alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Terapkan Materi Latihan Pustalda, Panjat Tebing Kejar Limit Waktu

RADAR BANYUWANGI – Cabor panjat tebing Banyuwangi tampaknya sudah memastikan akan bertarung keras di perebutan medali Porprov untuk kelas speed. Bukan tanpa alasan, dengan sarana berlatih yang terbatas, FPTI Banyuwangi melihat peluang atletnya untuk bersaing di kelas lead atau bolder cukup berat.

Ketua Harian FPTI Banyuwangi, Joko Kwat Widodo mengatakan, di kelas lead misalnya. Di venue pertandingan nanti di Situbondo,  sudut dari dinding mencapai 45 derajat. Padahal di tempat latihan atlet Banyuwangi, sudut kemiringan dimiliki hanya antara 25 sampai 30 derajat. Ditambah, hingga kemarin venue panjat tebing di Situbondo belum ready untuk digunakan. “Kita sudah akan mencoba venue pertandingan di Situbondo. Tapi ternyata belum siap, padahal kita ingin menjajal,” kata Joko.

Karena itu, Joko pun akhirnya memilih fokus untuk memoles ke lima atlet untuk bisa tampil maksimal di kelas speed. Di Porprov besok, FPTI Banyuwangi sendiri menurunkan lima atlet. Mereka diantaranya Ramadan Priono, Riski Mahardika, Afra Rizqi Novita hafiizh, Indtya Nova azzahwa dan Alina jasmin. Masing-masing atlet rata-rata turun di lima kelas. Dengan kombinasi kelas speed, lead dan bolder.

“Mereka rata-rata juga main di speed. Ini yang kita maksimalkan. Supaya fokus di speed. Selama satu bulan terakhir, mereka sudah mengalami peningkatan catatan waktu. Naik jadi 1 detik lebih cepat,” jelas Joko.

Di sisa waktu persiapan, pria asal Purwoharjo itu menargetkan bisa kembali memangkas catatan waktu menjadi 1 detik lebih cepat lagi. Sehingga totalnya ada 2 detik waktu yang dipangkas atletnya untuk bertarung di kelas speed yang memiliki dinding setinggi 15 meter.

Joko sendiri mengaku menggunakan pola latihan yang digunakan oleh para pelatih panjat tebing di Puslatda Jatim untuk menyiapkan para atlet. Sistem ini menurutnya sengaja diadposi selain untuk mempersiapkan atlet, juga untuk mengimbangi persiapan tim lain. Karena menurutnya banyak atlet jebolan Puslatda yang nanti akan turun di Porprov Jatim. “Karena kita sudah masuk ke pra kompetisi, latihan saya fokuskan ke akurasi para atlet. Kita bidik kelas speed kali ini,” tutupnya. (fre/afi)

RADAR BANYUWANGI – Cabor panjat tebing Banyuwangi tampaknya sudah memastikan akan bertarung keras di perebutan medali Porprov untuk kelas speed. Bukan tanpa alasan, dengan sarana berlatih yang terbatas, FPTI Banyuwangi melihat peluang atletnya untuk bersaing di kelas lead atau bolder cukup berat.

Ketua Harian FPTI Banyuwangi, Joko Kwat Widodo mengatakan, di kelas lead misalnya. Di venue pertandingan nanti di Situbondo,  sudut dari dinding mencapai 45 derajat. Padahal di tempat latihan atlet Banyuwangi, sudut kemiringan dimiliki hanya antara 25 sampai 30 derajat. Ditambah, hingga kemarin venue panjat tebing di Situbondo belum ready untuk digunakan. “Kita sudah akan mencoba venue pertandingan di Situbondo. Tapi ternyata belum siap, padahal kita ingin menjajal,” kata Joko.

Karena itu, Joko pun akhirnya memilih fokus untuk memoles ke lima atlet untuk bisa tampil maksimal di kelas speed. Di Porprov besok, FPTI Banyuwangi sendiri menurunkan lima atlet. Mereka diantaranya Ramadan Priono, Riski Mahardika, Afra Rizqi Novita hafiizh, Indtya Nova azzahwa dan Alina jasmin. Masing-masing atlet rata-rata turun di lima kelas. Dengan kombinasi kelas speed, lead dan bolder.

“Mereka rata-rata juga main di speed. Ini yang kita maksimalkan. Supaya fokus di speed. Selama satu bulan terakhir, mereka sudah mengalami peningkatan catatan waktu. Naik jadi 1 detik lebih cepat,” jelas Joko.

Di sisa waktu persiapan, pria asal Purwoharjo itu menargetkan bisa kembali memangkas catatan waktu menjadi 1 detik lebih cepat lagi. Sehingga totalnya ada 2 detik waktu yang dipangkas atletnya untuk bertarung di kelas speed yang memiliki dinding setinggi 15 meter.

Joko sendiri mengaku menggunakan pola latihan yang digunakan oleh para pelatih panjat tebing di Puslatda Jatim untuk menyiapkan para atlet. Sistem ini menurutnya sengaja diadposi selain untuk mempersiapkan atlet, juga untuk mengimbangi persiapan tim lain. Karena menurutnya banyak atlet jebolan Puslatda yang nanti akan turun di Porprov Jatim. “Karena kita sudah masuk ke pra kompetisi, latihan saya fokuskan ke akurasi para atlet. Kita bidik kelas speed kali ini,” tutupnya. (fre/afi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/