alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

BEC Recycle Sampah di Wongsorejo

JawaPos.com – Daur ulang sampah plastik, botol bekas dan kertas, merupakan cara bijak untuk memanfaatkan limbah anorganik. Pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang yang memiliki nilai guna juga mengurangi dampak menumpuknya sampah. Ada banyak cara untuk penanganan limbah plastik atau sampah plastik.

Kegiatan yang digelar oleh Kecamatan Wongsorejo bertajuk Bajulmati Ethno Carnival (BEC) memanfaatkan sampah yang menumpuk di Pasar Bajulmati menjadi kostum yang enak dipandang. Sebanyak 150 peserta SD, SMP dan SMA mengikuti kegiatan tersebut yang digelar di RTH Bajulmati kemarin (11/3).

Camat Wongsorejo, Sulistyowati mengatakan, seluruh kostum yang digunakan oleh para peserta 100 persen berasal dari sampah yang dihasilkan oleh Pasar Bajulmati. Kostum dibuat sendiri oleh para peserta dengan konsep dan ide sekreatif mungkin. “Dari yang digagas oleh karang taruna Desa Bajulmati tersebut bermanfaat untuk mengurangi sampah yang menumpuk di area pasar. Semua kostum dibuat dengan menggunakan sisa sampah yang terbuang,” ujar Sulistyowati.

Beberapa sampah yang digunakan untuk membuat kostum terbuat dari kantong plastik bekas, botol plastik, cup gelas plastik, koran bekas dan juga kardus karton yang sudah tidak terpakai lagi. Tidak ada batas untuk mengkreasikan konsep kostum. Para peserta bebas membuat kostum dengan ide mereka sendiri. Beberapa peserta juga ada yang memakai kostum bertema belerang dan tempat wisata Banyuwangi.

Sulistyowati menambahkan, pembuatan kostum para peserta menghabiskan biaya antara Rp 50.000 hingga Rp 200 ribu. Agar mengurangi penumpukan sampah pihak kecamatan juga mewarning para penonton supaya tidak membuang sampah sembarang. Harapannya usai pelaksana kegiatan tersebut RTH Bajulmati tidak ada sampah yang berserakan. Dan juga mendisiplinkan masyarakat agar lebih peduli terhadap sampah.

“Penerapan untuk tidak membuang sampah sembarangan kepada masyarakat tergolong sulit. Oleh karena itu kegiatan tersebut juga berguna untuk membuat masyarakat tidak membuang sampah sembarang dan mengotori lingkungan sekitar,” pungkasnya.

JawaPos.com – Daur ulang sampah plastik, botol bekas dan kertas, merupakan cara bijak untuk memanfaatkan limbah anorganik. Pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang yang memiliki nilai guna juga mengurangi dampak menumpuknya sampah. Ada banyak cara untuk penanganan limbah plastik atau sampah plastik.

Kegiatan yang digelar oleh Kecamatan Wongsorejo bertajuk Bajulmati Ethno Carnival (BEC) memanfaatkan sampah yang menumpuk di Pasar Bajulmati menjadi kostum yang enak dipandang. Sebanyak 150 peserta SD, SMP dan SMA mengikuti kegiatan tersebut yang digelar di RTH Bajulmati kemarin (11/3).

Camat Wongsorejo, Sulistyowati mengatakan, seluruh kostum yang digunakan oleh para peserta 100 persen berasal dari sampah yang dihasilkan oleh Pasar Bajulmati. Kostum dibuat sendiri oleh para peserta dengan konsep dan ide sekreatif mungkin. “Dari yang digagas oleh karang taruna Desa Bajulmati tersebut bermanfaat untuk mengurangi sampah yang menumpuk di area pasar. Semua kostum dibuat dengan menggunakan sisa sampah yang terbuang,” ujar Sulistyowati.

Beberapa sampah yang digunakan untuk membuat kostum terbuat dari kantong plastik bekas, botol plastik, cup gelas plastik, koran bekas dan juga kardus karton yang sudah tidak terpakai lagi. Tidak ada batas untuk mengkreasikan konsep kostum. Para peserta bebas membuat kostum dengan ide mereka sendiri. Beberapa peserta juga ada yang memakai kostum bertema belerang dan tempat wisata Banyuwangi.

Sulistyowati menambahkan, pembuatan kostum para peserta menghabiskan biaya antara Rp 50.000 hingga Rp 200 ribu. Agar mengurangi penumpukan sampah pihak kecamatan juga mewarning para penonton supaya tidak membuang sampah sembarang. Harapannya usai pelaksana kegiatan tersebut RTH Bajulmati tidak ada sampah yang berserakan. Dan juga mendisiplinkan masyarakat agar lebih peduli terhadap sampah.

“Penerapan untuk tidak membuang sampah sembarangan kepada masyarakat tergolong sulit. Oleh karena itu kegiatan tersebut juga berguna untuk membuat masyarakat tidak membuang sampah sembarang dan mengotori lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/