alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Jadi Destinasi Wisata Khusus Pecinta Durian

BAGI pencinta buah durian, Banyuwangi bisa jadi destinasi yang menjanjikan. Selama musim durian, sejumlah sentra penghasil durian berubah menjadi destinasi wisata.

Salah satunya yakni kampung durian yang menyajikan pengalaman santap durian yang unik dan berbeda. Salah satunya karena durian yang ditawarkan adalah khas Banyuwangi dan tak ada di tempat lainnya. Beberapa jenis durian yang disajikan di desa ini di antaranya durian merah, durian oranye, hingga durian pelangi.

Destinasi wisata kampung durian ini terletak di Dusun Sembawur, Desa/Kecamatan Songgon yang merupakan sentra penghasil durian. Dalam satu kecamatan, setidaknya lahan seluas 465 hektare digunakan untuk menanam durian. Khusus di Kampung Durian Banyuwangi, total ada sekitar 4.000 tanaman durian.

Kampung durian ini bisa ditempuh sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor dari pusat kota Banyuwangi. Saat tiba di Dusun Sembawur, kendaraan bisa diparkir di tepi jalan raya. Selanjutnya untuk menuju lokasi harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter menyusuri area persawahan dan perkebunan buah durian.

Jika lelah berjalan, petani durian setempat sudah menyediakan beberapa gazebo di sepanjang jalan untuk beristirahat. Di area gazebo ini wisatawan dapat menikmati buah durian yang jatuh dari pohonnya.

Selain menawarkan rindangnya pepohonan perkebunan, pengunjung atau wisatawan juga akan disambut dengan kicau burung yang saling bersahutan. Di lokasi juga terdapat sumber air yang jernih dan bening. Bunyi gemericik air menambah suasana makin sejuk.

Di kampung durian Garden Likin ini pengunjung akan disuguhkan berbagai jenis aneka durian asal Kecamatan Songgon yang berada persis di lereng Gunung Raung. Jenisnya banyak dan bisa dinikmati sesuai selera. Mulai durian yang legit dan kesat, durian pelangi, oranye, dan merah. ”Untuk musim ini masih belum panen raya jadi belum melimpah dan masih lumayan sulit,” jelas pedagang durian, Likin.

Karena buah durian langsung jatuh dari pohonnya, kualitas durian yang hendak disantap tak perlu diragukan lagi. Rasanya dijamin memuaskan. Selain buah durian, juga ada berbagai jenis buah lainnya, seperti manggis, kepundung, dan jenis buah lainnya.

Astriyani, salah seorang pengunjung asal Kecamatan Kabat mengaku, ketika musim durian tiba dia selalu datang ke Songgon. Selain bisa menikmati durian yang masak langsung dari pohonnnya, juga sembari menikmati suasana alam yang masih asri dan sejuk. ”Kalau beli durian di pinggir jalan harganya mahal, rasanya malah ndak karuan,” tandasnya.

BAGI pencinta buah durian, Banyuwangi bisa jadi destinasi yang menjanjikan. Selama musim durian, sejumlah sentra penghasil durian berubah menjadi destinasi wisata.

Salah satunya yakni kampung durian yang menyajikan pengalaman santap durian yang unik dan berbeda. Salah satunya karena durian yang ditawarkan adalah khas Banyuwangi dan tak ada di tempat lainnya. Beberapa jenis durian yang disajikan di desa ini di antaranya durian merah, durian oranye, hingga durian pelangi.

Destinasi wisata kampung durian ini terletak di Dusun Sembawur, Desa/Kecamatan Songgon yang merupakan sentra penghasil durian. Dalam satu kecamatan, setidaknya lahan seluas 465 hektare digunakan untuk menanam durian. Khusus di Kampung Durian Banyuwangi, total ada sekitar 4.000 tanaman durian.

Kampung durian ini bisa ditempuh sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor dari pusat kota Banyuwangi. Saat tiba di Dusun Sembawur, kendaraan bisa diparkir di tepi jalan raya. Selanjutnya untuk menuju lokasi harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 500 meter menyusuri area persawahan dan perkebunan buah durian.

Jika lelah berjalan, petani durian setempat sudah menyediakan beberapa gazebo di sepanjang jalan untuk beristirahat. Di area gazebo ini wisatawan dapat menikmati buah durian yang jatuh dari pohonnya.

Selain menawarkan rindangnya pepohonan perkebunan, pengunjung atau wisatawan juga akan disambut dengan kicau burung yang saling bersahutan. Di lokasi juga terdapat sumber air yang jernih dan bening. Bunyi gemericik air menambah suasana makin sejuk.

Di kampung durian Garden Likin ini pengunjung akan disuguhkan berbagai jenis aneka durian asal Kecamatan Songgon yang berada persis di lereng Gunung Raung. Jenisnya banyak dan bisa dinikmati sesuai selera. Mulai durian yang legit dan kesat, durian pelangi, oranye, dan merah. ”Untuk musim ini masih belum panen raya jadi belum melimpah dan masih lumayan sulit,” jelas pedagang durian, Likin.

Karena buah durian langsung jatuh dari pohonnya, kualitas durian yang hendak disantap tak perlu diragukan lagi. Rasanya dijamin memuaskan. Selain buah durian, juga ada berbagai jenis buah lainnya, seperti manggis, kepundung, dan jenis buah lainnya.

Astriyani, salah seorang pengunjung asal Kecamatan Kabat mengaku, ketika musim durian tiba dia selalu datang ke Songgon. Selain bisa menikmati durian yang masak langsung dari pohonnnya, juga sembari menikmati suasana alam yang masih asri dan sejuk. ”Kalau beli durian di pinggir jalan harganya mahal, rasanya malah ndak karuan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/