Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tidak Bisa Sembarangan Pakai Jenis Senar

Ali Sodiqin • Rabu, 23 Februari 2022 | 01:30 WIB
tidak-bisa-sembarangan-pakai-jenis-senar
tidak-bisa-sembarangan-pakai-jenis-senar

BANYUWANGI - Memilih jenis dan ukuran senar pancing tidak boleh sembarangan. Pemilihan jenis senar ini terbilang cukup penting, karena pemancing harus menyesuaikan ukuran dan jenis senar agar sesuai dengan ikan yang ditargetkan.


Sebagian besar penghobi pastinya tahu, bahwa tidak semua jenis atau ukuran senar bisa digunakan di semua lokasi perairan. Apalagi, untuk dipergunakan dalam teknik jigging atau pun popping. Maka, kekuatan senar bisa dibilang harus lebih kuat daripada senar yang terpasang pada rakitan bait-casting reel.


”Setiap penghobi harus pintar-pintar menentukan kapan senar tertentu bisa digunakan dan kapan tidak cocok untuk digunakan,” ujar Mansyur, seorang pemancing di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.


Memilih senar pancing tergantung dari selera dan kebutuhan. Memilih senar juga ditentukan pada tempat di mana akan memancing dan ikan apa yang ingin dipancing. Namun demikian, kualitas bahan senar juga berpengaruh dan menentukan. Sebab, kualitas dari bahan senar masing-masing senar mempunyai ciri khas tertentu. Semakin bagus kualitas senar yang digunakan, sudah pasti semakin mahal harganya.


Salah satu jenis senar yakni monofilament nylon atau senar nilon. Senar ini terbagi dalam beberapa jenis. Salah satunya senar nilon homo-polymer. Jenis senar ini sendiri sudah terbukti sangat diandalkan banyak penghobi mancing, mengingat harganya lebih ekonomis dan dapat dijangkau oleh semua kalangan pemancing.


Kemudian, senar nilon co-polymer, jenis ini untuk menyempurnakan kekuatan dari jenis senar homo-polymer. Nilon co-polymer mempunyai daya kelenturan dan kekuatan yang lebih tinggi. Senar jenis ini terbagi dalam tiga tipe yang berbeda, yaitu extra strength, better abortion resistance, dan softer.


Jenis senar pancing monofilament nylon ini merupakan senar terbaik yang secara umum cocok dipakai untuk segala jenis memancing. Keunggulan senar monofilament nylon ini antara lain lebih banyak pilihan warnanya, lebih mudah dalam merangkai simpulnya, tersedia hampir di setiap toko pancing, dan harganya juga terjangkau.


Sayangnya, senar monofilament nylon ini lebih gampang molor, juga lebih rentan terhadap gesekan pada batu karang. Selain itu, jenis senar ini juga mudah keriting dan kusut ketika terjadinya backlash. Senar mono juga tidak dapat bertahan lama, mengingat sifatnya bisa menyerap air sebanyak 15 persen.


Senar kedua adalah jenis fluorocarbon. Keunggulan dari senar pancing ini utamanya tidak terlihat di dalam air. Senar fluorocarbon umumnya direkomendasikan untuk senar leader. Karena samar di air dan karakter senar yang tidak berubah di dalam air. Senar fluorocarbon kurang sesuai dipakai sebagai senar utama karena karakternya yang kaku.


”Keunggulan senar jenis fluorocarbon ini ketika dilempar di air lebih cepat tenggelam, tidak mudah menyerap air, sehingga lebih awet dan lebih tahan terhadap paparan sinar matahari. Selain itu, senar fluorocarbon juga dapat meningkatkan pengondisian umpan buatan agar terlihat seperti alami,” jelas Mansyur.


Senar lainnya yakni senar jenis multifilament yang lebih baik daripada jenis monofilament. Jenis senar multifilament sendiri merupakan senar yang terbuat dari bahan serat polyethylene (PE) yang sudah dirajut menjadi satu jenis senar yang kuat dan awet.


Dari segi tekstur pun sangat berbeda, jika disentuh terasa lebih kasar. Berbeda dengan senar mono yang teksturnya cenderung halus. Sudah pasti untuk masalah harga senar multifilament jauh lebih mahal daripada senar nilon. Jenis senar ini kerap digunakan para pemancing profesional di spot-spot liar maupun spot kolam untuk bisa menarik ikan besar ke daratan.


”Senar multifilament tidak molor sama sekali ketika menarik ikan. Kekuatan ikatan simpulnya juga lebih kuat. Hanya, senar ini mudah menyerap air sehingga gampang rusak. Meskipun lebih berkualitas, harganya juga lebih mahal,” tandas Mansyur.


Editor : Ali Sodiqin
#cari ikan