Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Tiket dan Jarak Tempuh Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar yang Beroperasi Juni 2025

Ali Sodiqin • Sabtu, 10 Mei 2025 | 20:13 WIB
Kapal cepat Express Bahari yang disebut-sebut bakal melayani jasa pelayaran Banyuwangi - Denpasar (istimewa/radarbali.jawapos.com)
Kapal cepat Express Bahari yang disebut-sebut bakal melayani jasa pelayaran Banyuwangi - Denpasar (istimewa/radarbali.jawapos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Jalur transportasi laut cepat yang menghubungkan Banyuwangi dan Denpasar, Bali, dijadwalkan mulai beroperasi pada bulan Juni 2025.

Rute ini akan dilayani oleh kapal cepat yang berangkat dari Pelabuhan Marina Boom di Banyuwangi menuju Pelabuhan Pulau Serangan di Denpasar dengan tarif tiket sebesar Rp 200.000 per orang.

Kapal cepat yang akan digunakan memiliki spesifikasi panjang sekitar 40 meter dan lebar enam meter, dengan kapasitas penumpang antara 350 hingga 400 orang.

Dengan adanya kapal cepat ini, waktu tempuh dari Banyuwangi ke Denpasar akan dipersingkat menjadi hanya 2,5 jam, dibandingkan dengan waktu tempuh sekitar 5 jam jika menggunakan kapal feri.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyatakan bahwa rute ini dianggap strategis karena menghubungkan dua destinasi wisata utama Indonesia, yaitu Banyuwangi dan Bali.

"Rute ini sangat potensial karena menghubungkan dua daerah tujuan wisata nasional bahkan internasional," tambahnya.

Dengan adanya jalur transportasi laut cepat ini, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di kedua daerah.

Pelaksana Tugas Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom, Hari Yulianto, menjelaskan bahwa tahapan teknis untuk jalur laut ini telah dilakukan, termasuk survei jalur laut antara Banyuwangi dan Bali.

Dari sisi legalitas, sebagian besar dokumen yang dibutuhkan juga telah disiapkan.

"Pihak swasta yang akan menjadi operator kapal cepat ini juga telah melakukan penjajakan awal," kata Hari, seperti dikutip dari Antara.

Sebagai bagian dari persiapan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana merenovasi terminal penumpang di Pelabuhan Marina Boom.

Baca Juga: Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Miliki Panjang 70 Meter dan Lebar 5 Meter

Renovasi ini akan mengusung desain arsitektur yang mencerminkan kearifan lokal Banyuwangi, sejalan dengan visi Pemkab Banyuwangi dalam mengedepankan identitas daerah.

"Renovasi akan dilakukan bertahap menyesuaikan ketersediaan anggaran. Kami juga meminta masukan dari Pemkab terkait desain agar identitas lokal Banyuwangi tetap terlihat kuat," pungkas Hari.

Mujiono juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti hasil rapat koordinasi bersama Plt Kepala UPT Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom, menyusul kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang meninjau kesiapan dermaga beberapa waktu lalu.

"Sebagaimana arahan Ibu Bupati Ipuk, kami siap mendukung penuh program ini sebagai bagian dari kerja sama daerah dan provinsi, untuk memastikan semua aspek teknis dan administratif siap," ujar Mujiono.

Dengan peluncuran jalur transportasi laut cepat ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi wisatawan dan masyarakat dalam menjelajahi keindahan Banyuwangi dan Bali, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua daerah. (*)

 

Editor : Ali Sodiqin
#harga tiket #jarak tempuh #kapal cepat #pelabuhan #denpasar #bali #wisata #Marina Boom #banyuwangi #jumlah penumpang #penyeberangan #Kapasitas Penumpang