Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Bayi Dari ODGJ Diboyong Ke RSUD

25 September 2021, 12: 55: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

Bayi Dari ODGJ Diboyong Ke RSUD

KONDISI SEHAT: dr Sri Redjeki memeriksa kesehatan bayi laki-laki yang dilahirkan oleh perempuan ODGJ (NIRA For RaBa)

Share this      

LICIN, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Bayi yang dilahirkan oleh perempuan yang mengidap gangguan jiwa (ODGJ) di Puskesmas Licin dipindahkan ke RSUD Blambangan kemarin (23/9). Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan bayi yang akan ditempatkan pada ruangan khusus.

Selanjutnya, bayi yang belum diberi nama itu akan diserahkan ke Panti Sosial Anak Balita. Kepala Puskesmas Licin dr Nira Ista Dewi mengatakan, sebelum dibawa ke RSUD Blambangan, bayi tersebut sudah diperiksa kesehatannya oleh dr Sri Redjeki. ”Kondisi bayi dalam keadaan sehat, tanpa ada gangguan,” ujarnya.

Sang ibu yang mengalami gangguan kejiwaan juga kembali diperiksa oleh ahli psikiater, yakni dr Agustina Sjenny. ”Alhamdulillah, ibunya juga tidak ada kendala, cuma komunikasinya masih susah karena bahasanya ndak ngerti. Sudah bisa makan sendiri, cuma kalau mandi masih kita bantu,” kata Nira.

Baca juga: JKN-KIS Sangat Berperan Penting Untuk Masyarakat

Bayi tersebut tidak mendapatkan ASI dari ibunya karena ASI dari sang ibu tidak keluar. Untuk sementara, bayi laki-laki itu diberi susu formula.

Puskesmas Licin kemarin juga menerima kunjungan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Banyuwangi serta Dinsos Banyuwangi. ”Dapat bantuan juga dari IDI untuk perlengkapan bayi dan susu formula,” papar Nira.

Nira akan melakukan pemeriksaan secara rutin kepada perempuan ODGJ tersebut. Ketika  kesehatannya sudah memenuhi syarat, maka akan segera dipindah ke UPT Rumah Sosial Bina Laras.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ODGJ melahirkan bayi laki-laki di Puskesmas Licin, Rabu kemarin (22/9). Perempuan tersebut melahirkan pukul 12.15 tanpa bantuan medis. Sebelum melahirkan, perempuan tersebut sempat diperiksa oleh dr Sjenny, psikiater RSUD Blambangan.

Perempuan ODGJ itu melahirkan tanpa bantuan medis. Ketika terdengar suara bayi segera dilakukan pertolongan persalinan. Meskipun proses melahirkan tanpa bantuan medis, ibu dan bayi dalam kondisi sehat. Bayi yang baru dilahirkan itu berjenis kelamin laki-laki denganberat 2,7 kilogram dan panjang 45 centimeter (cm).

(bw/rbs/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia