Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

CFD Banyuwangi Gempar! Ratusan Warga Serbu Skrining Stroke Gratis di World Stroke Day 2025

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Senin, 17 November 2025 | 12:15 WIB

Dalam rangka memperingati world stroke day 2025, Masyarakat dapat menikmati fasilitas skrining dan cek kesehatan gratis di CFD A. Yani, Minggu (16/11).
Dalam rangka memperingati world stroke day 2025, Masyarakat dapat menikmati fasilitas skrining dan cek kesehatan gratis di CFD A. Yani, Minggu (16/11).

RADARBANYUWANGI.ID - Peringatan World Stroke Day 2025 berlangsung meriah di kawasan Car Free Day (CFD) Jl. A. Yani, Minggu (16/11).

Ratusan pengunjung memadati stan layanan kesehatan yang disiapkan RSUD Blambangan, yang membuka skrining stroke gratis bagi masyarakat.

Kegiatan ini menjadi rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang diperingati pada Rabu (12/11) lalu.

Dalam momen tersebut, RSUD Blambangan menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis dan edukasi publik.

Baca Juga: Jalan Raya Benelan Kidul Licin Gegara Solar Tumpah! Pengendara Sampai Jatuh, Damkarmat Banyuwangi Turun Tangan

Pengunjung Antusias Skrining Stroke

Di antara layanan yang disiapkan antara lain edukasi kesehatan terkait stroke dan pembuluh darah, kampanye pola hidup sehat CERDIK, skrining awal stroke, cek kesehatan gratis, demo USG-TCD (Transcranial Doppler), hingga promosi layanan unggulan RSUD Blambangan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean di stan skrining stroke.

Banyak pengunjung CFD yang penasaran untuk memeriksakan kondisi tubuh mereka sedini mungkin guna mengetahui risiko stroke.

Baca Juga: 2,4 Ton Sampah Diangkut! Aksi Big Clean Up Banyuwangi-Geruduk Pantai Sampangan Bersih Total

Stroke Serang Usia 15 Tahun ke Atas

Direktur RSUD Blambangan, dr. Siti Asiyah Anggraeni, menegaskan pentingnya edukasi dan deteksi dini penyakit stroke.

Ia menyebut stroke masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat dunia.

“Stroke ini sangat berbahaya. Di RSUD Blambangan sendiri, pasien stroke sudah dimulai pada usia 15 tahun ke atas, dan setelah Covid ada sekitar 900 kasus. Ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Bupati Ingatkan Bahaya Stroke

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang turut hadir dalam kegiatan itu, mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatan.

Baca Juga: Daftar Pemenang BMX Supercross 2025! Rider Latvia Taklukkan Sirkuit Muncar Banyuwangi, Amellya Nur Sifa Pecahkan Dominasi

“Bagi kita yang belum terkena stroke, mari mitigasi diri. Yang paling tahu kondisi tubuh kita adalah diri kita sendiri. Dengan layanan ini, masyarakat diharapkan semakin sadar dan bisa terhindar dari stroke,” tegasnya.

Dalam suasana peringatan HKN, Ipuk juga memberikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang dinilai bekerja keras meningkatkan kualitas kesehatan warga Banyuwangi.

“Berkat kerja keras para nakes, data BPS menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia Banyuwangi meningkat, dan harapan hidup masyarakat juga terus naik,” ungkapnya.

Baca Juga: Joe Cole Yakin Arsenal Juara Liga Inggris! Tapi Beri Peringatan Keras Soal ‘Bencana’ Jika Mereka Gagal

Layanan Kesehatan Harus Terus Diperluas

Meski capaian Banyuwangi terus membaik, Ipuk menilai pemerintah dan tenaga kesehatan tidak boleh berpuas diri.

Ia menekankan pentingnya pelayanan yang menjangkau wilayah pelosok.

“Kita tidak boleh berhenti sampai di sini. Masih banyak warga kita di daerah terpencil yang sulit mengakses informasi dan teknologi. Karena itu perlu dilakukan jemput bola,” pungkasnya.

Kegiatan World Stroke Day 2025 di CFD ini bukan hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga momentum penting meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit stroke. (Dalila Adinda)

Editor : Ali Sodiqin
#Skrining Stroke #CFD Banyuwangi #pemkab banyuwangi #rsud blambangan #HKN #Ipuk Fiestiandani #World Stroke Day 2025