Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Merpati Goreng, Mengandung Asam Folat: Nutrisi Baik untuk Otak

Salis Ali Muhyidin • Minggu, 19 Mei 2024 | 18:00 WIB

HOBI: Warga lebih banyak memelihara merpati dengan tujuan utama untuk hiburan.
HOBI: Warga lebih banyak memelihara merpati dengan tujuan utama untuk hiburan.
Radarbanyuwangi.id - Burung merpati tak hanya jadi hewan piaraan yang cantik dan cenderung jinak. Lebih dari itu, satwa ini bisa diolah untuk dimanfaatkan dagingnya.

Merpati atau burung dara sangat berguna sebagai burung pembawa pesan di masa lalu. Burung dara yang telah dilatih atau dijuluki merpati pos, dapat mengantarkan pesan yang ditulis pada lembaran yang dikaitkan di kakinya, lalu mampu kembali ke tempat asalnya.

Ini bisa terjadi lantaran burung dara memiliki kemampuan navigasi luar biasa dan naluri yang bagus. Sifat alami burung dara kerap jadi hewan peliharaan. Apalagi burung ini bisa bebas terbang dan dilatih agar tidak kabur.

Namun jangan salah, selain dipelihara, merpati juga merupakan salah satu jenis hewan ternak yang bisa dikonsumsi. Meski bukan pilihan utama, popularitasnya sebagai lauk makan saat masuk warung lalapan tidak bisa dipinggirkan.

Terlebih, burung dara juga memiliki kandungan nutrisi yang bagus untuk tubuh. Kandungan asam folat yang ada di daging hewan ini diketahui bisa menurunkan kadar homosistein dalam tubuh.

Homosistein merupakan zat yang dapat merusak saraf. Maka dari itu, konsumsi daging burung merpati bisa mencegah kerusakan otak. Selain itu, terdapat kandungan omega-3 dalam bentuk DHA dan EPA di dalamnya. Keduanya baik untuk perkembangan otak serta kognitif anak.

Sementara itu, untuk dijadikan makanan, burung dara biasanya lazim dihidangkan dalam bentuk digoreng. Daging burung dara biasanya diungkep terlebih dahulu menggunakan bumbu kuning yang dicampur dengan serai dan daun jeruk serta lengkuas.

Setelah itu, burung dara ungkep bisa digoreng di minyak panas sampai kecokelatan. Burung dara goreng siap disajikan dengan sambal dan lalapan.

Namun, rupanya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengolah burung dara. Disarankan untuk memilih muda (umurnya sekitar 3-4 bulan) karena tekstur dagingnya cenderung empuk. Namun, jika tidak ada burung dara muda, daging yang alot itu bisa dibuat empuk dengan cara dipresto. (sas/bay)

Editor : Niklaas Andries
#lauk makan #merpati #konsumsi #warung lalapan #burung dara #Burung Merpati #Peliharaan