RADARBANYUWANGI.ID -Taufik Hidayat sebuah nama. Namanya seseorang. Salah satunya nama pemain bulu tangkis kita. Single pria terkuat dunia di era 2000-an. Taufik artinya Kekuatan, kemampuan. Atau pertolongan Allah bagi hamba-Nya untuk mengamalkan petunjuk Allah. Mampu menggerakkan hati untuk beramal sholeh.
Hidayat(h) maknanya petunjuk. Bimbingan. Atau informasi jalan kebenaran dari Allah. Seseorang yang mendapatkan jalan lurus ihdina sirotol mustaqim. Sebagai bentuk ketaatan dan keteguhan menjalankan ajaran Islam. Secara esensial menghindari kesesatan. Konsistensi berpegang teguh dalam koridor jalan Tuhannya.
Nama Taufik biasa di panggil Opik. Pendek kata. Banyak sekali dijumpai nama indah ini. Di tetangga kita ada. Di jenjang sekolah kita ada. Dari TK sampai perguruan tinggi ada. Bahkan figur Kang Opik ini suka main skak sama saya. Walau dia kalahan. Adapun nama Hidayat biasanya untuk cap gender maco laki-laki. Lazimnya nama ini biasa dipanggil kang Dayat atau man Yayat. Sedangkan, Hidayah untuk sebutan nama feminim perempuan. Biasa di panggil yuk Yah atau mbok Yah. Seperti tetangga saya Yuk Yah. Orang paling kesohor dikampung. Punya rental mobil. Juga buka toko kelontong.
Para orang tua memberi nama Taufik Hidayat(h) tak sekedar memberi label identitas. Berharap anaknya kelak menjadi penjaga panji Islami. Ada maksud dan tujuan. Ada inspirasi. Ada eksistensi diri dan jati diri. Ada karakteristik dan simbul diri. Ada sebutan. Sebagai pembeda dari kumunitas. Sebagai panggilan. Sarana mengenang eksistensi orang. Faktor spiritual agamis. Ada doa dan harapan. Salah satunya, semoga Allah mengangkat derajatnya sabagai seorang hamba (ibad). Pun, menjadi ijab kabul doa terbaik dari dukun bayi saat menolong kelahirannya. Menjadi orang baik. Tawadhu. Tidak nakal. Terkenal. Pinter. Kalaupun akhirnya bisa jadi dokter. Alhamdulillah. Sefrekwensi dengan kudangan sesepuh buyutnya dulu.
Maka Imam Abi Daud meriwayatkan : “ Rasulullah berkata : sesungguhnya kamu sekalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-namamu dan nama-nama ayahmu. Maka baguskanlah nama-namamu.”
Dibelahan bumi Eropa ada pertanyaan : “Apalah arti sebuah nama?” kata William Shakespeare , pujangga Inggris (1564-1616). “Andaikata kamu memberikan nama lain untuk bunga mawar, ia tetap akan berbau wangi,” katanya. Orang baik tetaplah berhati baik. Meskipun ia berada di dalam kalangan orang-orang tidak baik. Orang baik akan tetap konsistensi dengan kebaikannya. Orang baik bisa jadi banyak teman. Tentu dari teman-teman yang punya hati baik pula. Tapi, justru bisa jadi orang baik tidak banyak teman. Karena berada dalam barometer orang-orang tidak baik, tapi berpura-pura bersikap baik. Tidak sedikit orang-orang baik diberi label khusus untuk di marginalkan. Demi memuluskan sebuah rencana non tulus si akal bulus.
Seorang berhati Taufik Hidayat(h) akan merespon positif thinking. Tentang semua literature cara berinteraksi sosial. Ia punya kontrol internal yang bisa diselaraskan dengan jiwa fashion-nya. Mudah beradaptasi dengan semua yang up to date. Termasuk saat memasuki bulan Ramadan tahun ini. Banyak dijumpai orang-orang lain slintutan makan minum siang hari di bulan Ramadan. Tapi ketaatan orang yang diberi taufik hidayat(h) oleh Allah, tak akan goyah godaan. Baginya sinaran illahi robi menjadi cermin diri. Tameng segala macam kondisi. Penakluk jin, stan, demit, gondoruwo, jerangkong yang mau intervensi. Mencoba ngiming-ngimingi fantasi, halusinasi dan ilusi.
Sebagai fondamentalisasi abadi. Jiwa Taufik Hidayat(h) selalu menjadi beton kekuatan Islami paling akhir dari harapan ini. Wabilahitaufik walhidayah waridho wal hidayah. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
“Dengan pertolongan dan petunjuk Allah, semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkahnya tercurah kepada kalian”. Amiin…
Editor : Ali Sodiqin