RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memastikan bahwa jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu-Kalibodri kini telah kembali dapat dilalui kereta api setelah dilakukan normalisasi pasca luapan air.
Jalur tersebut mulai beroperasi kembali dengan kecepatan terbatas 30 km per jam sejak pukul 00.08 WIB.
Normalisasi dilakukan menyusul luapan air di sekitar jembatan kereta api nomor BH 111 KM 20+7/8 yang sempat mengganggu operasional perjalanan kereta api.
Setelah melalui rangkaian pemeriksaan prasarana secara menyeluruh, jalur dinyatakan aman untuk operasional terbatas.
Kereta api pertama yang melintas pada jalur hulu tersebut adalah KA 18 Argo Sindoro.
Perjalanan ini dilakukan setelah petugas memastikan kondisi rel, bantalan, dan struktur pendukung lainnya dalam keadaan layak dan memenuhi standar keselamatan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa keberhasilan pembukaan kembali jalur hulu merupakan hasil dari penanganan intensif yang dilakukan oleh petugas di lapangan.
“Setelah dilakukan penanganan dan pengecekan menyeluruh, jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu-Kalibodri dinyatakan aman untuk dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas. Pembatasan ini diberlakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.
Sementara itu, jalur hilir pada petak jalan yang sama masih dalam proses normalisasi secara bertahap.
Petugas KAI Daop 4 Semarang terus bekerja untuk mempercepat pemulihan agar jalur tersebut dapat segera kembali dioperasikan secara penuh.
Seiring dibukanya jalur hulu, KAI tetap melakukan pengaturan pola operasi perjalanan kereta api.
Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan dampak keterlambatan terhadap perjalanan kereta api lainnya.
Meski demikian, KAI mengakui bahwa sebagian perjalanan KA masih berpotensi mengalami keterlambatan selama proses penanganan jalur hilir masih berlangsung.
Luqman menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama KAI.
Pemantauan kondisi jalur dilakukan secara intensif dan berkelanjutan guna memastikan operasional kereta api berjalan aman, andal, dan sesuai prosedur.
Atas kondisi tersebut, KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi.
KAI juga mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran pelanggan selama proses penanganan berlangsung.
Pelanggan diimbau untuk terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui petugas di stasiun, Contact Center KAI 121, aplikasi Access by KAI, serta kanal resmi KAI lainnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi