alexametrics
23.3 C
Banyuwangi
Sunday, August 14, 2022

Haji 2022

Satu Tenda Dilengkapi 6 Unit AC, Fasilitas Armuzna Dijamin Lebih Nyaman

MAKKAH, Jawa Pos Radar Banyuwangi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kelompok terbang (kloter) 28 Embarkasi Haji Surabaya meninjau kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang akan menjadi tempat puncak haji digelar, Minggu (3/7).

Ada perbedaan fasilitas layanan masyair selama jemaah di Armuzna dibandingkan musim haji sebelumnya. Peningkatan layanan tersebut di antaranya penyejuk udara (AC) yang lebih banyak. “Tahun ini pelaksanaan ibadah di Armuzna, jemaah diantar dengan bus dan fasilitas di pemondokan yang semakin baik. Makan disuplai dan kamar sudah ada bed dan bantal,” ujar Erika Saraswati salah seorang jemaah haji.

Fasilitas toilet untuk jemaah diperbaiki dengan harapan Jemaah bisa lebih nyaman. “Ini sangat beda sekali, seluruh fasilitas di Armuzna sudah diperbarui. Semoga jemaah bisa lebih nyaman lagi terkait toilet di Mina,” kata dosen Untag 1945 Banyuwangi itu.

Baca Juga :  Calon Jamaah Haji Wajib Bawa Obat yang Biasa Dikonsumsi

Kontributor Jawa Pos Radar Banyuwagi, Ghufron Musthofa melaporkan,  dia bersama tim dari kloter 28 melihat langsung lokasi maktab atau pemondokan yang akan ditempati jemaah asal Banyuwangi. Ada beberapa perkembangan cukup positif terkait pelayanan dan sarana yang akan diterima jemaah haji tahun ini.

Tahun lalu rata-rata satu tenda hanya terpasang 4 AC. Tahun ini ditambah menjadi 6 unit AC dengan suplai listrik dari dari pemerintah Arab Saudi. Selain karpet, jemaah juga akan dimanjakan dengan adanya kasur dan bantal di dalam tenda. Dengan kasur, jemaah diharapkan bisa beristirahat dengan lelap sehingga bisa mengembalikan energi fisik untuk tahapan ibadah selanjutnya.

Selain itu, satu maktab atau pemondokan yang biasanya berisi 2.900-3.000 jemaah, tahun ini hanya akan diisi 2.100 orang sehingga lebih longgar. Begitu juga toilet Jika tahun sebelumnya jumlah toilet per maktab hanya 21, sekarang diperbanyak menjadi 38. Juga ada tambahan toilet portabel sehingga mampu mengurangi antrean toilet, khususnya di toilet perempuan. “Semoga saat puncak haji semua ibadah bisa dimudahkan dilancarkan seiring dengan peningkatan fasilitas bagi jemaah haji,” tandasnya. (ddy/aif)

Baca Juga :  Kelelahan, Jemaah Haji Pilih Salat di Masjid Kotak

MAKKAH, Jawa Pos Radar Banyuwangi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kelompok terbang (kloter) 28 Embarkasi Haji Surabaya meninjau kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang akan menjadi tempat puncak haji digelar, Minggu (3/7).

Ada perbedaan fasilitas layanan masyair selama jemaah di Armuzna dibandingkan musim haji sebelumnya. Peningkatan layanan tersebut di antaranya penyejuk udara (AC) yang lebih banyak. “Tahun ini pelaksanaan ibadah di Armuzna, jemaah diantar dengan bus dan fasilitas di pemondokan yang semakin baik. Makan disuplai dan kamar sudah ada bed dan bantal,” ujar Erika Saraswati salah seorang jemaah haji.

Fasilitas toilet untuk jemaah diperbaiki dengan harapan Jemaah bisa lebih nyaman. “Ini sangat beda sekali, seluruh fasilitas di Armuzna sudah diperbarui. Semoga jemaah bisa lebih nyaman lagi terkait toilet di Mina,” kata dosen Untag 1945 Banyuwangi itu.

Baca Juga :  Jemaah Haji Mulai Batuk dan Meriang, Ramai-Ramai Cek Kesehatan di Posko

Kontributor Jawa Pos Radar Banyuwagi, Ghufron Musthofa melaporkan,  dia bersama tim dari kloter 28 melihat langsung lokasi maktab atau pemondokan yang akan ditempati jemaah asal Banyuwangi. Ada beberapa perkembangan cukup positif terkait pelayanan dan sarana yang akan diterima jemaah haji tahun ini.

Tahun lalu rata-rata satu tenda hanya terpasang 4 AC. Tahun ini ditambah menjadi 6 unit AC dengan suplai listrik dari dari pemerintah Arab Saudi. Selain karpet, jemaah juga akan dimanjakan dengan adanya kasur dan bantal di dalam tenda. Dengan kasur, jemaah diharapkan bisa beristirahat dengan lelap sehingga bisa mengembalikan energi fisik untuk tahapan ibadah selanjutnya.

Selain itu, satu maktab atau pemondokan yang biasanya berisi 2.900-3.000 jemaah, tahun ini hanya akan diisi 2.100 orang sehingga lebih longgar. Begitu juga toilet Jika tahun sebelumnya jumlah toilet per maktab hanya 21, sekarang diperbanyak menjadi 38. Juga ada tambahan toilet portabel sehingga mampu mengurangi antrean toilet, khususnya di toilet perempuan. “Semoga saat puncak haji semua ibadah bisa dimudahkan dilancarkan seiring dengan peningkatan fasilitas bagi jemaah haji,” tandasnya. (ddy/aif)

Baca Juga :  Dilepas Gubernur Khofifah, Selipkan Doa untuk Jatim

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

DKB Gelar Workshop Teater dan Pantomim

Tarif Ojol Akan Naik

Ditinggal Ziarah Haji, Rumah Terbakar

/