Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Info Rumah Sakit
icon featured
Info Rumah Sakit

RSUD Blambangan Miliki 8 Kamar Operasi di IBS

24 November 2021, 15: 05: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

RSUD Blambangan Miliki 8 Kamar Operasi di IBS

INSTALASI KHUSUS: Salah satu tindakan medis di ruang operasi yang disediakan IBS disertai alat-alat canggih. (Virna RSUD Blambangan for RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI - RSUD Blambangan memberikan fasilitas kesehatan kepada masyarakat. Selain menyediakan poliklinik yang siap untuk membantu pasien dalam memeriksakan kesehatannya,  rumah sakit milik Pemkab  Banyuwangi itu juga menyediakan instalasi khusus untuk menangani tindakan operasi bagi pasien yang membutuhkan.

IBS (Instalasi Bedah Sentral) merupakan instalasi yang dirancang khusus dan telah memenuhi syarat untuk melakukan tindakan pembedahan yang elektif, urgent, cito/emergency.

Kepala Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD Blambangan M. Kethut Sudiana, S.Kep.Ns menjelaskan, alur pertama kali di IBS adalah pasien diantar perawat ruang rawat inap, lalu diterima perawat di ruang transit pasien. Di ruang transit ini dilakukan serah terima pasien, ganti baju, pindah ke bed, lalu dibawa ke ruang operasi lantai 2.

Baca juga: RS Al Huda Gambiran Gelar PKRS Tentang Penyakit Diabetes Melitus

Pasien yang akan melakukan operasi harus lulus sejumlah persyaratan seperti hasil tes swab PCR negatif ataupun swab antigen negatif, persetujuan dokter, dan sudah konsultasi anestesi. Pemeriksaan tersebut dilakukan satu hari sebelum pasien menjalani operasi.

IBS RSUD Blambangan menyediakan fasilitas medis yang terdepan untuk ruang pembedahan. Komitmen dalam melayani pasien secara paripurna ditunjukkan dengan tersedianya 8 kamar operasi dengan spesifikasi berbeda.

Adapun jenis-jenis kamar operasi yang dimiliki RSUD Blambangan adalah sebagai berikut. Kamar Operasi Bersih. Ini adalah ruangan yang disediakan untuk operasi tanpa membuka saluran pernapasan, saluran pencernaan, saluran kemih. Contohnya struma (benjolan pada leher) dan fam (benjolan pada payudara).

Kamar Operasi Bersih Terkontaminasi. Ruangan jenis ini  adalah untuk operasi dengan membuka saluran pernapasan, saluran kemih, dan saluran reporduksi. Contohnya, operasi sectio caesarea atau melahirkan caesar dan operasi usus buntu.

Kamar Operasi Kontaminasi. Adalah jenis ruangan untuk operasi dengan melakukan pembedahan pada saluran pernafasan, saluran pencernaan, dan lain sebagainya. Contohnya laparatomy dengan  appendik perforasi, gengren, dll.

Kamar Operasi Mata, yakni ruangan untuk tindakan operasi pada mata. Pada ruangan ini didukung dengan peralatan canggih seperti alat phaco emulsifikasi. Alat tersebut bisa digunakan untuk bedah mata dengan minim sayatan atau jahitan. Contohnya operasi mata katarak.

Kamar Operasi Covid-19, yakni ruangan untuk tindakan operasi dengan hasil pemeriksaan pasien positive Covid-19. Kethut Sudiana menjelaskan, setiap kamar operasi memiliki fasilitas yang hampir sama, seperti meja operasi, lampu operasi, mesin anestesi, sunction pump, patient monitor, alat diathermy (untuk menghentikan pendarahan), meja mayu, meja instrumen. “Yang berbeda di setiap kamar operasi adalah alat instrumen bedah,” jelasnya.

Dalam setiap operasi, petugas perawat yang bekerja sejumlah enam perawat yang terdiri dari perawat bedah dan perawat anestesi. Durasi operasi beraneka ragam, tergantung dengan tingkat kesulitan dalam pembedahan. Usai operasi, kamar operasi dibersihkan oleh petugas house keeping dan alat pembedahan dikirim ke CSSD (Central Strile Supply Department) untuk sterilisasi.

Setelah operasi usai, pasien dibawa ke ruang pemulihan atau Recovery Room. Di sana, kondisi pasien dipantau perkembangan oleh perawat. Misalnya memantau kesadaran pasien. Setelah dinilai sudah pulih, maka bisa kembali ke ruang rawat inap atau ruang rawat intensif.

Kethut Sudiana menambahkan, pelayanan IBS RSUD Blambangan dimulai pukul 07.00 hingga operasi selesai. Pada masa pandemi ini, setiap harinya sejumlah 2 - 3 pasien menjalani tindakan operasi. Sebelum pandemi, pasien yang operasi mencapai 10 sampai 15 orang.

(bw/aif/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia