alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Sandal Gunung Justru Tak Cocok untuk Naik Gunung

RADAR BANYUWANGI – Sandal outdoor atau populer dengan sebutan sandal gunung, merupakan pilihan tepat untuk beraktivitas di luar ruangan. Pada saat kondisi basah, sandal jenis ini dapat mengering dengan cepat. Kekuatan dan kestabilan juga mumpuni untuk digunakan di medan yang cukup sulit.

Sandal gunung ini memiliki banyak kelebihan untuk dibawa saat pendakian, seperti lebih ringan, mudah dibawa, lebih praktis dipakai di jalur berair seperti sungai, dan tentunya harganya lebih murah. Akan tetapi, banyak pendaki yang salah kaprah dengan nama dan fungsi dari sandal gunung.

Sandal gunung memiliki bobot yang lebih ringan jika dibandingkan dengan sepatu gunung pada umumnya. Namun, ternyata kurang baik digunakan saat melakukan pendakian di medan yang berbatu atau curam. Bahkan, di medan yang landai dan tidak terlalu berat.

Menggunakan sandal gunung saat pendakian terlalu berisiko karena sandal tidak melindungi seluruh bagian dari kaki. ”Ada risiko tergores oleh ranting-ranting atau tumbuhan liar yang berduri tajam. Meski ringan, risiko cedera saat mendaki juga sangat menyusahkan,” jelas Dicky, salah seorang pendaki gunung asal Banyuwangi.

Naik gunung harus dilengkapi dengan alas kaki yang tepat. Sehingga pendakian tak dirasa melelahkan. Tren sandal gunung ini sudah banyak digandrungi kaum milenial dan Gen-Z Indonesia. Dalam perkembangannya kini sandal gunung sudah beralih fungsi lebih luas dan bisa digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Sandal gunung memiliki tali yang melindungi bagian depan dan belakang kaki. Sehingga, dapat membuat kaki lebih mudah bernapas namun tetap nyaman. Berbeda dengan sepatu yang merupakan alas tertutup sehingga dapat membuat kaki terasa pengap apabila digunakan terlalu lama. Itulah yang menjadi salah satu faktor sandal gunung banyak diminati.

Sandal gunung juga terbukti lebih kuat daripada sandal flipflop atau sandal jepit pada umumnya. Selain itu, alas kaki yang satu ini pun sekarang sudah bisa digunakan dalam suasana yang kasual.

Untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat akan alas kaki yang modern dan praktis, sandal gunung didesain sederhana namun tetap fashionable untuk digunakan di setiap aktivitas luar ruangan misalnya kongko dengan teman.

”Sandal gunung ini cocok untuk digunakan oleh pria dan wanita. Bahkan, juga cocok untuk dipadu-padan dengan berbagai outfit, seperti kemeja flanel dan celana pendek atau pun gaun dan jaket jeans. Cocok juga digunakan dalam berbagai suasana, di mana pun,” tandas Dicky. (ddy/bay/c1)

RADAR BANYUWANGI – Sandal outdoor atau populer dengan sebutan sandal gunung, merupakan pilihan tepat untuk beraktivitas di luar ruangan. Pada saat kondisi basah, sandal jenis ini dapat mengering dengan cepat. Kekuatan dan kestabilan juga mumpuni untuk digunakan di medan yang cukup sulit.

Sandal gunung ini memiliki banyak kelebihan untuk dibawa saat pendakian, seperti lebih ringan, mudah dibawa, lebih praktis dipakai di jalur berair seperti sungai, dan tentunya harganya lebih murah. Akan tetapi, banyak pendaki yang salah kaprah dengan nama dan fungsi dari sandal gunung.

Sandal gunung memiliki bobot yang lebih ringan jika dibandingkan dengan sepatu gunung pada umumnya. Namun, ternyata kurang baik digunakan saat melakukan pendakian di medan yang berbatu atau curam. Bahkan, di medan yang landai dan tidak terlalu berat.

Menggunakan sandal gunung saat pendakian terlalu berisiko karena sandal tidak melindungi seluruh bagian dari kaki. ”Ada risiko tergores oleh ranting-ranting atau tumbuhan liar yang berduri tajam. Meski ringan, risiko cedera saat mendaki juga sangat menyusahkan,” jelas Dicky, salah seorang pendaki gunung asal Banyuwangi.

Naik gunung harus dilengkapi dengan alas kaki yang tepat. Sehingga pendakian tak dirasa melelahkan. Tren sandal gunung ini sudah banyak digandrungi kaum milenial dan Gen-Z Indonesia. Dalam perkembangannya kini sandal gunung sudah beralih fungsi lebih luas dan bisa digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari.

Sandal gunung memiliki tali yang melindungi bagian depan dan belakang kaki. Sehingga, dapat membuat kaki lebih mudah bernapas namun tetap nyaman. Berbeda dengan sepatu yang merupakan alas tertutup sehingga dapat membuat kaki terasa pengap apabila digunakan terlalu lama. Itulah yang menjadi salah satu faktor sandal gunung banyak diminati.

Sandal gunung juga terbukti lebih kuat daripada sandal flipflop atau sandal jepit pada umumnya. Selain itu, alas kaki yang satu ini pun sekarang sudah bisa digunakan dalam suasana yang kasual.

Untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat akan alas kaki yang modern dan praktis, sandal gunung didesain sederhana namun tetap fashionable untuk digunakan di setiap aktivitas luar ruangan misalnya kongko dengan teman.

”Sandal gunung ini cocok untuk digunakan oleh pria dan wanita. Bahkan, juga cocok untuk dipadu-padan dengan berbagai outfit, seperti kemeja flanel dan celana pendek atau pun gaun dan jaket jeans. Cocok juga digunakan dalam berbagai suasana, di mana pun,” tandas Dicky. (ddy/bay/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/