alexametrics
26.6 C
Banyuwangi
Friday, July 1, 2022

RSAH Siap Layani Vaksinasi Internasional

Gambiran – Rumah Sakit Al Huda (RSAH) tetap mengantongi izin dan rekomendasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Probolinggo untuk melayani vaksinasi dan penerbitan sertifikat vaksinasi internasional. Sertifikat ini biasanya digunakan masyarakat yang ingin bepergian keluar negeri, khususnya umrah dan haji.

Manajer Instalasi Rawat Jalan RSAH dokter Suryadinata menyampaikan, pelayanan vaksinasi internasional adalah pelayanan vaksinasi yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Vaksinasi tersebut wajib dilakukan agar mereka terhindar dari penyakit di negara yang akan dikunjungi. Contohnya, bila berkunjung ke negara-negara di benua Afrika maka harus di vaksin yellow fever. Untuk di Italia atau Filipina harus divaksin polio. ”Sedangkan bila bepergian ke Timur Tengah atau Arab Saudi, maka masyarakat harus divaksin meningitis,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Surya, bila seseorang hendak berangkat umrah dan haji, mereka wajib untuk melakukan vaksinasi meningitis 14 hari sebelum keberangkatan. Selain ketiga vaksin wajib tersebut, vaksin lain juga dapat dilayani di RSAH yaitu vaksin influenza, thypoid, Hepatitis A, Hepatitis B. Dengan begitu, bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke luar negeri, bisa dimudahkan dengan adanya layanan vaksinasi internasional di RSAH. ”Sekaligus penerbitan sertifikat vaksinasi internasional langsung oleh RS Al Huda,” tegasnya.

Surya menambahkan, layanan vaksinasi internasional buka setiap hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 07.00 sampai pukul 21.00. Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat datang langsung di RS Al Huda di Jalan Raya Gambiran 225.

Sementara itu, Direktur RSAH dr Indiati MMRS menjelaskan, vaksin yang diberikan merupakan vaksin asli yang berasal dari distributor resmi, serta diawasi oleh Balai Pengawasan Makanan dan Obat (BPOM). RSAH menggunakan vaksin yang sudah mendapatkan sertifikasi halal, baik dari pemerintah Indonesia maupun dari luar negeri. ”Kami juga sudah memiliki standar cold chain. Sehingga kualitas vaksin tetap terjaga,” ujarnya.

Indiati menambahkan, tim vaksin internasional RSAH selalu berkomitmen berikan pelayanan prima bagi masyarakat. Terutama yang membutuhkan pelayanan vaksinasi dan penerbitan sertifikat internasional, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 

Gambiran – Rumah Sakit Al Huda (RSAH) tetap mengantongi izin dan rekomendasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Probolinggo untuk melayani vaksinasi dan penerbitan sertifikat vaksinasi internasional. Sertifikat ini biasanya digunakan masyarakat yang ingin bepergian keluar negeri, khususnya umrah dan haji.

Manajer Instalasi Rawat Jalan RSAH dokter Suryadinata menyampaikan, pelayanan vaksinasi internasional adalah pelayanan vaksinasi yang diperuntukkan bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Vaksinasi tersebut wajib dilakukan agar mereka terhindar dari penyakit di negara yang akan dikunjungi. Contohnya, bila berkunjung ke negara-negara di benua Afrika maka harus di vaksin yellow fever. Untuk di Italia atau Filipina harus divaksin polio. ”Sedangkan bila bepergian ke Timur Tengah atau Arab Saudi, maka masyarakat harus divaksin meningitis,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Surya, bila seseorang hendak berangkat umrah dan haji, mereka wajib untuk melakukan vaksinasi meningitis 14 hari sebelum keberangkatan. Selain ketiga vaksin wajib tersebut, vaksin lain juga dapat dilayani di RSAH yaitu vaksin influenza, thypoid, Hepatitis A, Hepatitis B. Dengan begitu, bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke luar negeri, bisa dimudahkan dengan adanya layanan vaksinasi internasional di RSAH. ”Sekaligus penerbitan sertifikat vaksinasi internasional langsung oleh RS Al Huda,” tegasnya.

Surya menambahkan, layanan vaksinasi internasional buka setiap hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 07.00 sampai pukul 21.00. Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat datang langsung di RS Al Huda di Jalan Raya Gambiran 225.

Sementara itu, Direktur RSAH dr Indiati MMRS menjelaskan, vaksin yang diberikan merupakan vaksin asli yang berasal dari distributor resmi, serta diawasi oleh Balai Pengawasan Makanan dan Obat (BPOM). RSAH menggunakan vaksin yang sudah mendapatkan sertifikasi halal, baik dari pemerintah Indonesia maupun dari luar negeri. ”Kami juga sudah memiliki standar cold chain. Sehingga kualitas vaksin tetap terjaga,” ujarnya.

Indiati menambahkan, tim vaksin internasional RSAH selalu berkomitmen berikan pelayanan prima bagi masyarakat. Terutama yang membutuhkan pelayanan vaksinasi dan penerbitan sertifikat internasional, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/