27.5 C
Banyuwangi
Tuesday, November 29, 2022

Tarik Animo Warga, Vaksinasi Booster Berhadiah Migor

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi terus berupaya menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga alias booster di Bumi Blambangan. Berbagai cara dilakukan untuk menarik animo warga mengikuti vaksinasi. Salah satunya dengan memberikan ”hadiah” berupa minyak goreng.

Seperti yang tampak dalam kegiatan vaksinasi booster di Dusun Telemung, Kecamatan Kalipuro, kemarin (27/9). Sebanyak 250 botol migor ukuran kurang lebih 1 kilogram (kg) disediakan untuk para peserta vaksinasi.

Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Kelir Rissa mengatakan, pemberian migor untuk peserta vaksinasi merupakan program dari Dinkes. Tugas puskesmas hanya sebagai penyedia tenaga medis. ”Tugas kami mendekati masyarakat sebagai objek yang akan divaksin,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Awali Vaksinasi Tahap Dua

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Imunisasi Dinkes Hadi Sutoyo menjelaskan, program stimulan migor telah dilaksanakan sejak tiga bulan lalu. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan capaian vaksinasi booster di Banyuwangi. ”Inovasi ini untuk meningkatkan capaian vaksin sekaligus kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi,” tuturnya.

Hadi menambahkan, migor sebagai oleh-oleh peserta vaksinasi sebenarnya bukan satu-satunya stimulan. Hanya saja migor menjadi komoditas yang relatif dibutuhkan. Tidak heran jika antusiasme masyarakat meningkat seiring dengan adanya oleh-oleh yang diterima pascavaksinasi. ”Luar biasa respons masyarakat kepada program ini,” pungkasnya. (cw2/sgt/c1)

KALIPURO, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi terus berupaya menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga alias booster di Bumi Blambangan. Berbagai cara dilakukan untuk menarik animo warga mengikuti vaksinasi. Salah satunya dengan memberikan ”hadiah” berupa minyak goreng.

Seperti yang tampak dalam kegiatan vaksinasi booster di Dusun Telemung, Kecamatan Kalipuro, kemarin (27/9). Sebanyak 250 botol migor ukuran kurang lebih 1 kilogram (kg) disediakan untuk para peserta vaksinasi.

Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Kelir Rissa mengatakan, pemberian migor untuk peserta vaksinasi merupakan program dari Dinkes. Tugas puskesmas hanya sebagai penyedia tenaga medis. ”Tugas kami mendekati masyarakat sebagai objek yang akan divaksin,” ujarnya.

Baca Juga :  Menjadi Peserta JKN-KIS Itu Adalah Anugerah

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Imunisasi Dinkes Hadi Sutoyo menjelaskan, program stimulan migor telah dilaksanakan sejak tiga bulan lalu. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan capaian vaksinasi booster di Banyuwangi. ”Inovasi ini untuk meningkatkan capaian vaksin sekaligus kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi,” tuturnya.

Hadi menambahkan, migor sebagai oleh-oleh peserta vaksinasi sebenarnya bukan satu-satunya stimulan. Hanya saja migor menjadi komoditas yang relatif dibutuhkan. Tidak heran jika antusiasme masyarakat meningkat seiring dengan adanya oleh-oleh yang diterima pascavaksinasi. ”Luar biasa respons masyarakat kepada program ini,” pungkasnya. (cw2/sgt/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/