikan di lokasi kejadian.
Upaya tersebut mencakup pembersihan material di badan rel, penguatan tebing, hingga penambahan ballast baru.
Selain itu, tim melakukan pemasangan penahan gogosan berupa tanggul untuk menjaga kestabilan jalur.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





