Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Natal 2025, BMKG Jawa Barat Ungkap Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 21 Desember 2025 | 15:48 WIB
BMKG Jawa Barat memperingatkan cuaca ekstrem jelang Natal 2025.
BMKG Jawa Barat memperingatkan cuaca ekstrem jelang Natal 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi menjelang libur Natal 2025.

Peringatan ini berlaku pada periode 18 hingga 25 Desember 2025 dan ditujukan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Jawa Barat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, angin kencang, sambaran petir, serta gelombang laut tinggi di sejumlah perairan Jawa Barat.

Kondisi ini berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas pelayaran.

Pengaruh Siklon Tropis dan Dinamika Atmosfer

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG mengidentifikasi adanya Siklon Tropis 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.

Keberadaan siklon tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Barat.

Selain itu, keaktifan gelombang atmosfer berfrekuensi rendah atau Low Frequency yang melintas di wilayah ini turut memperkuat potensi hujan yang lebih sering dan intens.

Kondisi atmosfer lokal yang labil serta kandungan uap air yang tinggi dari lapisan bawah hingga atas semakin mendukung terbentuknya awan-awan konvektif.

Akibat kombinasi faktor tersebut, hujan diprakirakan dapat turun dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dan berpotensi disertai kilat, petir, serta angin kencang di berbagai daerah.

Wilayah Jawa Barat yang Berpotensi Terdampak

Melalui akun resmi Instagram @bmkg_jawabarat, BMKG menyampaikan sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan selama periode 18–25 Desember 2025.

Wilayah tersebut meliputi:

Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk memantau kondisi cuaca secara berkala dan menghindari aktivitas berisiko tinggi, terutama di daerah rawan banjir dan longsor.

Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Jawa Barat

Selain cuaca ekstrem di daratan, BMKG juga memperingatkan potensi gelombang tinggi di perairan Jawa Barat.

Di wilayah Jawa Barat bagian utara, angin umumnya bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 15 hingga 30 knot.

Sementara di bagian selatan, angin bertiup dengan arah serupa dan kecepatan 10 hingga 25 knot.

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan tinggi gelombang laut dengan kategori sebagai berikut:

Gelombang Rendah (0,5 – 1,25 meter):

Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 meter):

Nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut.

Prakiraan Cuaca Bandung Raya

BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca hujan dengan intensitas sedang di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung pada Minggu, 21 Desember 2025.

Di Kabupaten Bandung, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 17 hingga 24 derajat Celsius dengan kelembapan udara tinggi, yakni sekitar 72 hingga 94 persen.

Sementara itu, Kota Bandung diprediksi mengalami hujan sedang dengan suhu berkisar antara 20 hingga 25 derajat Celsius dan kelembapan udara 70 hingga 88 persen.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama kegiatan luar ruangan dan kelancaran lalu lintas.

Adapun pada Kamis, 18 Desember 2025, cuaca Bandung diprakirakan relatif stabil dan berawan hingga malam hari.

Suhu udara cenderung sejuk dan nyaman, berkisar antara 20 hingga 28 derajat Celsius sepanjang hari.

Baca Juga: Investasi Akhir Tahun Memanas! Emas UBS dan Galeri24 Melonjak, Antam Kokoh di Level Rp 2,7 Juta per Gram

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat agar selalu membawa perlengkapan hujan saat beraktivitas, menjaga kondisi kesehatan, serta terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.

Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan bersiaga untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#jawa barat #bmkg #Natal #cuaca ekstrem