Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Api Mengepung Kalimantan, Prabowo Turunkan 1.500 Personel TNI

Ali Sodiqin
Penulis: Ali Sodiqin❯
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi karhutla di Kalimantan Barat pada Sabtu (22/8). (YouTube Setpres)
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi karhutla di Kalimantan Barat pada Sabtu (22/8). (YouTube Setpres)

Advertisement

RADAR BANYUWANGI — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengepung sejumlah wilayah di Kalimantan membuat Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah cepat: pemerintah mengerahkan sekitar 1.500 personel TNI dari luar Kalimantan, menambah enam helikopter water bombing, memperbanyak operasi modifikasi cuaca (OMC), serta memperkuat pompa dan bor air untuk lahan gambut.

Keputusan tersebut diambil Prabowo dalam rapat penanganan karhutla di Kalimantan pada Sabtu (22/8). Presiden menerima laporan terbaru mengenai kondisi kebakaran sekaligus menegaskan bahwa penanganan harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan langsung menyasar titik api di lapangan.

Melalui keterangan yang disampaikan akun media sosial Sekretariat Kabinet, pemerintah menyebut tambahan kekuatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis menghadapi karhutla yang terjadi di empat provinsi Kalimantan.

Advertisement

“Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkini mengenai situasi karhutla serta menegaskan pentingnya penanganan yang cepat, terkoordinasi, dan langsung di lapangan,” tulis Sekretariat Kabinet.

1.500 Personel TNI Dikirim ke Kalimantan

Salah satu keputusan utama Prabowo adalah mendatangkan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Pulau Borneo. Pengiriman personel dimulai Sabtu (22/8) dan ditargetkan tiba hingga Minggu pagi (23/8).

Advertisement

Pasukan tersebut akan diperkuat personel aparat yang sudah berada di lapangan. Mereka mendapat tugas membantu memadamkan titik-titik api secara langsung, terutama di wilayah yang membutuhkan penanganan cepat.

Langkah itu menunjukkan pemerintah tidak hanya mengandalkan pemadaman dari udara. Kekuatan personel di darat juga ditambah untuk menghadapi api yang terus muncul di sejumlah lokasi.

Enam Helikopter Water Bombing Disiapkan

Dari udara, pemerintah menambah enam helikopter besar untuk water bombing. Armada tersebut dijadwalkan tiba pada Sabtu sore untuk memperkuat operasi pemadaman.

Water bombing menjadi salah satu strategi penting ketika titik api sulit dijangkau atau luasnya area terbakar membuat pemadaman dari darat tidak cukup efektif.

Pemerintah juga akan memperbanyak Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Operasi ini ditujukan untuk membantu menciptakan kondisi cuaca yang mendukung penanganan karhutla.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lereng Gunung Raung Mulai Diwaspadai, Puluhan Personel Siaga Hadapi Karhutla

Lereng Gunung Raung Mulai Diwaspadai, Puluhan Personel Siaga Hadapi Karhutla

Karhutla mengintai hutan Songgon Banyuwangi saat kemarau. TNI-Polri, Perhutani dan lintas sektor turun patroli, cek embung, serta edukasi warga.

Hutan Jati di Purwoharjo Terbakar Saat Patroli Gabungan, Penyebab Karhutla Masih Diselidiki

Hutan Jati di Purwoharjo Terbakar Saat Patroli Gabungan, Penyebab Karhutla Masih Diselidiki

Karhutla kembali terjadi di hutan jati Perhutani Purwoharjo Banyuwangi. Titik api ditemukan saat patroli gabungan, penyebab kebakaran masih diselidiki.

Prabowo Kerahkan Jenderal Tangani Karhutla Kalimantan, Nama Haji Isam Muncul

Prabowo Kerahkan Jenderal Tangani Karhutla Kalimantan, Nama Haji Isam Muncul

Prabowo Subianto mengerahkan jenderal TNI-Polri menangani karhutla di empat provinsi Kalimantan. Nama Haji Isam juga disebut dalam penanganan Kalsel.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer