23.5 C
Banyuwangi
Tuesday, May 30, 2023

Selama Arus Mudik, Tiap Puskesmas Wajib Standby 24 Jam

BANYUWANGI – Untuk memberikan rasa nyaman kepada para pemudik dan masyarakat Banyuwangi, Dinas Kesehatan Banyuwangi menyiapkan beberapa layanan kesehatan selama arus mudik. Total ada 18 Puskesmas rawat inap dan 27 puskesmas rawat jalan akan terus standby selama arus mudik.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Kurniyanto mengatakan, nanti pada H-7 sampai H+7 akan ada satu Puskesmas di setiap kecamatan yang standby selama 24 jam. Di setiap puskesmas juga disiapkan ambulan yang terintegrasi dengan rumah sakit yang menjadi rujukan akhir jika puskesmas mendapatkan pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan.

“Selain puskesmas, nanti juga ada petugas kesehatan yang disiapkan di POS PAM dan Pos kesehatan yang berada di beberapa titik,”imbuhnya. Dia juga menambahkan puskesmas tersebut memiliki tugas pokok menangani kegawat daruratan yang dialami pasien dan melakukan stabilisasi terhadap pasien.

Baca Juga :  Konsuil PLN dan Pengadilan Borong Tiket Jalan Sehat Luwak White Koffie

Namun untuk tugas yang lebih darurat tetap akan dilakukan oleh rumah sakit. Saat musim mudik sendiri RS yang standby di Banyuwangi kata Kurniyanto ada sekitar 14 unit. Termasuk di dalamya ada dua rumah sakit umum daerah yang menerapkan layanan tiga shift per hari. “Dua RSUD ini jadi rujukan akhir, jadi nanti penanganan khusus di dua rumah sakit itu. Tapi da beberapa klinik dan rumah sakit swasta yang juga standby,” terangnya.

Sementara itu, selain fokus di delapan titik pos pengamanan dan puskesmas, Kurniyanto mengatakan jika tempat wisata juga cukup diprioritaskan. Sebelumnya dia mengatakan jika Dinkes melalui puskesmas sudah beberapa kali melakukan pelatihan kepada petugas pengelola tempat wisata. “Kita upayakan semua tempat wisata ada petugas kesehatanya baik itu dari internal objek wisata atau puskesmas,” pungkasnya.

Baca Juga :  RSAH Peringati Hari Kesehatan Ginjal Sedunia

BANYUWANGI – Untuk memberikan rasa nyaman kepada para pemudik dan masyarakat Banyuwangi, Dinas Kesehatan Banyuwangi menyiapkan beberapa layanan kesehatan selama arus mudik. Total ada 18 Puskesmas rawat inap dan 27 puskesmas rawat jalan akan terus standby selama arus mudik.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Kurniyanto mengatakan, nanti pada H-7 sampai H+7 akan ada satu Puskesmas di setiap kecamatan yang standby selama 24 jam. Di setiap puskesmas juga disiapkan ambulan yang terintegrasi dengan rumah sakit yang menjadi rujukan akhir jika puskesmas mendapatkan pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan.

“Selain puskesmas, nanti juga ada petugas kesehatan yang disiapkan di POS PAM dan Pos kesehatan yang berada di beberapa titik,”imbuhnya. Dia juga menambahkan puskesmas tersebut memiliki tugas pokok menangani kegawat daruratan yang dialami pasien dan melakukan stabilisasi terhadap pasien.

Baca Juga :  Santri Asal Lampung Tabrakan di Gambiran

Namun untuk tugas yang lebih darurat tetap akan dilakukan oleh rumah sakit. Saat musim mudik sendiri RS yang standby di Banyuwangi kata Kurniyanto ada sekitar 14 unit. Termasuk di dalamya ada dua rumah sakit umum daerah yang menerapkan layanan tiga shift per hari. “Dua RSUD ini jadi rujukan akhir, jadi nanti penanganan khusus di dua rumah sakit itu. Tapi da beberapa klinik dan rumah sakit swasta yang juga standby,” terangnya.

Sementara itu, selain fokus di delapan titik pos pengamanan dan puskesmas, Kurniyanto mengatakan jika tempat wisata juga cukup diprioritaskan. Sebelumnya dia mengatakan jika Dinkes melalui puskesmas sudah beberapa kali melakukan pelatihan kepada petugas pengelola tempat wisata. “Kita upayakan semua tempat wisata ada petugas kesehatanya baik itu dari internal objek wisata atau puskesmas,” pungkasnya.

Baca Juga :  USG Mata dan Biometri di RSI Fatimah Kian Canggih

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/