Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jadikan Pesawat sebagai Daya Tarik

Gerda Sukarno Prayudha • Minggu, 30 April 2023 | 20:51 WIB
WISATA EDUKASI: Badan pesawat asli lengkap dengan isi kabinnya dipasang di halaman Hardy’s Mall di bekas Giant Banyuwangi tahun 2015 silam. (Dok.RadarBanyuwangi.id)
WISATA EDUKASI: Badan pesawat asli lengkap dengan isi kabinnya dipasang di halaman Hardy’s Mall di bekas Giant Banyuwangi tahun 2015 silam. (Dok.RadarBanyuwangi.id)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi - Lokasi Giant Supermarket berada di Jalan Basuki Rahmat 116 Banyuwangi. Sayang, Giant saat itu tak bertahan lama. Hanya beberapa tahun, kemudian digantikan dengan Hardy’s Mall.

Untuk menarik minat masyarakat, pengelola Hardy’s Malls mendatangkan badan pesawat eks Batavia Air di halaman parkir tempat tersebut. Hardy’s Malls eks Giant itu resmi beroperasi 12 Juni 2015 silam. Pesawat bekas jenis Boeing 737-300 dipajang di area parkir pusat perbelanjaan tersebut. Pesawat itu digunakan sebagai pusat edukasi dan wisata dirgantara.

Alat transportasi udara tersebut sukses menarik perhatian warga. Sebab, pemandangan pesawat semacam itu memang jarang dijumpai. Tidak sedikit warga yang masuk ke area parkir untuk sekadar melihat pesawat tersebut dari dekat. Bahkan, banyak warga yang berfoto dengan latar belakang pesawat itu.

Pesawat bekas Batavia Air saat itu diangkut menggunakan tiga trailer dari Jakarta. Mengingat muatan yang besar, mereka butuh waktu satu pekan untuk menuju Banyuwangi. Maklum, panjang pesawat mencapai 33 meter.

Pembukaan Hardy’s Mall kala itu berlangsung sederhana dengan mengadakan istighotsah bersama warga sekitar. Hardy’s saat itu juga intens menonjolkan kuliner khas dan oleh-oleh Banyuwangi. Bahkan, mereka juga menggandeng Asosiasi Kerajinan Kuliner Kaus Aksesori dan Batik Banyuwangi.

Produk segar juga menjadi andalan Hardy’s kala itu. Komoditas tersebut untuk mendukung perkembangan usaha kuliner yang berkembang pesat di Banyuwangi, terutama yang beroperasi pada malam hari.

Sedangkan wahana rekreasi edukasi pesawat dibuka untuk umum agar masyarakat bisa bermain sambil belajar mengenai dunia dirgantara. Saat itu, tiket masuk edukasi pesawat hanya Rp 10 ribu. Belakangan, setelah Hardy’s Mall tidak bisa bertahan, pesawat tersebut juga ikut dibongkar. Kini, tempat tersebut hanya dimanfaatkan areal parkirnya untuk lapak jualan UMKM.  (ddy/bay/c1) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#hardys #Gyant #Mall #banyuwangi