Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Kesehatan
icon featured
Kesehatan

BOR RS Turun Terus

25 September 2021, 17: 50: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

BOR RS Turun Terus

MULAI SEPI PASIEN: Dalam sepekan terakhir, ruang isolasi untuk pasien Covid di RSUD Blambangan sepi penghuni. (Ramada Kusuma/RaBa)

Share this      

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Tren penularan kasus Covid-19 di Banyuwangi terus membaik selama sepekan terakhir. Kasus kematian terus menurun. Kondisi serupa terlihat untuk kasus penularan.

Dalam sepekan terakhir, rata-rata angka penularan atau kasus temuan baru kurang dari sepuluh kasus per hari. Demikian halnya dengan angka kematian. Dalam sepekan kemarin hanya ada satu kasus. Penurunan tersebut terjadi di semua kecamatan.

Danramil 0825/14 Kabat Kapten (Inf) Sabar Wiyono mengatakan, penurunan kasus Covid di wilayahnya terus menurun. Kasus mingguan berangsur menurun dari rata-rata lima kasus per hari menjadi 0.

Baca juga: Sudah Suntikkan 1 Juta Dosis Vaksin, Masih Bertahan di Level 2

Sabar menyebut, pada bulan Juli angka penularan sempat menyentuh 17 orang per hari. ”Kini pasien yang positif turun menjadi 0 untuk wilayah Kabat. Jumlah pasien yang dirawat, baik isoman dan isoter, mengalami penurunan pada bulan September,” ujarnya.

Sabar menjelaskan, hasil tersebut berkat kerja keras Forpimka Kabat dan seluruh pihak dalam menerapkan PPKM darurat yang dilanjutkan dengan PPKM Level 2, 3, dan 4. Sesuai dengan evaluasi harian, terjadi penurunan kasus hingga 100% dibandingkan pekan sebelumnya. Penurunan kasus signifikan terutama terjadi di Desa Kalirejo, Desa Dadapan dan Desa Macan Putih. ”Yang patut diapresiasi adalah kinerja para Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan bidan yang tak kenal lelah melaksanakan tracing dan pengawasan ketat kepada pasien isoman dan isoter,” paparnya.

Penurunan kasus baru Covid juga berimbas kepada menurunnya jumlah pasien di tempat isolasi terpusat dan rumah sakit. Kepala Puskesmas Licin dr Nira Ista Dewi mengatakan, tren penurunan kasus Covid juga berpengaruh kepada pasien yang dirawat di Balai Diklat Licin. Jumlah pasien yang datang untuk melakukan isolasi terpusat mulai menurun dalam sepekan terakhir.

Rata-rata, jumlah pasien yang menjalani isoter kurang dari 10 pasien per hari. Bahkan, kemarin sudah tidak ada pasien yang datang untuk menjalani isolasi. ”Jumlah pasien terus menurun dalam dua minggu terakhir. Kemarin tinggal 4 orang saja. Sebagian besar sudah pulang dalam kondisi sehat,” tegasnya.

Ketua Satgas Covid-19 Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, saat ini perkembangan kasus Covid terus membaik. Bahkan, angka Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 dan ICU di angka 7 persen. Hal itu menunjukkan penurunan kasus terjadi cukup signifikan.

Meski demikian, pihaknya meminta kepada semua rumah sakit tetap bersiap-siap. ”Kita minta semua mengantisipasi dan mewaspadai adanya kemungkinan munculnya varian baru Covid,” kata Ipuk.

Menurunnya kasus Covid, imbuh Ipuk, tak lepas dari peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Peran mereka patut mendapatkan apresiasi. Pihaknya akan mengkaji masalah insentif bagi Babinsa dan Bhabinkamtibmas seperti yang diberikan kepada nakes dan relawan. ”Akan kita kaji, kemungkinan tahun depan karena tahun ini baru PAK. Kita masih menjalankan program kerja bupati sebelumnya,” pungkas Ipuk.

(bw/fre/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia