Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Kesehatan
icon featured
Kesehatan

Per 21 November, Vaksinasi Dosis 1 Mencapai 74,90 Persen

24 November 2021, 14: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Per 21 November, Vaksinasi Dosis 1 Mencapai 74,90 Persen

JEMPUT BOLA: Tim vaksinator dari Puskesmas Gladag, Kecamatan Rogojampi melakukan vaksinasi berbasis dusun di Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, 25 Oktober lalu. (Dedy Jumhardiyanto/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Status Kabupaten Banyuwangi dipastikan sudah bisa berada di wilayah PPKM Level 1. Untuk memastikannya Satgas Covid-19 tinggal menunggu pengumuman resmi dari Menko Marves setelah semua indikator PPKM Level 1 terpenuhi.

Rencana pemerintah pusat menerapkan wilayah PPKM Level 3 secara nasional pada 24 Desember nanti bakal berdampak terhadap Banyuwangi. Kemungkinan Banyuwangi hanya bisa merasakan suasana PPKM Level 1 selama sebulan saja.

Baca juga: 90 Persen Siswa SMA/SMK Sudah Tervaksin

Juru Bicara Satgas Covid-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, seluruh kegiatan masyarakat setelah ini akan disesuaikan dengan status PPKM Level 1. Tinggal menunggu pengumuman Menko Marves untuk menasbihkan status Banyuwangi.

”Kita sudah lakukan asesmen, berdasarkan enam indikator dan capaian vaksinsi kita sudah masuk wilayah PPKM Level 1. Warga bisa menyesuaikan aturan keramaian sesuai wilayah PPKM Level 1,” kata pejabat yang akrab disapa Rio itu.

Melihat rencana pemerintah untuk menetapkan status PPKM Level 3 pada libur Natal dan Tahun Baru, hal itu disikapi pemerintah dengan menginjak rem dan gas kebijakan secara cepat. Setelah penetapan Level 1 nanti, pemerintah akan langsung menyesuaikan aturan.

Beberapa kegiatan warga yang selama ini dibatasi ketat bisa sedikit dilonggarkan sesuai dengan regulasi. ”Aturan pemerintah untuk menerapkan PPKM Level 3 saya rasa memang sesuai. Sesuai regulasi PPKM Level 3 banyak pembatasan. Ini efektif untuk mengendalikan kerumunan masyarakat di saat libur Natal dan Tahun Baru,” jelasnya.

Sementara itu, capaian vaksinasi di Banyuwangi tak lepas dari perubahan strategi di pekan kedua bulan November. Proses vaksinasi memaksimalkan jemput bola dengan vaksinasi door to door. Ada juga program gerebek vaksin ke wilayah-wilayah yang selama ini rendah capaian vaksinasi.

Semua relawan dan nakes dari faskes lain ikut membantu, sehingga semua proses vaksinasi terkonsentrasi di satu titik. ”Sekarang untuk lansia sudah mencapai 67,21 persen, sedangkan dosis 1 mencapai 74,90 persen,” pungkasnya. 

(bw/fre/aif/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia