alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Melepas Jerat Narkoba

ARTI dari kalimat ”Melepas Jerat Narkoba” sesuai kaidah bahasa adalah berarti suatu keinginan, keseriusan, dan keberanian yang sungguh-sungguh dari diri sendiri tanpa ada tekanan dari siapa pun untuk mengakui, untuk menjauhi, dan berjanji untuk tidak menggunakan Narkoba lagi.

Berat bagi seorang pemakai dan pecandu untuk melepaskan jerat tersebut. Tapi, jika ada keinginan serius maka hal tersebut tidak mustahil dilakukan. Ada kekhawatiran atau ketakutan dari pengguna atau pecandu narkoba saat akan melaporkan dirinya sendiri atau orang dekatnya ke BNN/BNP/BNK, untuk mendapat penyembuhan dari ketergantungan narkoba. Mereka merasa ketakutan akan di tangkap atau menjadi TO (Target Operasi) aparat.

Padahal, bagi pengguna atau pecandu yang segera melaporkan diri ke BNN akan mendapatkan rehabilitasi bukan akan ditangkap. Jangan khawatir, karena ada kepastian hukum yang melindunginya. Bahwa yang ditangkap itu adalah mereka para pengedar atau para bandar narkoba. Yang telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Trigger atau pemicu anak-anak kita dan generasi muda kita rentan terjerat narkoba adalah : individual, ketemu teman, di rumah tidak happy, dan punya uang (cash money).

Tapi seyogianya, BNN dan kepolisian punya skala prioritas. Seperti pemberantasan narkoba diperkuat, intelejen pemberantasan narkoba diperkuat, dan pencegahan harus kuat dari hulu sampai hilir.

Di sisi lain, BNN dan aparat kepolisian untuk terus menerus tanpa henti memberikan wawasan, memberikan pengertian tentang implementasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika tersebut kepada masyarakat. Khususnya kepada anak-anak, remaja, dan generasi muda. Bukan malah terkesan aparat menjaga jarak, apalagi aparat memberi kesan menakut-nakuti akan mengambil tindakan preventif bukan direhabilitasi.

Marilah kita semua bersama-sama saling menjaga dan melindungi potensi dan cita-cita anak-anak kita, serta generasi muda bangsa kita ini. Selamat Hari Anti Narkotika Internasional 2018.(*)

*) Lawyer di Banyuwangi.

ARTI dari kalimat ”Melepas Jerat Narkoba” sesuai kaidah bahasa adalah berarti suatu keinginan, keseriusan, dan keberanian yang sungguh-sungguh dari diri sendiri tanpa ada tekanan dari siapa pun untuk mengakui, untuk menjauhi, dan berjanji untuk tidak menggunakan Narkoba lagi.

Berat bagi seorang pemakai dan pecandu untuk melepaskan jerat tersebut. Tapi, jika ada keinginan serius maka hal tersebut tidak mustahil dilakukan. Ada kekhawatiran atau ketakutan dari pengguna atau pecandu narkoba saat akan melaporkan dirinya sendiri atau orang dekatnya ke BNN/BNP/BNK, untuk mendapat penyembuhan dari ketergantungan narkoba. Mereka merasa ketakutan akan di tangkap atau menjadi TO (Target Operasi) aparat.

Padahal, bagi pengguna atau pecandu yang segera melaporkan diri ke BNN akan mendapatkan rehabilitasi bukan akan ditangkap. Jangan khawatir, karena ada kepastian hukum yang melindunginya. Bahwa yang ditangkap itu adalah mereka para pengedar atau para bandar narkoba. Yang telah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Trigger atau pemicu anak-anak kita dan generasi muda kita rentan terjerat narkoba adalah : individual, ketemu teman, di rumah tidak happy, dan punya uang (cash money).

Tapi seyogianya, BNN dan kepolisian punya skala prioritas. Seperti pemberantasan narkoba diperkuat, intelejen pemberantasan narkoba diperkuat, dan pencegahan harus kuat dari hulu sampai hilir.

Di sisi lain, BNN dan aparat kepolisian untuk terus menerus tanpa henti memberikan wawasan, memberikan pengertian tentang implementasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika tersebut kepada masyarakat. Khususnya kepada anak-anak, remaja, dan generasi muda. Bukan malah terkesan aparat menjaga jarak, apalagi aparat memberi kesan menakut-nakuti akan mengambil tindakan preventif bukan direhabilitasi.

Marilah kita semua bersama-sama saling menjaga dan melindungi potensi dan cita-cita anak-anak kita, serta generasi muda bangsa kita ini. Selamat Hari Anti Narkotika Internasional 2018.(*)

*) Lawyer di Banyuwangi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/