Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Oseng IKN

Samsudin Adlawi
Penulis: Samsudin Adlawi❯
Oleh: Samsudin Adlawi
Oleh: Samsudin Adlawi

Advertisement

DISCLAIMER: Catatan ini sangaja memakai Oseng. Bukan Osing atau Using. Pelafalan atau penulisan kata merujuk bunyi bahasanya, menurut saya, lebih nyaman. Siapa tahu, menggunakan ejaan fonetis menjadi jalan perubahan status dari subdialeg bahasa Jawa Baru, Oseng mendapat pengakuan sebagai bahasa.

*****

Tapi, tulisan ini tidak membahas Oseng sebagai bahasa. Melainkan suku asli Banyuwangi. Sebagai suku, Oseng sudah sangat populer. Seiring makin terkenalnya Banyuwangi. Desa adat Oseng di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, tak pernah sepi pengunjung. Wisatawan hilir mudik. Silih berganti datang. Menikmati dan menghayati suasana perkampungan Oseng itu.

Advertisement

Tak lama lagi, nama Oseng akan semakin melambung. Jika rencana besar yang digagas Ikawangi (Ikatan Keluarga Banyuwangi) Penajam Paser Utara (PPU) menjadi kenyataan. Yakni, pendirian perkampungan Oseng di area sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kabar gembira itu dibawa humas Ikawangi PPU Roni Andreanto. Dalam rapat di lounge kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Kamis (9/7/26). “Kami secepatnya akan meminta lahan kepada pihak Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN),” kata Roni disambut gembiran Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Hartono dan Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri.

Advertisement

Roni bisa diandalkan. Jaringannya sangat luas. Khususnya jejaring Ikawangi seluruh Kalimantan. Lebih dari itu, ide mendirikan perkampungan Oseng di IKN bukan imajinasi dia. Ide itu, papar Roni, muncul saat dirinya menjadi bagian dari pembangunan Kampung Dayak di IKN. Kebetulan Roni terlibat aktif dalam proses pengusulannya. “Alhamdulillah, setelah enam bulan berjuang, insya Allah pendirian Kampung Dayak tidak lama lagi mendapat persetujuan dari otorita,” tuturnya.

Berdasar pengalaman dan rasa iri itu, Roni makin berani bermimpi. Kali ini mimpi yang ingin direalisasikan adalah sebuah Perkampungan Oseng di IKN. Konon, di sekitar IKN akan dibangun miniatur Nusantara/Indonesia. Yang sudah mendapat lampu hijau adalah Kampung Dayak. Jika terealisasi, Perkampungan Oseng akan tercatat sebagai yang kedua. Setelah Kampung Dayak.

Dalam diskusi lebih dari dua jam bersama Roni, Kang Hasan Basri lebih banyak fokus ke bagaimana konsep Perkampungan Osen IKN kelak benar-benar menjadi etalase mini Bumi Blambangan. “Jadi, nanti jangan hanya mendirikan rumah Oseng dengan ornamen-ornamen khas suku Oseng. Tapi sekalian yang lengkap dengan budaya Oseng. Mulai tata cara kehidupan suku Oseng sampai ke kesenian dan ritual-ritual suku Oseng harus ada di sana,” tuturnya.

DKB, lanjut Kang Hasan, siapa mendukung rencana pembuatan Perkampungan Oseng di IKN. Bahkan, seluruh komponen dan rakyat Banyuwangi akan mendukungnya. Sebab. Perkampungan Oseng IKN bisa membuat Banyuwangi semakin terkenal. Apalagi, kalau lokasinya strategis. Berada tidak jauh dari kawasan IKN yang sangat luas. Konon, luasnya sekitar 80.000 hektare. Pengunjung IKN yang membeludak setiap akhir pekan pasti menyempatkan diri mampir.

Melihat andil orang Banyuwangi dalam kelancaran proses pembangunan IKN, pendirian Perkampungan Oseng sepertinya tidak akan ada kendala. Sebab, ada jejak karya orang Oseng di sana. Sekadar tahu, beberapa bulan menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus 2024 pertama di IKN, hujan turun setiap hari. Akibatnya, percepatan pembangunan sejumlah tower dan bangunan di IKN terhambat.

Advertisement
Editor : Sigit Hariyadi
Sumber : Jawa Pos Radar Banyuwangi
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dikira Kota Futuristik di Luar Negeri, Foto Terbaru IKN dari Udara Bikin Warganet Takjub

Dikira Kota Futuristik di Luar Negeri, Foto Terbaru IKN dari Udara Bikin Warganet Takjub

Potret terbaru Ibu Kota Nusantara (IKN) dari udara memperlihatkan kawasan inti pemerintahan yang semakin modern. Pembangunan jalan tol, Gedung Mahkamah Agung, Gedung MPR, hingga SMA Taruna Nusantara terus berlanjut.

Kampung Oseng di IKN Usung Arsitektur Bergaya Kerajaan Macan Putih

Kampung Oseng di IKN Usung Arsitektur Bergaya Kerajaan Macan Putih

Budayawan Banyuwangi menggagas Kampung Oseng di IKN sebagai etalase budaya dengan arsitektur khas, teknologi tradisional, dan konsep homestay.

Kampung Oseng di IKN Ditarget Rampung 2028, Pemkab Banyuwangi Tunggu Kepastian Lahan

Kampung Oseng di IKN Ditarget Rampung 2028, Pemkab Banyuwangi Tunggu Kepastian Lahan

Pemkab Banyuwangi mematangkan rencana pembangunan Kampung Oseng di IKN. Kawasan budaya ini ditargetkan menjadi etalase budaya Banyuwangi pada 2028.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer