alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

RSUD Genteng

Periksa Mata Bayi Prematur Pakai Indirect Oftalmoskop

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – RSUD Genteng membuat terobosan dengan meluncurkan alat kesehatan indirect oftalmoskop. Alat ini digunakan untuk pemeriksaan mata pada bayi prematur. Alat tersebut bisa mendeteksi kelainan dan mencegah terjadinya kebutaan pada bayi.

Pemeriksaan pada bayi yang lahir prematur sangat diperlukan. Hal ini untuk mengetahui Retinopathy of Prematurity (ROP), yakni suatu kelainan mata pada bayi prematur yang dapat mengakibatkan kebutaan. ”Pemeriksaan mata pada bayi prematur itu penting,” ucap dr Siswi Hapsari SpM, salah satu dokter spesialis mata di RSUD Genteng.

Menurut dr Siwi, waktu pemeriksaan yang ideal bagi bayi yakni kurang dari 30 hari setelah lahir dan dilakukan secara berkala dengan menggunakan alat indirect oftalmoskop oleh dokter spesialis mata. ”Tata laksana dan terapi ROP disesuaikan dengan stadium dan kondisi bayi,” katanya.

Baca Juga :  Tampil Cantik dengan Gigi Sehat

Untuk stadium awal, jelas dr Siwi, dapat dilakukan observasi berkala sebagai deteksi dini. Hal itu demi mencegah keterlambatan pada stadium lanjut yang dapat berakibat kebutaan. ”Apakah bayi Anda lahir sebelum sembilan bulan dan berat lahir kurang dari 2 kilogram? Segera konsultasikan ke Poli Mata RSUD Genteng,” pungkasnya. (abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – RSUD Genteng membuat terobosan dengan meluncurkan alat kesehatan indirect oftalmoskop. Alat ini digunakan untuk pemeriksaan mata pada bayi prematur. Alat tersebut bisa mendeteksi kelainan dan mencegah terjadinya kebutaan pada bayi.

Pemeriksaan pada bayi yang lahir prematur sangat diperlukan. Hal ini untuk mengetahui Retinopathy of Prematurity (ROP), yakni suatu kelainan mata pada bayi prematur yang dapat mengakibatkan kebutaan. ”Pemeriksaan mata pada bayi prematur itu penting,” ucap dr Siswi Hapsari SpM, salah satu dokter spesialis mata di RSUD Genteng.

Menurut dr Siwi, waktu pemeriksaan yang ideal bagi bayi yakni kurang dari 30 hari setelah lahir dan dilakukan secara berkala dengan menggunakan alat indirect oftalmoskop oleh dokter spesialis mata. ”Tata laksana dan terapi ROP disesuaikan dengan stadium dan kondisi bayi,” katanya.

Baca Juga :  Periksa Kandungan di RSUD Genteng Pakai USG 5D

Untuk stadium awal, jelas dr Siwi, dapat dilakukan observasi berkala sebagai deteksi dini. Hal itu demi mencegah keterlambatan pada stadium lanjut yang dapat berakibat kebutaan. ”Apakah bayi Anda lahir sebelum sembilan bulan dan berat lahir kurang dari 2 kilogram? Segera konsultasikan ke Poli Mata RSUD Genteng,” pungkasnya. (abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/