alexametrics
23.3 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Menemukan HP di Jalan, Diperiksa Polisi

SINGOJURUH, Jawa Pos Radar Genteng – Apa yang dialami IS, 16, warga Dusun Krajan Lor, Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, bersama tetangganya Restu Wahyudi, 21, bisa menjadi pelajaran agar berhati-hati bila menemukan barang.

Kedua remaja itu harus berurusan dengan polisi setelah menemukan sebuah handphone (HP) Oppo A54 di jalan raya. Karena korbannya, Durahman, 50, warga Dusun Gentengan, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh melaporkan ke polisi. “Pemilik HP lapor ke polsek,” terang Kanitreskrim Polsek Singojuruh, Aiptu Doni Siswoyo, Jumat (15/7).

Akibat membawa pulang HP temuannya di jalan raya dekat rumah Durahman itulah, IS harus menjalani pemeriksaan di meja penyidik Polsek Singojuruh. “Dari hasil pemeriksaan, dua remaja itu memang tidak mencuri, melainkan hanya menemukan. Untuk itu, kami lakukan tindakan Restorative Justice (RJ),” kata Kanitreskrim Polsek Singojuruh, Aiptu Doni Siswoyo, Jumat (15/7).

Baca Juga :  Percasi Krisis Bibit Atlit Catur Perempuan

Menurut Kanitreskrim, kejadian itu bermula saat Durahman datang ke Polsek Singojuruh untuk melaporkan pencurian HP di rumahnya pada Jumat (13/5). “Saat itu kamar korban dibobol maling, jendela rusak dan HP yang ditaruh di kamar hilang,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Melihat kamar rumahnya seperti baru diobrak-abrik maling, Durahman melapor ke Polsek Singojuruh dan minta pelakunya diusut. “Dari laporan itu, kami langsung melakukan olah TKP, kami juga melakukan penyelidikan untuk mencari pelakunya,” tuturnya.

Tanpa diduga, HP yang semula dicuri maling itu, ternyata sudah berada di tangan IS dan rekannya, Restu. Dari pengakuan keduanya, HP itu ditemukan di jalan dekat rumah korban. “Setelah sebulan lebih penyelidikan, HP dibawa Is dan temannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Koalisi KIB Solid di Pilpres 2024

Untuk mengungkap pelaku pencurian di rumah korban, kedua anak itu diminta datang ke polsek untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, kedua anak itu memang benar-benar menemukan HP di jalan. “Tidak ditemukan tanda-tanda kedua anak itu mencuri, atau menjadi penadah HP curian,” cetusnya.

Dari hasil pemeriksaan itu, masih kata Kanitreskrim, akhirnya diputudkan menyelesaikan permasalahan ini dengan pendekatan restorative justice. “Sudah selesai di-RJ. Kedua belah pihak sudah menandatangani perjanjian. HP juga sudah dikembalikan ke pemiliknya,” pungkasnya. (sas/abi)

SINGOJURUH, Jawa Pos Radar Genteng – Apa yang dialami IS, 16, warga Dusun Krajan Lor, Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, bersama tetangganya Restu Wahyudi, 21, bisa menjadi pelajaran agar berhati-hati bila menemukan barang.

Kedua remaja itu harus berurusan dengan polisi setelah menemukan sebuah handphone (HP) Oppo A54 di jalan raya. Karena korbannya, Durahman, 50, warga Dusun Gentengan, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh melaporkan ke polisi. “Pemilik HP lapor ke polsek,” terang Kanitreskrim Polsek Singojuruh, Aiptu Doni Siswoyo, Jumat (15/7).

Akibat membawa pulang HP temuannya di jalan raya dekat rumah Durahman itulah, IS harus menjalani pemeriksaan di meja penyidik Polsek Singojuruh. “Dari hasil pemeriksaan, dua remaja itu memang tidak mencuri, melainkan hanya menemukan. Untuk itu, kami lakukan tindakan Restorative Justice (RJ),” kata Kanitreskrim Polsek Singojuruh, Aiptu Doni Siswoyo, Jumat (15/7).

Baca Juga :  Jelang Tutup Tahun, Pengurus Cabor Diminta Selesaikan LPj

Menurut Kanitreskrim, kejadian itu bermula saat Durahman datang ke Polsek Singojuruh untuk melaporkan pencurian HP di rumahnya pada Jumat (13/5). “Saat itu kamar korban dibobol maling, jendela rusak dan HP yang ditaruh di kamar hilang,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Melihat kamar rumahnya seperti baru diobrak-abrik maling, Durahman melapor ke Polsek Singojuruh dan minta pelakunya diusut. “Dari laporan itu, kami langsung melakukan olah TKP, kami juga melakukan penyelidikan untuk mencari pelakunya,” tuturnya.

Tanpa diduga, HP yang semula dicuri maling itu, ternyata sudah berada di tangan IS dan rekannya, Restu. Dari pengakuan keduanya, HP itu ditemukan di jalan dekat rumah korban. “Setelah sebulan lebih penyelidikan, HP dibawa Is dan temannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Target Cetak Tim Ganda untuk Porprov

Untuk mengungkap pelaku pencurian di rumah korban, kedua anak itu diminta datang ke polsek untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, kedua anak itu memang benar-benar menemukan HP di jalan. “Tidak ditemukan tanda-tanda kedua anak itu mencuri, atau menjadi penadah HP curian,” cetusnya.

Dari hasil pemeriksaan itu, masih kata Kanitreskrim, akhirnya diputudkan menyelesaikan permasalahan ini dengan pendekatan restorative justice. “Sudah selesai di-RJ. Kedua belah pihak sudah menandatangani perjanjian. HP juga sudah dikembalikan ke pemiliknya,” pungkasnya. (sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/