alexametrics
26.6 C
Banyuwangi
Friday, July 1, 2022

Ikuti Festival Kuliner Rujak Uleg, Rujak Kota Penari Laris Manis

BANYUWANGI – Stan kuliner Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) berkolaborasi dengan Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) laris manis. Stan kuliner ini juga berhasil mengharumkan nama Banyuwangi dalam Festival Kuliner Rujak Uleg yang digelar di Surabaya.

Dengan mengusung tema Rujak Kota Penari, rombongan yang dipimpin Sukanti Swastikawati SH MM ini berhasil membawa nama harum nama Banyuwangi. ”Alhamdulillah, kami bersyukur stan kuliner kami ramai pengunjung dan laris manis,” ungkap Ketua Komunitas Kebaya dan Kain Indonesia (KKI) Banyuwangi Hj Sukanti Swastikawati.

Dalam Festival Kuliner Rujak Uleg yang digelar di Surabaya ini, delegasi dari Banyuwangi hanya membawa tujuh orang yang semuanya anggota APJI dan KKI Kabupaten Banyuwangi. ”Uniknya, dalam lomba kali ini empat orang nguleg rujak, yang satu orang harus tampil fashion dengan memakai kostum Ratu Sritanjung, Sayu Wiwit Srikandi Blambangan,” jelas mantan Srikandi Perhubungan Laut ini.

LARIS MANIS: Ketua KKI Banyuwangi
Sukanti Swastika memakai baju
gandrung di Festival Kuliner Surabaya. (APJI for Radar Banyuwangi)

Hasilnya sangat menggembirakan. Dari peserta yang berjumlah ratusan, Banyuwangi mendapatkan antusiasme yang luar biasa, sekaligus masuk 10 besar penyaji terbaik. Hal itu tidak lepas dengan tema yang diambil yakni Rujak Kota Penari. Hal itu terinspirasi dari film yang kini sedang viral dan ditonton jutaan pemirsa.

Terobosan dan inovasi itu tak lepas dari sosok Sukanti Swastikawati yang sejak masih berdinas sebagai kepala pelabuhan perempuan pertama di Indonesia sudah sarat pengalaman. Bahkan, ibu dari dua anak yakni Andy Hendra Suryaka dan Boby Mulya Kusuma yang berkiprah di dunia perhubungan udara dan laut ini telah membuktikan kiprahnya di tingkat nasional dan internasional dengan mewakili Indonesia di berbagai event di luar negeri.

Perempuan yang juga Direktur PT Pelita Mice ini adalah salah satu partner Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf). ”Jika tidak ada aral melintang, bulan depan kami membawa delegasi Indonesia ke Kuala Lumpur dalam acara Indonesian Art B2B dan pameran UMKM,” tandas Sukanti. (ddy/afi/c1)

BANYUWANGI – Stan kuliner Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) berkolaborasi dengan Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKI) laris manis. Stan kuliner ini juga berhasil mengharumkan nama Banyuwangi dalam Festival Kuliner Rujak Uleg yang digelar di Surabaya.

Dengan mengusung tema Rujak Kota Penari, rombongan yang dipimpin Sukanti Swastikawati SH MM ini berhasil membawa nama harum nama Banyuwangi. ”Alhamdulillah, kami bersyukur stan kuliner kami ramai pengunjung dan laris manis,” ungkap Ketua Komunitas Kebaya dan Kain Indonesia (KKI) Banyuwangi Hj Sukanti Swastikawati.

Dalam Festival Kuliner Rujak Uleg yang digelar di Surabaya ini, delegasi dari Banyuwangi hanya membawa tujuh orang yang semuanya anggota APJI dan KKI Kabupaten Banyuwangi. ”Uniknya, dalam lomba kali ini empat orang nguleg rujak, yang satu orang harus tampil fashion dengan memakai kostum Ratu Sritanjung, Sayu Wiwit Srikandi Blambangan,” jelas mantan Srikandi Perhubungan Laut ini.

LARIS MANIS: Ketua KKI Banyuwangi
Sukanti Swastika memakai baju
gandrung di Festival Kuliner Surabaya. (APJI for Radar Banyuwangi)

Hasilnya sangat menggembirakan. Dari peserta yang berjumlah ratusan, Banyuwangi mendapatkan antusiasme yang luar biasa, sekaligus masuk 10 besar penyaji terbaik. Hal itu tidak lepas dengan tema yang diambil yakni Rujak Kota Penari. Hal itu terinspirasi dari film yang kini sedang viral dan ditonton jutaan pemirsa.

Terobosan dan inovasi itu tak lepas dari sosok Sukanti Swastikawati yang sejak masih berdinas sebagai kepala pelabuhan perempuan pertama di Indonesia sudah sarat pengalaman. Bahkan, ibu dari dua anak yakni Andy Hendra Suryaka dan Boby Mulya Kusuma yang berkiprah di dunia perhubungan udara dan laut ini telah membuktikan kiprahnya di tingkat nasional dan internasional dengan mewakili Indonesia di berbagai event di luar negeri.

Perempuan yang juga Direktur PT Pelita Mice ini adalah salah satu partner Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparkraf). ”Jika tidak ada aral melintang, bulan depan kami membawa delegasi Indonesia ke Kuala Lumpur dalam acara Indonesian Art B2B dan pameran UMKM,” tandas Sukanti. (ddy/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/