RADARBANYUWANGI.ID - PT Pesta Pora Abadi, yang dikenal dengan nama Mie Gacoan, telah menjadi salah satu waralaba restoran terkemuka di Indonesia sejak didirikan pada awal tahun 2016 di Malang.
Menurut Wikipedia, mie Gacoan terkenal dengan mi goreng pedasnya yang dijual dengan harga terjangkau, menargetkan kalangan muda sebagai konsumen utama.
Hingga tahun 2025, Mie Gacoan telah memiliki lebih dari 280 gerai di seluruh Indonesia, dengan konsentrasi terbesar di Pulau Jawa.
Didirikan oleh Anton Kurniawan, Mie Gacoan telah mempekerjakan lebih dari 10.000 pegawai. Nama "Gacoan" sendiri berasal dari Bahasa Jawa yang berarti jagoan atau andalan.
Meskipun Anton Kurniawan memilih untuk tidak banyak tampil di publik, Mie Gacoan berhasil menarik perhatian masyarakat dengan strategi pemasaran yang efektif dan produk yang berkualitas.
Fenomena mi goreng pedas di Malang bukanlah hal baru, di mana Kober Mie Setan, yang didirikan oleh Gemmy Ramadhan pada tahun 2010, menjadi pelopor dalam bisnis ini.
Mie Gacoan berhasil melampaui pesaingnya berkat ekspansi agresif yang dimulai pada akhir tahun 2010-an.
Mereka telah membuka cabang di berbagai daerah, termasuk Bali, Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan, serta baru-baru ini di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 10 Februari 2025. Saat ini, Mie Gacoan telah hadir di 24 dari 38 provinsi di Indonesia.
Mie Gacoan juga sempat menjadi sorotan di media sosial berkat video viral yang menunjukkan antrean panjang pelanggan yang rela menunggu berjam-jam untuk menikmati mi goreng pedas ini.
Namun, sebelum tahun 2023, Mie Gacoan menghadapi kontroversi terkait sertifikasi halal karena penamaan menu yang dianggap tidak memenuhi kriteria oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Pada 1 Februari 2023, Mie Gacoan berhasil mendapatkan sertifikasi halal setelah mengganti nama-nama menu yang bermasalah.
Menu utama yang ditawarkan oleh Mie Gacoan adalah mi goreng dengan berbagai varian rasa, termasuk Mie Suit yang tidak pedas dan Mie Hompimpa yang menawarkan tingkat kepedasan yang bervariasi.
Pelanggan dapat memilih tingkat kepedasan dari tidak pedas hingga Level 9. Selain itu, Mie Gacoan juga menyajikan dimsum, udang keju, siomai ayam, dan aneka es buah dengan nama-nama unik.
Dengan harga yang kompetitif, mulai dari Rp 10.500 untuk Mie Suit dan Mie Hompimpa, Mie Gacoan berencana untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauan pasarnya.
Strategi pemasaran yang menarik, seperti pengembangan variasi rasa dan kemasan ceria untuk Mie Suit, serta promosi melalui media sosial untuk Mie Hompimpa, diharapkan dapat menarik lebih banyak pelanggan.
Dengan slogan catchy seperti "Mie Lezat, Anak Hebat!" untuk Mie Suit dan "Pedasnya Nagih, Bikin Semangat!" untuk Mie Hompimpa, Mie Gacoan memiliki potensi besar untuk terus sukses dan berkembang di pasar kuliner Indonesia. (*)
Editor : Ali Sodiqin