Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Info Rumah Sakit
icon featured
Info Rumah Sakit

Tinggal Lengkapi Handling, RSUD Bisa Layani Kemoterapi

13 Oktober 2021, 17: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Tinggal Lengkapi Handling, RSUD Bisa Layani Kemoterapi

Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi (Dok.RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi terus memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat. Tidak terkecuali di sektor kesehatan. Termasuk layanan pengobatan penyakit kanker.

Saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan sudah memiliki dokter spesialis onkologi. Dengan demikian, pemeriksaan dan pengobatan standar untuk pasien penderita kanker sudah bisa dilakukan di RS pelat merah tersebut.

Namun tidak berhenti sampai di situ, Bupati Ipuk Fiestiandani mengaku Pemkab Banyuwangi berupaya meningkatkan sarana dan prasarana untuk layanan kemoterapi dan radiasi. ”Dengan demikian, ke depan pasien penderita kanker asal Banyuwangi tidak perlu dirujuk ke luar daerah,” ujarnya.

Baca juga: Layanan Pasien Umum Rumah Sakit Abdoer Rahem Kembali Dibuka

Hal itu disampaikan Ipuk saat bertemu komunitas penyintas kanker payudara ”Osing Pink” akhir pekan lalu (8/10).  Ipuk meneladani semangat dan perjuangan perempuan-perempuan tangguh tersebut. 

Osing Pink merupakan komunitas penyintas kanker payudara, yang memberikan pendampingan, edukasi, hingga dukungan moral dan materiil kepada para penderita (warrior) kanker. 

Komunitas ini diketuai Laili Dian Pangestuti yang juga seorang penyintas kanker payudara. Setelah dinyatakan sembuh dari penyakitnya, Dian bersama para penyintas lainnya mendedikasikan diri untuk mendampingi dan membantu para penderita kanker payudara di Banyuwangi.

”Terima kasih kepada komunitas Osing Pink yang terus peduli para penderita kanker payudara di Banyuwangi. Pendampingan dari Ibu-Ibu sangat mereka butuhkan, untuk bangkit dan bersemangat menjalani pengobatan,” kata Ipuk.

Turut mendampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Blambangan dr Asiyah Anggraeni dan dokter Spesialis Onkologi RSUD Blambangan dr Asdi Wihandono SpB (K) Onk.

Dalam kesempatan itu Ipuk banyak mendengarkan kisah dan semangat para ”survivor” kanker payudara tersebut selama menjalani pengobatan. Ipuk bangga mendengar semangat mereka yang luar biasa dalam melawan penyakitnya. ”Alhamdulillah, selamat Ibu-Ibu semua sudah sembuh dari kanker payudara. Ini nikmat yang harus disyukuri. Semoga Ibu-Ibu terus diberi kesehatan, dan bisa menjadi penyemangat bagi para penderita kanker payudara yang saat ini tengah berjuang untuk sembuh,” tuturnya.

Sementara dr Asiyah menjelaskan, sejak 2019 RSUD Blambangan telah menyiapkan layanan terpadu untuk pasien kanker. Bahkan, berbagai fasilitas penunjang serta sumber daya manusia (SDM) telah disiapkan. ”Untuk layanan radiasi, alat sudah kita siapkan tinggal melatih tenaga radiatornya. Sementara untuk layanan kemoterapi, tempat dan SDM sudah kita siapkan, tinggal melengkapi alat handling-nya saja, alat khusus untuk mencampur obat kemoterapi. Ini yang kita belum punya,” kata dr Asiyah.

Asiyah menjelaskan, operasi dan perawatan standar bagi pasien pengidap kanker sudah bisa dilayani di RSUD Blambangan. ”Namun, kalau untuk perawatan lanjutan seperti kemoterapi dan radiasi saja yang kita belum punya,” pungkasnya.

(bw/sgt/aif/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia