alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Antisipasi Muntah, Ibu Hamil Perlu Makan Porsi Kecil

BANYUWANGI – Terlambat datang bulan menjadi tanda paling umum dari perempuan yang sedang mengandung alias hamil. Beberapa tanda lain pun terkadang ikut menyertai. Selain datang bulan yang terlambat, perempuan hamil terkadang juga akan mengalami mual dan ingin muntah.

Kondisi ini dinilai lumrah. Sebab saat hamil, di dalam tubuh terjadi perubahan hormonal yang membuat sistem pencernaan menjadi terganggu. Hormon estrogen pada perempuan menurun menyebabkan otot pencernaan melemah. Imbasnya kadar asam lambung meningkat. ”Biasanya rasa mual dan muntah ini muncul dalam minggu keempat hingga minggu kedua belas,” beber Bidan Nuraini.

Untuk mengurangi gejala mual dan muntah itu, ibu hamil wajib memperhatikan beberapa hal. Di antaranya makan sebaiknya dalam porsi kecil dan sering. Ini lebih baik dari pada makan dalam porsi besar sekaligus. Ada baiknya juga konsumsi lebih banyak cairan seperti buah dan sayur. ”Makanan itu untuk memperlancar proses pencernaan dan mengembalikan kadar asam lambung yang normal dalam tubuh,” sarannya.

Saat bangun pagi hari, usahakan jangan langsung beranjak dari tempat tidur. Duduk sejenak di tepi ranjang. Kemudian bangun secara perlahan. Bila rasa mual dan muntah ini membuat ibu hamil lemas. Ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter atau bidan terdekat.

Beberapa kasus mual dan muntah terkadang juga menyebabkan ibu hamil tidak nafsu makan. Imbasnya mereka akan lemas dan kekurangan tenaga. Bila dibiarkan kondisi ini berbahaya bagi kesehatan janin dan ibu. Sebab kesehatan keduanya akan terancam.

BANYUWANGI – Terlambat datang bulan menjadi tanda paling umum dari perempuan yang sedang mengandung alias hamil. Beberapa tanda lain pun terkadang ikut menyertai. Selain datang bulan yang terlambat, perempuan hamil terkadang juga akan mengalami mual dan ingin muntah.

Kondisi ini dinilai lumrah. Sebab saat hamil, di dalam tubuh terjadi perubahan hormonal yang membuat sistem pencernaan menjadi terganggu. Hormon estrogen pada perempuan menurun menyebabkan otot pencernaan melemah. Imbasnya kadar asam lambung meningkat. ”Biasanya rasa mual dan muntah ini muncul dalam minggu keempat hingga minggu kedua belas,” beber Bidan Nuraini.

Untuk mengurangi gejala mual dan muntah itu, ibu hamil wajib memperhatikan beberapa hal. Di antaranya makan sebaiknya dalam porsi kecil dan sering. Ini lebih baik dari pada makan dalam porsi besar sekaligus. Ada baiknya juga konsumsi lebih banyak cairan seperti buah dan sayur. ”Makanan itu untuk memperlancar proses pencernaan dan mengembalikan kadar asam lambung yang normal dalam tubuh,” sarannya.

Saat bangun pagi hari, usahakan jangan langsung beranjak dari tempat tidur. Duduk sejenak di tepi ranjang. Kemudian bangun secara perlahan. Bila rasa mual dan muntah ini membuat ibu hamil lemas. Ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter atau bidan terdekat.

Beberapa kasus mual dan muntah terkadang juga menyebabkan ibu hamil tidak nafsu makan. Imbasnya mereka akan lemas dan kekurangan tenaga. Bila dibiarkan kondisi ini berbahaya bagi kesehatan janin dan ibu. Sebab kesehatan keduanya akan terancam.

Artikel Terkait

Most Read

Puti Makan Siang Tumpeng Sewu di Kemiren

Awal Tahun, Ikan Asap Laris Manis

Parenting Itu Penting

Artikel Terbaru

/