Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Cilik Bhakti Husada, Cara Seru Tanamkan Hidup Sehat Sejak Dini

Sigit Hariyadi
Penulis: Sigit Hariyadi❯

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Peserta dokter cilik di IHC RSU Bhakti Husada sangat bersemangat mengikuti acara sehari menjadi dokter cilik. (Dok. RSU Bhakti Husada)
Peserta dokter cilik di IHC RSU Bhakti Husada sangat bersemangat mengikuti acara sehari menjadi dokter cilik. (Dok. RSU Bhakti Husada)

RADAR BANYUWANGI – Membentuk generasi sehat tidak cukup hanya dengan mengobati penyakit, tetapi harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari sejak anak-anak. Berangkat dari upaya tersebut, IHC RSU Bhakti Husada Krikilan menghadirkan Program Dokter Cilik untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus mengenalkan dunia kesehatan kepada anak usia sekolah.

Program ini menjadi bagian dari komitmen IHC RSU Bhakti Husada dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pencegahan sejak dini. Anak-anak tidak hanya diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan diri, tetapi juga didorong menjadi pelopor kebiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi tentang kebiasaan sederhana yang berdampak besar bagi kesehatan. Mulai mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, hingga membiasakan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.

Materi disampaikan untuk membantu anak memahami bahwa menjaga kesehatan bukan sekadar dilakukan ketika sakit. Sebaliknya, kebiasaan sehat perlu dibangun secara konsisten agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kenalkan Dunia Rumah Sakit, Bangun Kepedulian Anak

Tak hanya belajar tentang perilaku hidup bersih dan sehat, peserta Program Dokter Cilik juga dikenalkan dengan berbagai profesi di rumah sakit serta sejumlah alat kesehatan yang tersedia di IHC RSU Bhakti Husada.

Pengenalan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk memahami lebih dekat lingkungan pelayanan kesehatan. Mereka dapat mengenal peran tenaga kesehatan sekaligus memperoleh gambaran mengenai pentingnya kerja sama berbagai profesi dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Pendekatan edukasi tersebut diharapkan membuat pengalaman belajar kesehatan menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Dengan mengenal dunia rumah sakit sejak dini, anak-anak juga dapat membangun pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mencari pertolongan tenaga medis ketika diperlukan.

Lebih dari sekadar menambah pengetahuan, Program Dokter Cilik dirancang untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta keberanian anak dalam mengajak teman sebaya menerapkan kebiasaan hidup sehat.

Dengan begitu, peserta diharapkan tidak berhenti sebagai penerima informasi. Mereka juga dapat menjadi penggerak perubahan kecil di lingkungan sekitarnya, mulai dari mengingatkan teman untuk mencuci tangan hingga menjaga kebersihan ruang kelas.

Edukasi Kesehatan Jadi Investasi Masa Depan

Chief Marketing RSU Bhakti Husada Ns Feni Dwi Astuti S.Kep mengatakan, edukasi kesehatan bagi anak merupakan investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Menurut dia, pembiasaan perilaku hidup sehat sejak usia dini diharapkan mampu membentuk pola hidup positif yang terus diterapkan hingga anak tumbuh dewasa.

“Melalui Program Dokter Cilik, IHC RSU Bhakti Husada Krikilan berharap dapat memperkuat sinergi antara rumah sakit, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.

Kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan edukasi kesehatan anak. Kebiasaan yang diperkenalkan di sekolah perlu diperkuat melalui pendampingan orang tua di rumah serta dukungan lingkungan masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, pesan kesehatan diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi berlanjut menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

IHC RSU Bhakti Husada menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada pencegahan. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah membangun masyarakat yang lebih sehat dan produktif, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Sekolah atau pihak yang membutuhkan layanan kegiatan Dokter Cilik dapat menghubungi PIC kegiatan, Ns Feni Dwi Astuti S.Kep, melalui nomor 082142256046. (*/sgt)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Vaksin Meningitis hingga Polio, RSU Bhakti Husada Perkuat Layanan Internasional

Vaksin Meningitis hingga Polio, RSU Bhakti Husada Perkuat Layanan Internasional

IHC RSU Bhakti Husada Banyuwangi menjalani proses perpanjangan izin vaksin internasional untuk menjaga mutu layanan bagi calon jemaah umrah dan pelaku perjalanan luar negeri.

Tekan Kematian Ibu dan Bayi, RSU Bhakti Husada Banyuwangi Terjunkan Dokter Spesialis

Tekan Kematian Ibu dan Bayi, RSU Bhakti Husada Banyuwangi Terjunkan Dokter Spesialis

IHC RSU Bhakti Husada Banyuwangi mendampingi nakes Puskesmas untuk memperkuat layanan ibu dan bayi, kegawatdaruratan, serta sistem rujukan maternal.

Nggravel Glenmore 2026 Digeber, IHC Bhakti Husada Siapkan Mini ICU

Nggravel Glenmore 2026 Digeber, IHC Bhakti Husada Siapkan Mini ICU

Nggravel Glenmore 2026 dikawal tim medis IHC RSU Bhakti Husada. Mini ICU, pos kesehatan, ambulans, dan RS rujukan disiapkan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer