alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Berbuka Puasa Dengan yang Manis-Manis

RadarBanyuwangi.id –  Kondisi kesehatan sering kali menjadi alasan seseorang menjalani ibadah puasa. Tidak sedikit orang tidak berpuasa dengan alasan kondisi tubuh yang lemas.

Kepala Puskesmas Tegalsari, dr. Rohmah El Yunusiyah mengungkapkan selama menjalani puasa, banyak orang mengeluhkan kondisi tubuhnya lemas dan stamina menurun, sehingga tidak berpuasa. “Banyak yang kaget terus mengeluh,” katanya.

Untuk menyiasati itu, menurutnya pemilihan menu saat berbuka menjadi penting. Dan yang tidak boleh dilupakan konsumsi air minum harus dipenuhi. “Minum air putih yang banyak, jangan tinggalkan ini,” ujarnya.

Dr. Rahmah menyarankan agar minum sesuai kemampuan tubuh menerima. Jika dihitung secara keseluruhan, dalam semalam kebutuhan air itu minimal delapan gelas. “Saat berbuka minum sekuatnya, kalau satu gelas ya satu  gelas,” jelasnya.

Di samping itu, kebutuhan gula juga penting untuk dicermati. Untuk kondisi tubuh normal, berbuka dengan sesuatu yang manis sangat dianjurkan. Ini karena gula bisa menjadi sumber energi yang baik untuk tubuh. “Satu gelas air hangat dicampur satu sendok gula, itu bagus,” jelasnya.

Ketika kadar gula seseorang rendah, maka ada kemungkinan akan mengalami gejala lemas atau kurang berstamina. Kondisi ini sebenarnya juga sama dengan kadar gula berlebih. “Ketika berpuasa, tidak jarang tanpa disadari konsumsi gulanya berkurang,” katanya.

Untuk memastikan kesehatan tubuh saat berpuasa, ada baiknya memeriksakan diri seara berkala di Puskesmas. Sehingga, ketika ada keluhan bisa diketahui sejak awal. “Puasa itu menyehatkan, jika dijalani dengan benar sesuai tuntunan,” terangnya.(sli/abi)

RadarBanyuwangi.id –  Kondisi kesehatan sering kali menjadi alasan seseorang menjalani ibadah puasa. Tidak sedikit orang tidak berpuasa dengan alasan kondisi tubuh yang lemas.

Kepala Puskesmas Tegalsari, dr. Rohmah El Yunusiyah mengungkapkan selama menjalani puasa, banyak orang mengeluhkan kondisi tubuhnya lemas dan stamina menurun, sehingga tidak berpuasa. “Banyak yang kaget terus mengeluh,” katanya.

Untuk menyiasati itu, menurutnya pemilihan menu saat berbuka menjadi penting. Dan yang tidak boleh dilupakan konsumsi air minum harus dipenuhi. “Minum air putih yang banyak, jangan tinggalkan ini,” ujarnya.

Dr. Rahmah menyarankan agar minum sesuai kemampuan tubuh menerima. Jika dihitung secara keseluruhan, dalam semalam kebutuhan air itu minimal delapan gelas. “Saat berbuka minum sekuatnya, kalau satu gelas ya satu  gelas,” jelasnya.

Di samping itu, kebutuhan gula juga penting untuk dicermati. Untuk kondisi tubuh normal, berbuka dengan sesuatu yang manis sangat dianjurkan. Ini karena gula bisa menjadi sumber energi yang baik untuk tubuh. “Satu gelas air hangat dicampur satu sendok gula, itu bagus,” jelasnya.

Ketika kadar gula seseorang rendah, maka ada kemungkinan akan mengalami gejala lemas atau kurang berstamina. Kondisi ini sebenarnya juga sama dengan kadar gula berlebih. “Ketika berpuasa, tidak jarang tanpa disadari konsumsi gulanya berkurang,” katanya.

Untuk memastikan kesehatan tubuh saat berpuasa, ada baiknya memeriksakan diri seara berkala di Puskesmas. Sehingga, ketika ada keluhan bisa diketahui sejak awal. “Puasa itu menyehatkan, jika dijalani dengan benar sesuai tuntunan,” terangnya.(sli/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/