alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Pameran Lukisan ArtOs Kembang Langit Dapat Dukungan Presiden Jokowi

BANYUWANGI Pembukaan pameran lukisan berskala nasional tinggal menghitung hari. Pameran dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-250 bakal dibuka tanggal 10 Desember.

Sejumlah tokoh nasional dipastikan hadir. Mulai Sukardi Rinakit (Staf Khusus Presiden Jokowi),  Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto,  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah tokoh lainnya.

Bahkan, demi suksesnya acara ini, Presiden Jokowi  menyatakan dukungannya terhadap pameran ArtOs Kembang Langit tersebut.

Lewat greeting yang beredar di media sosial, orang nomor satu di Republik Indonesia itu memberikan semangat untuk para seniman dan budayawan dalam rangka pameran ArtOs (Seni Osing) Kembang Langit.

“Kepada para seniman dan teman-teman budayawan telatah Banyuwangi  selamat menggelar pameran Art Osing (ArtOs),” kata Presiden Jokowi seperti yang diucapkan dalam video greeting pameran ArtOs Kembang Langit.

Pameran lukisan ini digeber mulai 10 hingga 18 Desember mendatang. Tidak tanggung-tanggung, pameran kali ini bakal digeber di Gedung Juang 45 yang baru selesai direvitalisasi Pemkab Banyuwangi sejak 2015 lalu. Bukan itu saja, panitia juga menunjuk salah satu kurator lukisan terkemuka di tanah air, yakni Agus Dermawan T.

Selain dikenal sebagai kurator, Agus merupakan kritikus, budayawan, sekaligus wartawan seni yang telah menerbitkan lukisan sejak 1974 serta menerbitkan seribu tulisan di berbagai media massa dan menerbitkan beragam buku seni rupa Indonesia.

Dalam pameran Artos Kembang Langit tersebut, Agus telah melakukan kurasi dan terpilih 52 perupa dari Banyuwangi. Selain perupa asal kabupaten The Sunrise of Java, panitia juga mengundang 20 pelukis terkenal di tanah air. Di antaranya Koeboe Sarawan, Dadang Rukmana, dan Fajar Junaedi dari Malang; Awiki, Huang Fong, Nyoman Sujana Kenyem, Gede Putra Udayana dari Bali.

Tidak berhenti sampai di situ, sejumlah pelukis ternama asal Jogjakarta, seperti Nasirun, Katirin, dan Edi Sunaryo juga diundang. Pun demikian dengan pelukis asal Semarang, yakni H. Agus Salim dan pelukis terkenal dari berbagai kota lain.

Ketua Panitia Imam Maskun mengatakan, total karya lukis yang dipersembahkan dalam pameran Artos Kembang Langit, ini mencapai 116 karya. “Dalam pameran kali ini panitia juga memberi kehormatan kepada pelukis legendaris dari Banyuwangi, yakni Bani Amora dan Moses Misdy. Karya lukis mereka akan ikut disertakan dalam pameran,” ujarnya kemarin (5/12).

Tidak hanya pameran seni lukis, imbuh Imam, dalam event ini juga digelar pameran instalasi bertajuk “Sisyphus Paradise” karya seniman besar Bali I Ketut Putra Yasa. “Ada juga persembahan dari perupa dari Jogjakarta Nasirun yang menampilkan body painting sebanyak 28 manekin dan mempersembahkan karya lukisan seluas 100 kali 80 centimeter.

Masih menurut Imam, pameran kali ini bakal dihadiri seorang kolektor ternama asal Magelang, Jawa Tengah (Jateng), yakni dr. Oei Hong Djien yang juga merupakan pendiri dan curator OHD Museum. “Event ini juga akan dimeriahkan monolog dari Sujiwo Tejo,” pungkasnya. 

BANYUWANGI Pembukaan pameran lukisan berskala nasional tinggal menghitung hari. Pameran dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-250 bakal dibuka tanggal 10 Desember.

Sejumlah tokoh nasional dipastikan hadir. Mulai Sukardi Rinakit (Staf Khusus Presiden Jokowi),  Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto,  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan sejumlah tokoh lainnya.

Bahkan, demi suksesnya acara ini, Presiden Jokowi  menyatakan dukungannya terhadap pameran ArtOs Kembang Langit tersebut.

Lewat greeting yang beredar di media sosial, orang nomor satu di Republik Indonesia itu memberikan semangat untuk para seniman dan budayawan dalam rangka pameran ArtOs (Seni Osing) Kembang Langit.

“Kepada para seniman dan teman-teman budayawan telatah Banyuwangi  selamat menggelar pameran Art Osing (ArtOs),” kata Presiden Jokowi seperti yang diucapkan dalam video greeting pameran ArtOs Kembang Langit.

Pameran lukisan ini digeber mulai 10 hingga 18 Desember mendatang. Tidak tanggung-tanggung, pameran kali ini bakal digeber di Gedung Juang 45 yang baru selesai direvitalisasi Pemkab Banyuwangi sejak 2015 lalu. Bukan itu saja, panitia juga menunjuk salah satu kurator lukisan terkemuka di tanah air, yakni Agus Dermawan T.

Selain dikenal sebagai kurator, Agus merupakan kritikus, budayawan, sekaligus wartawan seni yang telah menerbitkan lukisan sejak 1974 serta menerbitkan seribu tulisan di berbagai media massa dan menerbitkan beragam buku seni rupa Indonesia.

Dalam pameran Artos Kembang Langit tersebut, Agus telah melakukan kurasi dan terpilih 52 perupa dari Banyuwangi. Selain perupa asal kabupaten The Sunrise of Java, panitia juga mengundang 20 pelukis terkenal di tanah air. Di antaranya Koeboe Sarawan, Dadang Rukmana, dan Fajar Junaedi dari Malang; Awiki, Huang Fong, Nyoman Sujana Kenyem, Gede Putra Udayana dari Bali.

Tidak berhenti sampai di situ, sejumlah pelukis ternama asal Jogjakarta, seperti Nasirun, Katirin, dan Edi Sunaryo juga diundang. Pun demikian dengan pelukis asal Semarang, yakni H. Agus Salim dan pelukis terkenal dari berbagai kota lain.

Ketua Panitia Imam Maskun mengatakan, total karya lukis yang dipersembahkan dalam pameran Artos Kembang Langit, ini mencapai 116 karya. “Dalam pameran kali ini panitia juga memberi kehormatan kepada pelukis legendaris dari Banyuwangi, yakni Bani Amora dan Moses Misdy. Karya lukis mereka akan ikut disertakan dalam pameran,” ujarnya kemarin (5/12).

Tidak hanya pameran seni lukis, imbuh Imam, dalam event ini juga digelar pameran instalasi bertajuk “Sisyphus Paradise” karya seniman besar Bali I Ketut Putra Yasa. “Ada juga persembahan dari perupa dari Jogjakarta Nasirun yang menampilkan body painting sebanyak 28 manekin dan mempersembahkan karya lukisan seluas 100 kali 80 centimeter.

Masih menurut Imam, pameran kali ini bakal dihadiri seorang kolektor ternama asal Magelang, Jawa Tengah (Jateng), yakni dr. Oei Hong Djien yang juga merupakan pendiri dan curator OHD Museum. “Event ini juga akan dimeriahkan monolog dari Sujiwo Tejo,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/