alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Keberhasilan Banyuwangi dalam Berevolusi

KOTA inovasi. Julukan yang layak disematkan untuk Kabupaten Banyuwangi. Sudah tenar dengan segala potensi yang luar biasa, Namun, seakan tidak puas dengan itu semua. Sehingga membuat Kota Banyuwangi terus berevolusi menjadi sebuah kabupaten yang selalu menampilkan inovasi-inovasi baru di setiap tahunnya.

10 Tahun sudah Banyuwangi mengalami metamorfosis di berbagai sektor di bawah kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas. Dan benih-benih perubahan positif mulai tampak di beragam lini kehidupan masyarakat Banyuwangi.

Penambahan inovasi-inovasi baru yang bahkan tidak terpikirkan oleh kabupaten-kabupaten lain, membuat Banyuwangi menjadi sosok kabupaten terinspiratif atau bisa kita sebut sebagai ”counties with spectacular creativity”. Dengan itu semua, maka tidak heran apabila Kota Banyuwangi berhasil menyabet gelar sebagai kabupaten besar terinovatif se-Indonesia di kompetisi Innovative Government Award (IGA) yang membuat alterasi unggul di Kabupaten Banyuwangi diakui secara hormat oleh negara. Jika dilihat dari segi kuantitas, kualitas, dan manfaat, Banyuwangi memang memenuhi semua kriteria itu.

Banyuwangi kota multitalenta. Pemikiran cerdas dari Abdullah Azwar Anas beserta timnya membuat Kabupaten Banyuwangi semakin maju dan unggul di semua bidang. Salah satunya di bidang tata kelola pemerintahan yang sudah berfundamen dengan sistem teknologi informasi atau lebih dikenal dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dengan inilah yang membuat semua aktivitas monitoring pemerintahan lebih efektif dan efisien.

Keunggulan inilah yang patut dicontoh dan diaplikasikan di kabupaten-kabupaten lain dengan tujuan memaksimalkan dalam hal pemantauan kinerja pemerintahan yang mumpuni. Fantastis, memang sangat fantastis. Dengan melihat segala keistimewaan yang ada pada diri Kabupaten Banyuwangi, di situlah sudut pandang positif selalu mewarnai keunggulan harkat, derajat, dan khasiat yang sudah tidak diragukan lagi. Sangat worth it jika Banyuwangi dijuluki sebagai kota IT (Informasi dan Teknologi) dengan kecanggihan yang sangat spektakuler.

Abdullah Azwar Anas adalah sosok pemimpin yang hebat. Beliau sangat tanggap terhadap semua problem yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah masalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan sebuah keadaan masyarakat yang sangat mengkhawatirkan. Dengan terbelenggu oleh kemiskinan, tak sedikit masyarakat yang tersandung kasus kriminalitas seperti pencurian, perampokan, penjambretan, pembegalan, dan tindak pidana lainnya.

Baca Juga :  Sambangi PD Muhammadiyah, Gelar Bedah Buku

Maka dari itu untuk mengatasi masalah kemiskinan yang terjadi, Bupati Anas mencetuskan beberapa program inovatif. Seperti halnya pada stimulasi penambahan peluang dan perluasan skala ekonomi masyarakat, termasuk didukung oleh pelayanan yang mumpuni di desa-desa dengan melalui program Smart Kampung. Untuk solusi kedua yaitu dengan memberikan peluang besar untuk rakyat supaya mereka bisa ikut andil dalam berpartisipasi dan bergotong royong di setiap aktivitas pembangunan daerah.  

Dapat dilihat bahwa Banyuwangi memang sangat peduli terhadap kondisi semua rakyatnya. Misalnya masalah kemiskinan rakyat yang berdampak pada terhambatnya masalah pendidikan anak, seperti halnya putus sekolah yang disebabkan oleh terkendalanya sebuah biaya. Dengan melihat permasalahan yang terjadi, Pak Anas beserta timnya membuat inovasi baru untuk mengatasi masalah tersebut dengan mencetuskan beberapa program unggulan yang tentunya tidak diragukan lagi kualitas dan nilai manfaatnya, yaitu berupa program Banyuwangi Cerdas.

Dengan keberadaan program ini, bisa menunjang peserta didik yang kurang mampu dalam menuntut ilmu untuk menggapai semua impian dan cita-citanya. Selain itu, program mulia yang tercipta demi membantu siswa miskin (kurang mampu) lainnya yaitu program Garda Ampuh (Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah), SAS (Siswa Asuh Sebaya), dan gerakan pemberantasan buta aksara.

Upaya ini semua memang sangatlah berharga dan juga bermanfaat guna memutus mata rantai kemiskinan yang berkelanjutan dan juga untuk meningkatkan mutu pendidikan di Banyuwangi. Kepedulian seorang pemimpin terhadap rakyatnya, menggambarkan kemuliaan mutiara indah dalam surga. Dan itulah yang dilakukan oleh Bupati Anas selama memimpin di Banyuwangi.

Tidak sampai di situ saja. Sebagai kota pariwisata, Banyuwangi dengan cerdas memanfaatkan segala keunggulannya dengan melakukan modifikasi yang membuatnya berhasil menembus jajaran inovasi TOP 99. Dan agenda primadona wisata Inovatif itu dijuluki dengan nama Banyuwangi Festival (B-Fest). Dengan segala potensi ulung, Banyuwangi yang secara tidak langsung juga melibatkan masyarakatnya untuk ikut andil dalam berkolaborasi dan berkontribusi dengan berbagai pihak demi suksesnya event B-Fest tersebut.

Baca Juga :  Sederhanakah Manfaat Kopi bagi Tubuh?

Event B-Fest ini dinilai sangat membantu dalam penguatan sistem Banyuwangi di aspek budaya, ekonomi, masyarakat, dan prasarana. Dapat dilihat dari suksesnya program ini pastinya akan memberikan eksotisme tersendiri untuk Kota Banyuwangi, sehingga dapat berdampak pada pesatnya wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung. Faktor itulah yang akan memberikan dampak baik pada perekonomian masyarakat sekitar yang semakin menggeliat.

Sangat layak apabila kabupaten berjuluk ”the Sunrise of Java” ini memperoleh penghargaan internasional karena potensi pariwisata ulung yang sangat cetar membahana bagai suaka dunia. Dengan memanfaatkan kemampuan spektakuler, Banyuwangi juga pernah menggelar event bertaraf internasional. Dan event tersebut diberi nama ”International Tour de Banyuwangi Ijen atau Tour de Ijen”. Event ini dinilai memang sangat eminent.

Selain itu, Banyuwangi juga memiliki inovasi di bidang kesehatan yang diberi nama Laskar Sakina (Stop Angka Kematian Ibu dan Anak) yang juga berhasil menyabet penghargaan internasional di forum Open Government Partnership. Semua kebijakan-kebijakan yang sangat progresif mampu membawa nama Banyuwangi hingga pada kancah internasional dan dunia.

Inovasi. Kata yang tepat untuk menggambarkan perkembangan Kabupaten Banyuwangi saat ini. Perubahan positif sudah tampak di berbagai lini kehidupan masyarakat dan kondisi fisik Kota Banyuwangi sendiri. Baik itu di bidang tata kelola pemerintahan, bidang kesehatan, bidang pendidikan, infrastruktur, pelayanan kependudukan (pelayanan publik), dan konsolidasi ekonomi di kalangan masyarakat. Jadi, dengan melihat ini semua kita harus senantiasa bersyukur dan melupakan segala kegerahan yang telah terjadi di masa-masa sulit sebelum Banyuwangi bermetamorfosis dengan penuh inovasi.

Dalam 10 tahun terakhir saja, Banyuwangi sudah memperoleh berbagai macam pencapaian yang sangat luar biasa. Apalagi di tahun-tahun berikutnya meskipun itu dengan pemimpin yang berbeda, kita harus tetap yakin dan percaya terhadap segala potensi yang dimiliki oleh Kota Gandrung ini. Dan tunggu saja surprise-surprise yang akan disajikan Kabupaten Banyuwangi untuk semua masyarakat tercintanya. (*)

*) Siswa MAN 3 Srono, Juara 4 Lomba Esai 10 Tahun Banyuwangi Penuh Inovasi Kategori Pelajar.

KOTA inovasi. Julukan yang layak disematkan untuk Kabupaten Banyuwangi. Sudah tenar dengan segala potensi yang luar biasa, Namun, seakan tidak puas dengan itu semua. Sehingga membuat Kota Banyuwangi terus berevolusi menjadi sebuah kabupaten yang selalu menampilkan inovasi-inovasi baru di setiap tahunnya.

10 Tahun sudah Banyuwangi mengalami metamorfosis di berbagai sektor di bawah kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas. Dan benih-benih perubahan positif mulai tampak di beragam lini kehidupan masyarakat Banyuwangi.

Penambahan inovasi-inovasi baru yang bahkan tidak terpikirkan oleh kabupaten-kabupaten lain, membuat Banyuwangi menjadi sosok kabupaten terinspiratif atau bisa kita sebut sebagai ”counties with spectacular creativity”. Dengan itu semua, maka tidak heran apabila Kota Banyuwangi berhasil menyabet gelar sebagai kabupaten besar terinovatif se-Indonesia di kompetisi Innovative Government Award (IGA) yang membuat alterasi unggul di Kabupaten Banyuwangi diakui secara hormat oleh negara. Jika dilihat dari segi kuantitas, kualitas, dan manfaat, Banyuwangi memang memenuhi semua kriteria itu.

Banyuwangi kota multitalenta. Pemikiran cerdas dari Abdullah Azwar Anas beserta timnya membuat Kabupaten Banyuwangi semakin maju dan unggul di semua bidang. Salah satunya di bidang tata kelola pemerintahan yang sudah berfundamen dengan sistem teknologi informasi atau lebih dikenal dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dengan inilah yang membuat semua aktivitas monitoring pemerintahan lebih efektif dan efisien.

Keunggulan inilah yang patut dicontoh dan diaplikasikan di kabupaten-kabupaten lain dengan tujuan memaksimalkan dalam hal pemantauan kinerja pemerintahan yang mumpuni. Fantastis, memang sangat fantastis. Dengan melihat segala keistimewaan yang ada pada diri Kabupaten Banyuwangi, di situlah sudut pandang positif selalu mewarnai keunggulan harkat, derajat, dan khasiat yang sudah tidak diragukan lagi. Sangat worth it jika Banyuwangi dijuluki sebagai kota IT (Informasi dan Teknologi) dengan kecanggihan yang sangat spektakuler.

Abdullah Azwar Anas adalah sosok pemimpin yang hebat. Beliau sangat tanggap terhadap semua problem yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah masalah kemiskinan. Kemiskinan merupakan sebuah keadaan masyarakat yang sangat mengkhawatirkan. Dengan terbelenggu oleh kemiskinan, tak sedikit masyarakat yang tersandung kasus kriminalitas seperti pencurian, perampokan, penjambretan, pembegalan, dan tindak pidana lainnya.

Baca Juga :  Gembira Menyambut Hari Senin

Maka dari itu untuk mengatasi masalah kemiskinan yang terjadi, Bupati Anas mencetuskan beberapa program inovatif. Seperti halnya pada stimulasi penambahan peluang dan perluasan skala ekonomi masyarakat, termasuk didukung oleh pelayanan yang mumpuni di desa-desa dengan melalui program Smart Kampung. Untuk solusi kedua yaitu dengan memberikan peluang besar untuk rakyat supaya mereka bisa ikut andil dalam berpartisipasi dan bergotong royong di setiap aktivitas pembangunan daerah.  

Dapat dilihat bahwa Banyuwangi memang sangat peduli terhadap kondisi semua rakyatnya. Misalnya masalah kemiskinan rakyat yang berdampak pada terhambatnya masalah pendidikan anak, seperti halnya putus sekolah yang disebabkan oleh terkendalanya sebuah biaya. Dengan melihat permasalahan yang terjadi, Pak Anas beserta timnya membuat inovasi baru untuk mengatasi masalah tersebut dengan mencetuskan beberapa program unggulan yang tentunya tidak diragukan lagi kualitas dan nilai manfaatnya, yaitu berupa program Banyuwangi Cerdas.

Dengan keberadaan program ini, bisa menunjang peserta didik yang kurang mampu dalam menuntut ilmu untuk menggapai semua impian dan cita-citanya. Selain itu, program mulia yang tercipta demi membantu siswa miskin (kurang mampu) lainnya yaitu program Garda Ampuh (Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah), SAS (Siswa Asuh Sebaya), dan gerakan pemberantasan buta aksara.

Upaya ini semua memang sangatlah berharga dan juga bermanfaat guna memutus mata rantai kemiskinan yang berkelanjutan dan juga untuk meningkatkan mutu pendidikan di Banyuwangi. Kepedulian seorang pemimpin terhadap rakyatnya, menggambarkan kemuliaan mutiara indah dalam surga. Dan itulah yang dilakukan oleh Bupati Anas selama memimpin di Banyuwangi.

Tidak sampai di situ saja. Sebagai kota pariwisata, Banyuwangi dengan cerdas memanfaatkan segala keunggulannya dengan melakukan modifikasi yang membuatnya berhasil menembus jajaran inovasi TOP 99. Dan agenda primadona wisata Inovatif itu dijuluki dengan nama Banyuwangi Festival (B-Fest). Dengan segala potensi ulung, Banyuwangi yang secara tidak langsung juga melibatkan masyarakatnya untuk ikut andil dalam berkolaborasi dan berkontribusi dengan berbagai pihak demi suksesnya event B-Fest tersebut.

Baca Juga :  Kejutan Tahun Baru oleh Semesta

Event B-Fest ini dinilai sangat membantu dalam penguatan sistem Banyuwangi di aspek budaya, ekonomi, masyarakat, dan prasarana. Dapat dilihat dari suksesnya program ini pastinya akan memberikan eksotisme tersendiri untuk Kota Banyuwangi, sehingga dapat berdampak pada pesatnya wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang berkunjung. Faktor itulah yang akan memberikan dampak baik pada perekonomian masyarakat sekitar yang semakin menggeliat.

Sangat layak apabila kabupaten berjuluk ”the Sunrise of Java” ini memperoleh penghargaan internasional karena potensi pariwisata ulung yang sangat cetar membahana bagai suaka dunia. Dengan memanfaatkan kemampuan spektakuler, Banyuwangi juga pernah menggelar event bertaraf internasional. Dan event tersebut diberi nama ”International Tour de Banyuwangi Ijen atau Tour de Ijen”. Event ini dinilai memang sangat eminent.

Selain itu, Banyuwangi juga memiliki inovasi di bidang kesehatan yang diberi nama Laskar Sakina (Stop Angka Kematian Ibu dan Anak) yang juga berhasil menyabet penghargaan internasional di forum Open Government Partnership. Semua kebijakan-kebijakan yang sangat progresif mampu membawa nama Banyuwangi hingga pada kancah internasional dan dunia.

Inovasi. Kata yang tepat untuk menggambarkan perkembangan Kabupaten Banyuwangi saat ini. Perubahan positif sudah tampak di berbagai lini kehidupan masyarakat dan kondisi fisik Kota Banyuwangi sendiri. Baik itu di bidang tata kelola pemerintahan, bidang kesehatan, bidang pendidikan, infrastruktur, pelayanan kependudukan (pelayanan publik), dan konsolidasi ekonomi di kalangan masyarakat. Jadi, dengan melihat ini semua kita harus senantiasa bersyukur dan melupakan segala kegerahan yang telah terjadi di masa-masa sulit sebelum Banyuwangi bermetamorfosis dengan penuh inovasi.

Dalam 10 tahun terakhir saja, Banyuwangi sudah memperoleh berbagai macam pencapaian yang sangat luar biasa. Apalagi di tahun-tahun berikutnya meskipun itu dengan pemimpin yang berbeda, kita harus tetap yakin dan percaya terhadap segala potensi yang dimiliki oleh Kota Gandrung ini. Dan tunggu saja surprise-surprise yang akan disajikan Kabupaten Banyuwangi untuk semua masyarakat tercintanya. (*)

*) Siswa MAN 3 Srono, Juara 4 Lomba Esai 10 Tahun Banyuwangi Penuh Inovasi Kategori Pelajar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/