alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Puskesmas Siaga 24 Jam selama Libur Lebaran

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan layanan kesehatan selama musim libur Lebaran 2022. Selain mendirikan posko kesehatan di sepanjang jalur mudik nasional, 25 puskesmas se-Banyuwangi dan 19 pos pengamanan akan membuka layanan kesehatan, termasuk layanan vaksinasi.

”Ini untuk memberi kemudahan dan keamanan bagi pemudik selama libur Lebaran. Satu puskesmas di masing-masing kecamatan wajib buka untuk memberikan layanan masyarakat selama libur Lebaran ini. Terutama puskesmas yang berada di jalur poros atau jalan raya,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat.

Dari 25 puskesmas yang disiagakan dan tetap buka di masing-masing kecamatan itu, minimal ada satu tim yang terdiri lima orang meliputi dokter, perawat, dan bidan. ”Untuk puskesmas yang terdapat ruang rawat inap maka tetap buka dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) wajib buka 24 jam,” jelas Amir.

Selain itu, Banyuwangi juga menyiapkan 19 posko kesehatan untuk para pemudik Lebaran. Posko ini berdampingan dengan pos pengamanan (pospam) yang disebar di sepanjang jalur nasional mulai dari Wongsorejo hingga Kalibaru.    

”Posko kesehatan ini akan bergabung dengan pos pengamanan yang bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dan Dishub. Setiap posko kesehatan akan dikerahkan tiga hingga lima tenaga kesehatan. Mulai dari dokter, perawat, dan sopir ambulans yang dibagi beberapa sif selama mudik Lebaran,” jelasnya.

Tidak hanya itu, beberapa rumah sakit di jalur mudik juga telah diminta untuk mengantisipasi kejadian darurat. Termasuk jika ada pengendara yang terlihat lelah untuk dapat dicek kesehatannya. ”Gerai vaksin juga kami buka karena vaksin menjadi syarat perjalanan. Sehingga dengan layanan ini, harapan kami bisa memudahkan masyarakat untuk mudik,” tambah Amir.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pemudik agar memperhatikan tips mudik dan perilaku hidup sehat. ”Jika lelah bisa beristirahat, perhatikan keselamatan di jalan selama mudik Lebaran. Silakan cek kesehatan gratis di setiap pos pelayanan kesehatan yang tersedia,” pungkas Amir.

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan layanan kesehatan selama musim libur Lebaran 2022. Selain mendirikan posko kesehatan di sepanjang jalur mudik nasional, 25 puskesmas se-Banyuwangi dan 19 pos pengamanan akan membuka layanan kesehatan, termasuk layanan vaksinasi.

”Ini untuk memberi kemudahan dan keamanan bagi pemudik selama libur Lebaran. Satu puskesmas di masing-masing kecamatan wajib buka untuk memberikan layanan masyarakat selama libur Lebaran ini. Terutama puskesmas yang berada di jalur poros atau jalan raya,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat.

Dari 25 puskesmas yang disiagakan dan tetap buka di masing-masing kecamatan itu, minimal ada satu tim yang terdiri lima orang meliputi dokter, perawat, dan bidan. ”Untuk puskesmas yang terdapat ruang rawat inap maka tetap buka dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) wajib buka 24 jam,” jelas Amir.

Selain itu, Banyuwangi juga menyiapkan 19 posko kesehatan untuk para pemudik Lebaran. Posko ini berdampingan dengan pos pengamanan (pospam) yang disebar di sepanjang jalur nasional mulai dari Wongsorejo hingga Kalibaru.    

”Posko kesehatan ini akan bergabung dengan pos pengamanan yang bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dan Dishub. Setiap posko kesehatan akan dikerahkan tiga hingga lima tenaga kesehatan. Mulai dari dokter, perawat, dan sopir ambulans yang dibagi beberapa sif selama mudik Lebaran,” jelasnya.

Tidak hanya itu, beberapa rumah sakit di jalur mudik juga telah diminta untuk mengantisipasi kejadian darurat. Termasuk jika ada pengendara yang terlihat lelah untuk dapat dicek kesehatannya. ”Gerai vaksin juga kami buka karena vaksin menjadi syarat perjalanan. Sehingga dengan layanan ini, harapan kami bisa memudahkan masyarakat untuk mudik,” tambah Amir.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pemudik agar memperhatikan tips mudik dan perilaku hidup sehat. ”Jika lelah bisa beristirahat, perhatikan keselamatan di jalan selama mudik Lebaran. Silakan cek kesehatan gratis di setiap pos pelayanan kesehatan yang tersedia,” pungkas Amir.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/