alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Kursi Meja Lipat; Harus Cermat agar Tulang Punggung Tetap Sehat

RADAR BANYUWANGI – Bentuk kursi untuk belajar atau pun kuliah harus sesuai dengan postur siswa atau mahasiswa penggunanya. Jika menggunakan kursi belajar sembarangan, dalam jangka panjang bisa berdampak gangguan tulang belakang.

Bangku di ruang kuliah merupakan salah satu sarana fisik penunjang pembelajaran. Salah satu benda yang cukup penting dalam sebuah ruang kelas adalah kursi tempat duduk pelajar atau mahasiswa untuk mendengarkan materi pelajaran, mengobrol, dan bermain bersama teman.

Kursi kuliah atau kursi belajar yang digunakan oleh banyak sekolah atau kampus modelnya kursi lipat yang memiliki tatakan menulis. Kursi lipat tersebut berbahan stainless atau besi yang ringan sehingga mudah untuk dipindahkan.

Kursi lipat ini mengisi setiap ruangan di kampus atau sekolah, mulai dari ruang belajar, ruang kantor, hingga ruang laboratorium. Tujuan dirancangnya kursi kuliah dengan tatakan menulis tak lain agar penggunanya bisa menulis sembari duduk. ”Tidak perlu ada tambahan meja karena tatakan untuk menulis sudah jadi satu dengan kursinya,” ujar Suprapto, pemilik tempat les privat yang menggunakan meja kursi lipat di Banyuwangi.

Kursi ini juga dirancang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Antara lain sebagai tempat duduk yang nyaman, perlengkapan papan untuk menulis, dan cantolan atau alas untuk tempat tas. Rancangan itu tak lain agar para mahasiswa/pelajar tidak repot memegang tas mereka sambil menulis dan menyimak dosen/guru yang sedang mengajar.

Mahasiswa banyak beraktivitas di kelas dengan posisi duduk statis. Duduk dalam waktu yang lama merupakan salah satu faktor yang mampu menyebabkan gangguan muskulo-skeletal, terutama pada bagian punggung bawah. Oleh karena itu, kursi papan lipat ini juga selayaknya dipilih bahan-bahan yang bagus, empuk, dan bisa membuat penggunanya nyaman.

Kursi lipat ini biasanya menggunakan bahan yang berkualitas dan memiliki desain yang elegan, sehingga kursi ini cocok digunakan dengan menyesuaikan ukuran badan. ”Kalau kursinya terlalu kecil dan tidak ada sandaran, maka tidak nyaman dan bisa mengganggu proses pembelajaran di kelas,” tandas Suprapto. (ddy/bay/c1)

RADAR BANYUWANGI – Bentuk kursi untuk belajar atau pun kuliah harus sesuai dengan postur siswa atau mahasiswa penggunanya. Jika menggunakan kursi belajar sembarangan, dalam jangka panjang bisa berdampak gangguan tulang belakang.

Bangku di ruang kuliah merupakan salah satu sarana fisik penunjang pembelajaran. Salah satu benda yang cukup penting dalam sebuah ruang kelas adalah kursi tempat duduk pelajar atau mahasiswa untuk mendengarkan materi pelajaran, mengobrol, dan bermain bersama teman.

Kursi kuliah atau kursi belajar yang digunakan oleh banyak sekolah atau kampus modelnya kursi lipat yang memiliki tatakan menulis. Kursi lipat tersebut berbahan stainless atau besi yang ringan sehingga mudah untuk dipindahkan.

Kursi lipat ini mengisi setiap ruangan di kampus atau sekolah, mulai dari ruang belajar, ruang kantor, hingga ruang laboratorium. Tujuan dirancangnya kursi kuliah dengan tatakan menulis tak lain agar penggunanya bisa menulis sembari duduk. ”Tidak perlu ada tambahan meja karena tatakan untuk menulis sudah jadi satu dengan kursinya,” ujar Suprapto, pemilik tempat les privat yang menggunakan meja kursi lipat di Banyuwangi.

Kursi ini juga dirancang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Antara lain sebagai tempat duduk yang nyaman, perlengkapan papan untuk menulis, dan cantolan atau alas untuk tempat tas. Rancangan itu tak lain agar para mahasiswa/pelajar tidak repot memegang tas mereka sambil menulis dan menyimak dosen/guru yang sedang mengajar.

Mahasiswa banyak beraktivitas di kelas dengan posisi duduk statis. Duduk dalam waktu yang lama merupakan salah satu faktor yang mampu menyebabkan gangguan muskulo-skeletal, terutama pada bagian punggung bawah. Oleh karena itu, kursi papan lipat ini juga selayaknya dipilih bahan-bahan yang bagus, empuk, dan bisa membuat penggunanya nyaman.

Kursi lipat ini biasanya menggunakan bahan yang berkualitas dan memiliki desain yang elegan, sehingga kursi ini cocok digunakan dengan menyesuaikan ukuran badan. ”Kalau kursinya terlalu kecil dan tidak ada sandaran, maka tidak nyaman dan bisa mengganggu proses pembelajaran di kelas,” tandas Suprapto. (ddy/bay/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/