Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Arus Mudik Bali–Jawa Meningkat Tajam, ASDP Operasikan 35 Kapal dan Terapkan One Way di Gilimanuk

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 16 Maret 2026 | 20:16 WIB

Arus mudik Bali–Jawa naik tajam. ASDP operasikan 35 kapal dan polisi terapkan one way menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan.
Arus mudik Bali–Jawa naik tajam. ASDP operasikan 35 kapal dan polisi terapkan one way menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan.

RADARBANYUWANGI.ID - Mobilitas penyeberangan di lintasan Bali–Jawa terus meningkat menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Lonjakan kendaraan dan penumpang menuju pelabuhan membuat operator penyeberangan bersama aparat melakukan berbagai langkah percepatan operasional guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Operator penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama kepolisian serta pemangku kepentingan terkait melakukan pengaturan operasional untuk mempercepat pergerakan kendaraan dan mengurai antrean menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan berbagai langkah percepatan operasional terus dilakukan di lapangan agar arus kendaraan tetap bergerak dan tidak terjadi penumpukan berkepanjangan.

“Berbagai langkah percepatan operasional terus kami lakukan bersama stakeholder, mulai dari pengaturan lalu lintas di jalur antrean hingga optimalisasi layanan penyeberangan agar arus kendaraan tetap bergerak dan antrean dapat segera terurai,” ujarnya.

Polisi Terapkan One Way Menuju Pelabuhan

Berdasarkan pantauan lapangan pada Minggu (16/3/2026) pukul 14.00 WITA, kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa pola satu arah (one way) dalam radius sekitar 4,5 kilometer menuju pelabuhan.

Langkah tersebut diambil untuk mempercepat pergerakan kendaraan yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang di Jawa Timur melalui lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.

Selain penerapan one way, kendaraan kecil juga dialihkan menuju area Buffer Zone Kargo guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju pelabuhan.

Rekayasa lalu lintas ini dinilai cukup efektif memecah kepadatan kendaraan yang sebelumnya mengular cukup panjang di jalur menuju pelabuhan.

Operasi Sangat Padat, 35 Kapal Dioperasikan

Dari sisi operasional penyeberangan, ASDP menerapkan pola operasi sangat padat dengan mengoperasikan sebanyak 35 unit kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan kondisi normal yang biasanya hanya sekitar 28 kapal yang beroperasi secara bersamaan.

Selain itu, operator juga menerapkan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) di beberapa dermaga utama.

Skema ini diberlakukan di dermaga MB1, MB4, dan LCM, di mana kapal yang baru tiba langsung melakukan proses pembongkaran kendaraan tanpa memuat kendaraan baru.

Setelah proses bongkar selesai, kapal langsung kembali berlayar untuk mengambil kendaraan di pelabuhan seberang.

Skema ini diyakini mampu mempercepat siklus perjalanan kapal sehingga penyerapan kendaraan bisa berlangsung lebih cepat.

Koordinasi Intensif Pemerintah

Sementara itu, Dudy Purwagandhi menegaskan pemerintah terus mengoptimalkan langkah operasional guna mengurai kepadatan kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Menurutnya, koordinasi intensif dilakukan antara berbagai pihak seperti BPTD Bali, kepolisian, operator kapal, otoritas pelabuhan, aparat keamanan, hingga pemerintah daerah.

“Kementerian Perhubungan terus memastikan layanan transportasi berjalan aman, lancar, dan terkendali, serta mendorong percepatan langkah operasional di lapangan agar kepadatan kendaraan dan penumpang dapat segera terurai,” ujar Menhub.

Ia juga menambahkan bahwa Wakil Menteri Perhubungan dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat telah ditugaskan untuk memantau langsung kondisi operasional di lapangan.

Arus Penumpang Naik 33,8 Persen

Lonjakan arus penyeberangan terlihat jelas dari data Posko Angkutan Lebaran.

Pada periode H-6 Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali menuju Jawa mencapai 80.416 orang.

Angka tersebut meningkat 33,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 60.099 penumpang.

Lonjakan juga terjadi pada berbagai jenis kendaraan.

Untuk kendaraan roda dua tercatat 18.306 unit, naik 52,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 11.987 unit.

Sementara kendaraan roda empat mencapai 5.044 unit, meningkat 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 4.620 unit.

Bus dan Truk Juga Mengalami Perubahan

Jumlah bus yang menyeberang juga mengalami peningkatan cukup signifikan.

Tercatat 945 unit bus menyeberang dari Bali menuju Jawa, naik 39 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 680 unit.

Namun untuk kendaraan logistik seperti truk justru mengalami penurunan.

Jumlah truk yang menyeberang tercatat 1.590 unit, turun 13,4 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1.835 unit.

Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Bali menuju Jawa pada H-6 Lebaran mencapai 25.885 unit.

Angka tersebut meningkat 35,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.122 unit.

Antrean Kendaraan Mencapai KM 15

Berdasarkan pemantauan terakhir pada pukul 14.00 WITA, antrean kendaraan menuju pelabuhan terpantau mencapai sekitar KM 15.

Meski demikian, kondisi antrean tidak terjadi secara utuh atau panjang, melainkan terpotong-potong seiring penerapan pengaturan lalu lintas dan proses penyerapan kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menegaskan pihaknya terus meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan agar antrean kendaraan dapat semakin cepat terurai.

“ASDP berkomitmen mengoptimalkan operasional kapal dan dermaga agar arus kendaraan terserap maksimal. Kami juga mengimbau pengguna jasa untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah percepatan operasional tersebut, diharapkan arus mudik di lintasan penyeberangan Bali–Jawa dapat tetap terkendali hingga puncak arus mudik Lebaran mendatang. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#arus mudik Bali Jawa 2026 #mudik Lebaran penyeberangan Bali Jawa #asdp ketapang gilimanuk #Pelabuhan Gilimanuk antrean kendaraan #one way Gilimanuk