Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sirah Ramadan

T

Oleh: M Hably Hasan, Alumni HMI UIN Malang
Oleh: M Hably Hasan, Alumni HMI UIN Malang


Advertisement

RADARBANYUWANGI.ID - Sejarah awal 17 Ramadan (1 Hijriyah), bersamaan dengan turunnya ayat pertama Al-Qur'an, yaitu surat Al-Alaq. Nama surat yang berarti ’segumpal darah’ tersebut bertujuan untuk menunjukkan eksistensi material (jasmaniah) manusia fana, yang hanya menjadi pembungkus rohani, supaya manusia memiliki kesadaran transendental terhadap perwujudan kemanusiaannya.

Membuka Tabir Iqra

Iqra, ketika itu sang nabi baru bangun dari impiannya. Sambil duduk bersila didalam gua hira, kemudian Muhammad dituntun jibril memulai membuka tabir kegelapan matanya sambil mengeja huruf demi huruf untuk merangkai kata dan kalimat.

Advertisement

Kata yang dia baca bukan sekadar rangkaian abjad (huruf), tapi yang beliau rangkai adalah kata yang berisi serpihan pengalaman hidup manusia yang berupa adat istiadat masyarakat yang penuh keterbelakangan.

Photo
Photo

Ketika itu kehidupan sosial Muhammad dalam ekosistem Arab jahiliah. Sebelum Islam hadir. Kehidupan yang ditandai tanpa ilmu, pengetahuan kebenaran dan wahyu.

Advertisement

Kehidupan masyarakat yang hanya bermuara pada penyembahan berhala, fanatisme kesukuan (ashobiyah) yang tinggi, serta perilaku moral yang merosot seperti kekejaman, riba, dan merendahkan wanita

Kemudian turunlah ayat Al-Qur'an yang pertama, perintah Iqra yang terpatri dalam surat Al-Alaq. Ihwal sejarah perintah membaca untuk membuka tabir kejumudan, ketidakberdayaan, kezaliman, kebodohan, yang sengaja dipelihara oleh para tiran dalam melanggengkan kepentingan dan kekuasaannya.

Bahkan, turunnya ayat tersebut juga menjadi tanda awal Kenabian Muhammad yang memiliki kewenangan mutlak menyebarkan risalah pencerahan peradaban melalui agama Islam ke seluruh jazirah Arab.

Menuju Peradaban

Kemenangan perang badar yang berlangsung pada 17 Ramadlan (2 Hijriah), menandai berakhirnya era jahiliyah (masa pembodohan) dan lahirnya bangunan baru peradaban manusia.

Peristiwa Perang Badar yang bersamaan dengan pelaksanaan kewajiban puasa Ramadan memberi makna pedagogis bagi para sahabat dalam melakukan pertempuran. Karena dalam peperangan tersebut, Rasulullah mengajarkan hakikat perang yang bertujuan berjuang melakukan pembebasan.

Secara kontekstual, Perang Badar bukan meliarkan hasrat keinginan nafsu untuk meraih kemenangan semata. Tapi, peristiwa tersebut memberikan hikmah spiritual dan pranata hukum Islam yang konstruktif.

Karena, melalui pendekatan menahan makan, minum, amarah dan kebencian, kemudian Rasulullah dan para sahabat mampu mencapai derajat kemanusiaan tertinggi.

Maka pembelajaran makna hakikat dari Perang Badar dalam bulan Ramadan merupakan perjuangan jalan suci yang bersifat mempertahankan diri, untuk menegakkan keadilan, menghentikan penindasan, dan bertujuan mencapai perdamaian, bukan untuk pemaksaan agama serta eksperimentasi nafsu kekuasaan. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Apa Agama William Saliba? Bek Arsenal Ini Dahulukan Salat Jumat daripada Wawancara

Apa Agama William Saliba? Bek Arsenal Ini Dahulukan Salat Jumat daripada Wawancara

Apa agama William Saliba? Bek Arsenal itu diketahui beragama Islam dan baru-baru ini menunda wawancara demi menunaikan Salat Jumat.

Elneny Gunting Pita, Arsenal Kini Punya Ruang Salat untuk Pemain di Emirates

Elneny Gunting Pita, Arsenal Kini Punya Ruang Salat untuk Pemain di Emirates

Arsenal meresmikan ruang salat di Stadion Emirates menjelang Ramadan 2024 lalu. Mohamed Elneny memimpin peresmian fasilitas ibadah bagi pemain.

Kisah William Saliba Dahulukan Salat Jumat Sebelum Wawancara Televisi

Kisah William Saliba Dahulukan Salat Jumat Sebelum Wawancara Televisi

William Saliba menuai pujian setelah menunda wawancara dengan beIN Sports demi menunaikan Salat Jumat. Bek Arsenal juga dikenal disiplin beribadah saat Ramadan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer