Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mudik Gratis Jatim 2026 Capai 9.230 Orang, Khofifah Terima Penghargaan MURI

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 21 Maret 2026 | 03:15 WIB

Pemprov Jatim berangkatkan 4.000 pemudik gratis 2026.
Pemprov Jatim berangkatkan 4.000 pemudik gratis 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan publik dengan memberangkatkan 4.000 warga dalam program mudik gratis Lebaran 1447 Hijriah di Surabaya, Kamis. Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga menerima penghargaan rekor nasional atas pembangunan palang pintu perlintasan kereta api terbanyak.

Program mudik gratis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Jatim untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta membantu masyarakat dalam menekan biaya transportasi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta mudik. Semoga perjalanan ini menjadi awal kebahagiaan, mempererat tali kekeluargaan, serta membawa keberkahan bagi panjenengan semua,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

Pada tahun 2026, Pemprov Jatim menyediakan berbagai moda transportasi, mulai dari bus, truk pengangkut sepeda motor, hingga kapal laut untuk penumpang dan kendaraan roda dua. Selain itu, tersedia pula layanan Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) rute Jakarta–Surabaya bagi warga perantauan.

Secara rinci, sebanyak 158 unit bus non-ekonomi disiapkan, terdiri dari 58 unit bus AKAP yang telah memberangkatkan 2.230 pemudik dari Jakarta pada 18 Maret 2026, serta 100 unit bus Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) untuk melayani 20 jurusan di wilayah Jawa Timur.

Pada hari pemberangkatan di Surabaya, sebanyak 4.000 warga diberangkatkan menggunakan 100 bus dengan kapasitas rata-rata 40 penumpang per unit. Sebelumnya, sebanyak 3.000 penumpang juga telah diberangkatkan melalui jalur laut dari Pelabuhan Jangkar menuju Raas dan Sapudi pada 15 Maret.

“Terima kasih. Ini bagian dari layanan publik yang ingin kita maksimalkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Jawa Timur,” kata Khofifah.

Dengan demikian, total pemudik yang difasilitasi melalui program ini mencapai 9.230 orang. Untuk meningkatkan keamanan dan transparansi perjalanan, seluruh armada bus telah dilengkapi sistem Global Positioning System (GPS) yang terintegrasi dengan aplikasi Transjatim Ajaib.

“Semua armada bus bisa dipantau posisinya melalui Transjatim Ajaib, sehingga keluarga yang menunggu kedatangan pemudik bisa mendapat kepastian waktu perjalanan,” jelasnya.

Di sisi lain, dalam momentum yang sama, Khofifah menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas inisiasi pembangunan 132 unit palang pintu dan pos jaga perlintasan kereta api terbanyak di Indonesia.

Pembangunan infrastruktur tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan transportasi, khususnya di perlintasan sebidang kereta api, sekaligus mendukung target penurunan angka kecelakaan menuju zero accident.

Selain aspek keselamatan, program mudik gratis ini juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Kebijakan ini menjadi bentuk keberpihakan pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat agar dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman tanpa tekanan biaya perjalanan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#pemprov jatim #khofifah #muri