alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Berlatih Strategi lewat Catur

RadarBanyuwangi.id – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banyuwangi Andrianus Yansen Pale memiliki cara berbeda dalam mengasah analisis berpikir dan berlatih strategi, yaitu dengan bermain catur.

Dengan bermain catur banyak pelajaran yang bisa diambil. Salah satunya adalah sebagai gambaran filosofi kehidupan. ”Dalam permainan catur, saya belajar bahwa seseorang tidak akan pernah menang, kalau tidak mempertaruhkan sesuatu,” ujar pria yang akrab disapa Ansel itu.

Awal mula dia tertarik dengan catur ketika melihat temannya yang sering bermain. Hingga akhirnya dia belajar dan menjadi kebiasaan yang tidak pernah ditinggalkan. Ansel bermain catur untuk mengisi waktu luang setelah menyelesaikan aktivitas kerjanya.

Ansel mengatakan dari bermain catur dia dapat mengetahui karakter orang yang menjadi lawan mainnya. ”Bermain catur ada seninya. Kita bisa tahu lawan kita ini karakternya agresif, sabar, atau ceroboh,” ungkap bapak tiga anak itu.

Ansel menjadi bagian dari Bawaslu Banyuwangi untuk periode 2018 sampai 2023. Dia bertugas sebagai Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga. Sebelum dilantik menjadi komisioner Bawaslu, dia pernah 3 kali menjabat sebagai Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kalipuro.

Pria kelahiran Ende, Flores tersebut memulai karirnya di Banyuwangi sejak tahun 2002 ketika menjadi mahasiswa Untag 1945 Banyuwangi. Ansel mengambil pendidikan pada Fakultas Teknik dan wisuda pada tahun 2012. (mg2/aif/c1)

RadarBanyuwangi.id – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Banyuwangi Andrianus Yansen Pale memiliki cara berbeda dalam mengasah analisis berpikir dan berlatih strategi, yaitu dengan bermain catur.

Dengan bermain catur banyak pelajaran yang bisa diambil. Salah satunya adalah sebagai gambaran filosofi kehidupan. ”Dalam permainan catur, saya belajar bahwa seseorang tidak akan pernah menang, kalau tidak mempertaruhkan sesuatu,” ujar pria yang akrab disapa Ansel itu.

Awal mula dia tertarik dengan catur ketika melihat temannya yang sering bermain. Hingga akhirnya dia belajar dan menjadi kebiasaan yang tidak pernah ditinggalkan. Ansel bermain catur untuk mengisi waktu luang setelah menyelesaikan aktivitas kerjanya.

Ansel mengatakan dari bermain catur dia dapat mengetahui karakter orang yang menjadi lawan mainnya. ”Bermain catur ada seninya. Kita bisa tahu lawan kita ini karakternya agresif, sabar, atau ceroboh,” ungkap bapak tiga anak itu.

Ansel menjadi bagian dari Bawaslu Banyuwangi untuk periode 2018 sampai 2023. Dia bertugas sebagai Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga. Sebelum dilantik menjadi komisioner Bawaslu, dia pernah 3 kali menjabat sebagai Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kalipuro.

Pria kelahiran Ende, Flores tersebut memulai karirnya di Banyuwangi sejak tahun 2002 ketika menjadi mahasiswa Untag 1945 Banyuwangi. Ansel mengambil pendidikan pada Fakultas Teknik dan wisuda pada tahun 2012. (mg2/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/