RADARBANYUWANGI.ID – DJ Panda yang mempunyai nama asli yakni Giovanni Surya Saputra ini tengah menjadi “bahan omongan asik netizen”.
Ia menjadi sorotan tajam setelah muncul dugaan dari netizen bahwa dirinya adalah ayah biologis dari anak yang tengah dikandung oleh selebritas Erika Carlina, kekasihnya selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Kabar tersebut mencuat setelah Erika mengungkapkan beberapa hal dalam sebuah podcast bersama Deddy Corbuzier, yang memancing reaksi luas dari publik.
Baca Juga: ARMY Heboh! V dan Jungkook Tiba-Tiba Live Instagram di Tengah Proyek Comeback BTS
Spekulasi pun berkembang liar di media sosial, dengan banyak netizen melontarkan tudingan kepada DJ Panda.
Tak sedikit yang menganggap DJ Panda bukan hanya terlibat secara pribadi, tetapi juga dituding telah merusak karier Erika.
Di tengah badai isu tersebut, DJ Panda sempat membantah tudingan netizen. Namun, pernyataannya tak sepenuhnya dipercaya.
Akibat tekanan publik, DJ Panda mengalami sanksi sosial berupa pembatalan sejumlah job manggung yang sudah dijadwalkan sebelumnya
Beberapa promotor memilih membatalkan kontrak kerja sebagai imbas dari reputasi yang tengah dipertanyakan.
DJ Panda sendiri lahir di Surabaya pada 6 Mei 1998. Pria berusia 27 tahun ini merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dan dikenal publik sebagai pemeluk Katolik, terlihat dari seringnya ia mengenakan aksesoris berlambang salib dalam penampilannya.
Sebelum dikenal secara nasional, DJ Panda adalah DJ lokal yang meniti kariernya dari panggung ke panggung di Jawa Timur.
Baca Juga: Cair Lagi! Bansos Sembako BPNT Juli 2025 Sudah Masuk, Cek Nama Penerima Sekarang Pakai NIK KTP
Popularitasnya mulai menanjak ketika ia mulai tampil di Jakarta serta beberapa daerah lain.
Ia juga aktif di TikTok, di mana penampilannya yang disebut-sebut mirip dengan "oppa Korea" turut memudahkan penyebaran namanya di kalangan pengguna muda.
Meski sempat mengaku merasa tidak dikenal saat berjalan bersama Erika karena perhatian publik hanya tertuju pada kekasihnya, DJ Panda sebenarnya cukup produktif dalam karya musik.
Baca Juga: Pos Semi Permanen di Jalur Gumitir, Pertanda Penutupan Total Tinggal Hitungan Hari
Sepanjang 2024 hingga 2025, ia telah merilis sejumlah lagu seperti Feel Like, Toxic, Break Down, hingga All I Need Is You, yang dapat diakses di berbagai platform streaming musik.
Kini, dengan reputasi yang tengah dipertaruhkan, publik menanti langkah berikutnya dari DJ Panda: apakah ia mampu bangkit dari krisis personal dan profesional, atau justru tenggelam dalam arus kontroversi yang belum juga mereda. (*)
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin