Penyebab kecelakaan diduga akibat rem blong. Kecelakaan terjadi saat mobil Isuzu Elf bernopol L 7033 PRK yang disopiri Hasan Ashary, 39, asal Mojokerto tersebut turun dari Ijen. Ketika melintas di turunan tajam Sengkan Mayit, mobil mendadak hilang kendali. Mobil travel warna putih itu akhirnya menabrak pembatas jalan.
Saking kerasnya benturan, mobil oleng lalu terguling sejauh 10 meter. Akibat kejadian itu, delapan penumpang mengalami luka-luka. Mereka adalah Hasan Ashary (sopir travel), Zhao Jinglong, Jia Suyang, Wang Mingyue, Liu Chuan, Song Weiqi, Sha Congyi, dan Zhang Chaoshuan. Sedangkan penumpang lainnya Sun Yi, Yang Jing, Xiao Xiao, Chen Xinyi, He Meilin, Xie Meilin, He Ying, dan Wang Yingni.
Mengetahui kejadian tersebut, pengendara lain yang sedang melintas berhenti, lalu memberikan pertolongan seadanya. Warga bergotong royong membalikkan mobil yang sempat menutup jalan tersebut.
Kondisi mobil mengalami kerusakan di bagian samping dan depan. Penumpang mobil travel yang seluruhnya wisatawan Tiongkok langsung dievakuasi menuju Puskesmas Licin.
”Remnya blong, saat itu ada dua mobil yang melaju dari arah berlawanan. Saya banting setir agar tidak menabrak kendaraan lain,” ujar Hasan Ashary, sopir tavel.
Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Amar Hadi Susilo melalui Kanit Gakkum Iptu Heru Selamet menjelaskan, insiden di dekat Sengkan Mayit tersebut merupakan kecelakaan tunggal.
”Mobil travel yang mengangkut 15 wisatawan dari Tiongkok tersebut baru saja pulang berwisata di Kawah Ijen,” kata Heru.
Mobil melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Namun, tiba-tiba kendaraan mendadak oleng yang mengakibatkan kendaraan terbalik. Begitu terbalik, penumpang saling berimpitan.
Delapan orang termasuk sopir mengalami luka-luka. ”Tidak ada korban jiwa, delapan penumpang hanya luka ringan, lainnya berhasil selamat,” ujarnya.
Dari hasil oleh TKP, mobil warna putih tersebut sempat membentur pembatas jalan, lalu terguling. Semua korban sudah berhasil dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di Puskesmas Licin.
”Kendaraannya kami amankan dulu untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Apakah benar mengalami rem blong atau faktor lainnya,” tegas Heru.
Heru menambahkan, para WNA yang selamat dipulangkan ke hotel tempat menginap. Sedangkan yang terluka masih dalam perawatan hingga sembuh. ”Kalau lukanya sudah sembuh, bisa dipulangkan ke hotel masing-masing,” pungkasnya. (rio/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries