RADARBANYUWANGI.ID - Kesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali terbuka lebar pada 2026.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dilaporkan membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), salah satunya untuk formasi Polisi Kehutanan (Polhut).
Merujuk situs resmi Kementerian Kehutanan, lowongan Polhut tersedia bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMA/SMK sederajat hingga Diploma (D3) dan Sarjana (S1).
Formasi ini menjadi salah satu yang paling diminati karena memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian hutan dan sumber daya alam Indonesia.
Namun, menjadi Polhut bukanlah tugas ringan. Profesi ini menuntut kesiapan fisik, ketahanan mental, serta kemampuan bekerja langsung di lapangan, termasuk di kawasan hutan terpencil dan medan yang berat.
Peran Vital Polisi Kehutanan
Mengacu pada Permenpan RB Nomor 21 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Polisi Kehutanan, Polhut merupakan jabatan fungsional PNS yang bertugas melaksanakan kegiatan teknis kepolisian kehutanan di instansi pemerintah.
Peran Polhut dinilai sangat krusial dalam menjaga hutan dari berbagai ancaman, mulai dari pembalakan liar, perambahan kawasan, hingga peredaran hasil hutan ilegal.
Dilansir dari berbagai sumber, tugas Polisi Kehutanan mencakup:
- Menyusun rencana kegiatan perlindungan dan keamanan hutan.
- Melaksanakan patroli dan pengawasan kawasan hutan.
- Memantau dan mengevaluasi kondisi hutan dan area konservasi.
- Mengawasi peredaran hasil hutan agar sesuai ketentuan hukum.
- Menyusun serta melaporkan hasil kegiatan kepolisian kehutanan.
Dengan tanggung jawab tersebut, Polhut kerap menjadi garda terdepan dalam penegakan hukum kehutanan di Indonesia.
Syarat Umum Pendaftaran CPNS Polhut 2026
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti seleksi CPNS Polhut 2026, terdapat sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi.
Berdasarkan ketentuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KLHK, syarat umum meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat pendaftaran.
- Tidak pernah dipidana penjara dua tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat atau diberhentikan dengan hormat bukan atas permintaan sendiri sebagai PNS, TNI, Polri, atau pegawai swasta.
- Tidak sedang berstatus sebagai CPNS, PNS, anggota TNI, atau Polri.
- Memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan formasi yang dilamar.
Syarat Khusus dan Ketentuan Fisik
Selain persyaratan administrasi, aspek fisik menjadi penilaian penting dalam seleksi Polisi Kehutanan.
Hal ini sejalan dengan karakteristik tugas Polhut yang menuntut mobilitas tinggi dan ketahanan tubuh.
Adapun syarat khusus fisik CPNS Polhut 2026 meliputi:
- Tinggi badan minimal 165 cm untuk pria.
- Tinggi badan minimal 160 cm untuk wanita.
- Berat badan ideal dan proporsional.
- Tidak buta warna, dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak memiliki cacat fisik yang menghambat tugas lapangan.
Seleksi kesehatan dan kebugaran biasanya menjadi tahap krusial setelah seleksi administrasi dan tes kompetensi dasar.
Peluang Karier dan Pengabdian
Menjadi Polisi Kehutanan bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bentuk pengabdian terhadap negara dan lingkungan.
Selain status sebagai ASN, Polhut memiliki peluang pengembangan karier melalui jenjang jabatan fungsional serta peningkatan kompetensi di bidang konservasi dan penegakan hukum lingkungan.
Dengan dibukanya CPNS Polhut 2026, pemerintah berharap dapat memperkuat pengawasan kawasan hutan di tengah tantangan deforestasi dan eksploitasi sumber daya alam.
Bagi calon pelamar, persiapan sejak dini—baik fisik, mental, maupun administrasi—menjadi kunci utama agar dapat bersaing dan lolos seleksi. (*)
Editor : Ali Sodiqin