Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kerja Keras Seharian, Berapa Penghasilan Ojol di 2025?

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 12 Maret 2025 | 03:56 WIB
Pendapatan pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia bervariasi, tergantung pada platform yang digunakan dan jumlah jam kerja harian.
Pendapatan pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia bervariasi, tergantung pada platform yang digunakan dan jumlah jam kerja harian.

RadarBanyuwangi.id - Pendapatan pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia bervariasi, tergantung pada platform yang digunakan dan jumlah jam kerja harian.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2019, rata-rata penghasilan pengemudi ojol berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta per bulan.

Namun, sebagian pengemudi mampu meraih penghasilan lebih tinggi, yakni sekitar Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan, terutama bagi mereka yang bekerja lebih lama dan mendapatkan banyak pesanan.

Jika melihat platform secara spesifik, pengemudi Gojek umumnya menghasilkan lebih dari Rp100.000 per hari.

Dengan jadwal kerja yang konsisten, pendapatan bulanan mereka bisa mencapai lebih dari Rp3 juta.

Sementara itu, pengemudi Grab memiliki potensi penghasilan yang lebih besar, dengan perkiraan pendapatan harian antara Rp150.000 hingga Rp200.000.

Jika mereka aktif bekerja setiap hari, total pendapatan bulanan bisa mencapai Rp4,5 juta.

Di sisi lain, pengemudi Maxim cenderung memperoleh penghasilan lebih tinggi dibandingkan platform lainnya. Rata-rata, mereka bisa menghasilkan sekitar Rp200.000 hingga Rp250.000 per hari.

Jika bekerja tanpa libur, penghasilan mereka bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp6 juta dalam sebulan.

Namun, angka-angka tersebut merupakan hasil survei pada 2019. Seiring perubahan kebijakan dan dinamika pasar, pendapatan pengemudi ojol saat ini kemungkinan berbeda.

Faktor seperti tarif per kilometer, insentif dari perusahaan, serta jumlah pesanan harian sangat mempengaruhi besaran penghasilan yang diterima pengemudi ojek online. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#ojek online #Penghasilan #kerja keras #ojol