Jaringan internet di Bali akan dimatikan saat Umat Hindu merayakan Nyepi. Dilansir Bali Express, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali Gede Pramana menyampaikan akan menonaktifkan jaringan internet di wilayah Bali.
Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
“Kita berkoordinasi dengan Kementerian seperti biasa seperti tahun-tahun sebelumnya. Dari Kementerian berkoordinasi dengan provider itu untuk mematikan data seluler,” katanya, Kamis, 7 Maret 2024.
Dia menekankan hanya jaringan internet saja yang mati saat Nyepi. Ini artinya tidak semua layanan handphone tidak berfungis. Masyarakat masih bisa menggunakan fitur telepon dan pesan singkat, SMS.
Data seluler ini dijadwalkan akan mulai dinonaktifkan selama 24 jam penuh. Terhitung mulai 11 Maret 2024 pukul 06.00 sampai 12 Maret 2024 pukul 06.00 Wita, jaringan internet akan mati.
“Biasanya dari jam 06.00 pagi sampai besoknya 06.00 pagi jadi 24 jam ya. Objek vital tetap dinyalakan ada rumah sakit, kepolisian, militer, tetap dinyalakan,” jelasnya.
Sebelumnya disebutkannya Kominfo telah mengeluarkan surat terkait pemberhentian data seluler dan tidak mendistribusikan siaran televisi pada Hari Suci Nyepi.
Adapun isi surat tersebut di antaranya, menindaklanjuti Seruan Bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali serta diketahui Kepala Kepolisian Daerah Bali, Komandan Komando Resor Militer 163/Wira Satya dan Pj. Gubernur Bali Tentang Pelaksanaan Rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun Baru Çaka 1946 yang jatuh pada hari Senin, 11 Maret 2024.
Permohonan tersebut disampaikan kepada penyedia (provider) jasa seluler untuk menghentikan data seluler dan penyedia jasa televisi untuk tidak mendistribusikan siaran televisi dari hari Senin 11 Maret 2024 pukul 06.00 Wita sampai Selasa 12 Maret 2024 pukul 06.00 Wita. (*)
Editor : Niklaas Andries