alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Porprov Jatim 2022

Turun di Kelas Artistik, Sepuluh Atlet Senam Jalani TC di Malang

RADAR BANYUWANGI – Untuk memaksimalkan kemampuan atlet yang turun di kelas artistik, Persatuan Senam Indonesia (Persani) Banyuwangi mengirimkan sepuluh atlet untuk menjalani pemusatan latihan di Malang. Rencananya, mereka akan menjalani training center (TC) selama empat hari di Turen, Kabupaten Malang.

Jumat pagi (3/5), sepuluh atlet langsung merapat ke Malang dengan dikawal pelatih Nur Effendi. Ketua Persani Banyuwangi Dian Ekawati mengatakan, selama ini para atlet menjalani latihan dengan peralatan terbatas.

Selama di Malang, mereka menggunakan peralatan sesuai standar Porprov Jatim. Para atlet bisa menjajal langsung alat dan tempat latihan yang memiliki kualifikasi sesuai pertandingan.

Dian menyebut, sebelumnya kesepuluh atlet sudah berlatih fisik dan kelenturan di Taman Blambangan, kantor KONI Banyuwangi, dan Sanggar Puspita Ratu, Mangir, Rogojampi. Mereka akan turun di kelas artistik. Sedangkan satu atlet, Adinda Chandani, turun di kelas ritmik yang secara teknis tidak menggunakan alat.

Dian berharap, sepulang dari Malang, penguasaan para atlet terutama untuk kelas artistik bisa lebih baik. Sehingga, tidak lagi kaku saat bertanding di Jember nanti. ”Andalan kita di porprov nanti salah satunya Ahmad Hadi Safaat yang kemarin mendapat medali perunggu di Porprov 2019. Kita berharap nantinya muncul juara baru,” pungkasnya. (fre/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Untuk memaksimalkan kemampuan atlet yang turun di kelas artistik, Persatuan Senam Indonesia (Persani) Banyuwangi mengirimkan sepuluh atlet untuk menjalani pemusatan latihan di Malang. Rencananya, mereka akan menjalani training center (TC) selama empat hari di Turen, Kabupaten Malang.

Jumat pagi (3/5), sepuluh atlet langsung merapat ke Malang dengan dikawal pelatih Nur Effendi. Ketua Persani Banyuwangi Dian Ekawati mengatakan, selama ini para atlet menjalani latihan dengan peralatan terbatas.

Selama di Malang, mereka menggunakan peralatan sesuai standar Porprov Jatim. Para atlet bisa menjajal langsung alat dan tempat latihan yang memiliki kualifikasi sesuai pertandingan.

Dian menyebut, sebelumnya kesepuluh atlet sudah berlatih fisik dan kelenturan di Taman Blambangan, kantor KONI Banyuwangi, dan Sanggar Puspita Ratu, Mangir, Rogojampi. Mereka akan turun di kelas artistik. Sedangkan satu atlet, Adinda Chandani, turun di kelas ritmik yang secara teknis tidak menggunakan alat.

Dian berharap, sepulang dari Malang, penguasaan para atlet terutama untuk kelas artistik bisa lebih baik. Sehingga, tidak lagi kaku saat bertanding di Jember nanti. ”Andalan kita di porprov nanti salah satunya Ahmad Hadi Safaat yang kemarin mendapat medali perunggu di Porprov 2019. Kita berharap nantinya muncul juara baru,” pungkasnya. (fre/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/