Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penumpang Kereta Api Blambangan Ekspres Dialihkan ke KA Wijayakusuma Usai Tertemper Truk di Leces Probolinggo, KAI Siapkan Service Recovery

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 6 Maret 2026 | 06:48 WIB

JARAK JAUH: KA Blambangan Ekspres berangkat perdana dari Stasiun Ketapang setelah perpanjangan rute KA tersebut pada Juli 2024 lalu.
JARAK JAUH: KA Blambangan Ekspres berangkat perdana dari Stasiun Ketapang setelah perpanjangan rute KA tersebut pada Juli 2024 lalu.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan perjalanan KA 147 Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen–Ketapang akibat insiden di perlintasan sebidang JPL 13 Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026) dini hari.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa pukul 00.49 WIB pihaknya menerima laporan dari kondektur kereta bahwa KA 147 mengalami Berhenti Luar Biasa (BLB) di Km 109+2 petak jalan Probolinggo–Leces, setelah lokomotif CC 201 83 53 tertemper truk di perlintasan resmi terjaga tersebut.

"Akibat kejadian tersebut, lokomotif CC 201 83 53 yang menarik KA Blambangan Ekspres mengalami kerusakan sehingga perjalanan kereta tidak dapat langsung dilanjutkan," jelasnya.

Tim operasional segera bergerak. Rangkaian KA Blambangan Ekspres ditarik mundur menuju Stasiun Probolinggo menggunakan lokomotif penolong.

Untuk memastikan perjalanan penumpang tetap dapat dilanjutkan, KAI mengalihkan seluruh penumpang ke KA Wijayakusuma menuju Stasiun Ketapang.

"Keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama KAI. Seluruh penumpang KA Blambangan Ekspres dalam kondisi aman dan perjalanan mereka tetap dilanjutkan menggunakan KA Wijaya Kusuma menuju Ketapang," ujar Cahyo.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI juga menyiapkan service recovery bagi penumpang yang mengalami keterlambatan lebih dari 60 menit akibat insiden tersebut.

Sejumlah perjalanan kereta lain di wilayah Daop 9 Jember turut terdampak dan mengalami keterlambatan.

Cahyo juga menegaskan pesan penting soal keselamatan di perlintasan.

"Palang pintu perlintasan bukan merupakan alat pengamanan utama maupun rambu lalu lintas, melainkan alat bantu untuk mengamankan perjalanan kereta api," tegasnya, seraya mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhenti, melihat kanan-kiri, dan memastikan tidak ada kereta mendekat sebelum melintas.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Leces #Blambangan Ekspres #wijayakusuma #Service Recovery #probolinggo #Kereta Api