alexametrics
28.2 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Laptem Wisma Atlet Gelora Bisa Dipakai Semua Kalangan

OLAHRAGA menembak masih identik dengan olahraga mahal yang hanya bisa dijangkau kalangan tertentu. Namun, Lapangan Tembak Reaksi Wisma Atlet Gelora ini bisa digunakan hampir semua kalangan.

Fungsi lapangan tembak ini sendiri difokuskan untuk para penghobi olahraga menembak dan atlet menembak. Mereka yang tidak memiliki senjata, bisa mendapatkan fasilitas pinjaman dari klub yang mengelola lapangan tersebut yaitu Tembak Reaksi Banyuwangi Shooting Club (TRBSC).

Ketua Klub TRBSC Mohamad Dimyati mengatakan, tidak bisa dimungkiri olahraga menembak memang masuk kategori olahraga mahal. Dari perangkatnya saja, dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Belum lagi untuk bahan yang digunakan secara rutin seperti peluru dan gas.

Karena itu, Dimyati mendirikan sebuah lapangan yang bisa diakses banyak orang. Ada dua lapangan tembak yang disediakan. Satu lapangan tembak air rifle dan satu lagi lapangan tembak reaksi. Lapangan air rifle biasanya digunakan oleh atlet dengan senjata jenis air pistol.

Sedangkan lapangan tembak reaksi, digunakan atlet yang menggunakan senjata pistol airsoft gun. Untuk beberapa penghobi, Dimyati mengatakan ada pelatih yang bisa mendampingi. ”Kita dampingi atlet dan penghobi. Sebelum menembak, bisanya kita ajari dulu cara memegang dan menyimpan senjata yang benar. Baru setelah itu mereka berlatih menembak,” ucapnya.

Olahraga menembak sendiri, kata Dimyati, memiliki banyak manfaat. Bagi para pekerja, olahraga ini bisa menjadi media pelepas penat dan kekalutan selama bekerja. Mereka juga bisa melatih konsentrasi dan fokus selama berlatih menembak. 

OLAHRAGA menembak masih identik dengan olahraga mahal yang hanya bisa dijangkau kalangan tertentu. Namun, Lapangan Tembak Reaksi Wisma Atlet Gelora ini bisa digunakan hampir semua kalangan.

Fungsi lapangan tembak ini sendiri difokuskan untuk para penghobi olahraga menembak dan atlet menembak. Mereka yang tidak memiliki senjata, bisa mendapatkan fasilitas pinjaman dari klub yang mengelola lapangan tersebut yaitu Tembak Reaksi Banyuwangi Shooting Club (TRBSC).

Ketua Klub TRBSC Mohamad Dimyati mengatakan, tidak bisa dimungkiri olahraga menembak memang masuk kategori olahraga mahal. Dari perangkatnya saja, dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Belum lagi untuk bahan yang digunakan secara rutin seperti peluru dan gas.

Karena itu, Dimyati mendirikan sebuah lapangan yang bisa diakses banyak orang. Ada dua lapangan tembak yang disediakan. Satu lapangan tembak air rifle dan satu lagi lapangan tembak reaksi. Lapangan air rifle biasanya digunakan oleh atlet dengan senjata jenis air pistol.

Sedangkan lapangan tembak reaksi, digunakan atlet yang menggunakan senjata pistol airsoft gun. Untuk beberapa penghobi, Dimyati mengatakan ada pelatih yang bisa mendampingi. ”Kita dampingi atlet dan penghobi. Sebelum menembak, bisanya kita ajari dulu cara memegang dan menyimpan senjata yang benar. Baru setelah itu mereka berlatih menembak,” ucapnya.

Olahraga menembak sendiri, kata Dimyati, memiliki banyak manfaat. Bagi para pekerja, olahraga ini bisa menjadi media pelepas penat dan kekalutan selama bekerja. Mereka juga bisa melatih konsentrasi dan fokus selama berlatih menembak. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/