Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

368 Ribu Pemudik Belum Kembali ke Bali, ASDP Imbau Hindari Puncak Arus Balik 28–29 Maret

Fredy Rizki Manunggal • Rabu, 25 Maret 2026 | 20:04 WIB

FASILITAS PEJALAN KAKI: Penumpang kapal menggendong anaknya saat melewati selasar Pelabuhan ASDP Ketapang, Rabu (25/3).
FASILITAS PEJALAN KAKI: Penumpang kapal menggendong anaknya saat melewati selasar Pelabuhan ASDP Ketapang, Rabu (25/3).

RADARBANYUWANGI.ID – Arus balik Lebaran 2026 dari Pulau Jawa menuju Bali melalui lintasan Pelabuhan Ketapang–Pelabuhan Gilimanuk diprediksi masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Hingga H+3 Lebaran, tercatat masih ada ratusan ribu pemudik yang belum kembali ke Pulau Dewata.

Berdasarkan data produksi PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, sejak H-10 hingga hari H Lebaran tercatat sebanyak 494.678 orang dan 158.364 kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa.

Namun, hingga H+3, baru 126.246 orang dan 37.238 kendaraan yang kembali ke Bali. Artinya, masih ada sekitar 368.432 orang dan 121.126 kendaraan yang belum melakukan perjalanan balik.

Jumlah tersebut setara dengan lebih dari 75 persen total pemudik yang tercatat saat arus mudik, sehingga berpotensi memicu lonjakan signifikan dalam waktu bersamaan.

Waspadai Puncak Arus Balik 28–29 Maret

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, mengatakan pihaknya memprediksi eskalasi jumlah penumpang akan terus meningkat hingga H+7 Lebaran.

“Kami memprediksi penumpang dari Jawa ke Bali akan terus naik. Karena itu kami harap masyarakat bisa segera menjadwalkan kepulangannya melalui aplikasi,” ujarnya.

Menurutnya, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3), bertepatan dengan akhir masa libur sekolah. Pada dua hari tersebut, potensi penumpukan kendaraan dan penumpang sangat tinggi.

“Salah satu yang paling kami antisipasi adalah penumpukan pada tanggal 28 dan 29 Maret. Kami imbau masyarakat untuk memilih waktu di luar tanggal tersebut,” jelasnya.

Arus Masih Didominasi Roda Dua

Hingga H+4, kondisi arus balik di lintasan Ketapang–Gilimanuk masih tergolong normal. Pergerakan kendaraan didominasi oleh sepeda motor, yang menjadi moda transportasi favorit pemudik.

Untuk menunjang kelancaran penyeberangan, ASDP saat ini mengoperasikan sekitar 29 unit kapal yang melayani lintasan tersebut.

Siapkan Skema Antisipasi

Meski mengimbau masyarakat menghindari puncak arus balik, ASDP tetap menyiapkan sejumlah skema jika lonjakan penumpang tidak terhindarkan.

Beberapa langkah yang disiapkan antara lain penambahan jumlah kapal, penerapan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB), serta pengaturan prioritas kendaraan di pelabuhan.

“Kami akan prioritaskan kendaraan roda dua, kendaraan umum, dan kendaraan pribadi,” terang Yossianis.

Truk Dialihkan ke Buffer Zone

Sementara itu, untuk kendaraan logistik seperti truk, ASDP meminta para pelaku usaha tetap mematuhi kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB) pembatasan operasional angkutan barang selama arus Lebaran.

Jika terdapat truk yang tetap melintas, pihak ASDP telah menyiapkan sejumlah kantong parkir atau buffer zone untuk menampung kendaraan tersebut.

“Truk akan menunggu di buffer zone sampai kendaraan prioritas terangkut semua. Kami juga siapkan makanan dan minuman bagi sopir selama menunggu,” ujarnya.

Evaluasi Harian untuk Kelancaran

ASDP memastikan pengelolaan arus balik di sisi Ketapang akan dilakukan secara optimal dengan evaluasi harian. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses penyeberangan berjalan efektif dan responsif terhadap kondisi di lapangan.

“Setiap hari kami evaluasi. Jika ada kekurangan, langsung kami benahi agar pelayanan tetap optimal,” tandas Yossianis.

Dengan jumlah pemudik yang masih besar, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan secara matang, memanfaatkan pembelian tiket secara online, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran arus balik Lebaran tahun ini. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#jawa #pelabuhan ketapang #bali #gilimanuk #arus balik